Pergeseran Pola Kesantunan Berbahasa Antara Guru Dan Siswa Di Ruang Digital
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9377Keywords:
Pergeseran Kesantunan Berbahasa, Guru Dan Siswa, Ruang Digital, Komunikasi Whatsapp, Prinsip Kesantunan Geoffrey LeechAbstract
Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi pola komunikasi dalam dunia pendidikan, termasuk komunikasi antara guru dan siswa di grup WhatsApp kelas. Penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi akademik menyebabkan terjadinya perubahan gaya bahasa yang cenderung lebih santai, singkat, dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pergeseran kesantunan berbahasa antara guru dan siswa dalam komunikasi digital di grup WhatsApp kelas berdasarkan prinsip kesantunan Geoffrey Leech serta mengidentifikasi bentuk penggunaan bahasa digital yang memengaruhi perubahan kesantunan dalam interaksi akademik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian berupa percakapan antara guru dan siswa dalam grup WhatsApp kelas yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran, penyampaian informasi, dan koordinasi akademik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, serta teknik simak dan catat. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, analisis deskriptif, dan penarikan kesimpulan berdasarkan prinsip kesantunan berbahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran kesantunan berbahasa, terutama pada maksim penghargaan dan maksim permufakatan. Pergeseran tersebut terlihat melalui penggunaan bahasa santai, candaan spontan, istilah populer digital, bahasa daerah, penggunaan stiker, serta respons nonformal dalam komunikasi akademik. Meskipun demikian, sebagian siswa masih mempertahankan bentuk penghormatan kepada guru melalui penggunaan sapaan hormat dan ungkapan permohonan maaf. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi digital menyebabkan batas formalitas dalam komunikasi akademik menjadi semakin longgar sehingga diperlukan upaya untuk membangun budaya komunikasi digital yang tetap santun dalam lingkungan pendidikan.
References
Adriani, A., Muhamad, D., & Yusrina, Y. (2024). Kesantunan Berbahasa pada Pesan Singkat Grup WhatsApp Mahasiswa PBSI Unkhair sebagai Media Komunikasi Daring: Teori Kesantunan Leech. Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra. https://e-journal.my.id/onoma/article/view/4002
Ahfeida, H. B., & Ahfeida, N. B. (2024). The Spread of Text Communication Platforms and Their Impact on the Adoption of Chat Abbreviations and Slang among University Students. Deleted Journal, 34(2), 1–13. https://doi.org/10.62341/hana3307
Algryani, A. (2023). Email Literacy in Higher Education Institutions: A Case Study on Student-Instructor Email Communication at Dhofar University in Oman. World Journal of English Language. https://doi.org/10.5430/wjel.v13n6p549
Alief, K., & Nashruddin, N. (2022). Application of Language Politeness in Learning Activities at School. JELITA: Journal of English Language Teaching and Literature, 3(1), 1–11. https://doi.org/10.56185/jelita.v3i1.93
Azizah, I., & Prayitno, H. D. (2024). Kesantunan komunikasi digital dalam grup WhatsApp pada siswa sekolah menengah pertama. Journal of Education Research. https://jer.or.id/index.php/jer/article/view/1547
Brown, P., & Levinson, S. C. (1987). Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511813085
Dewi, E. R. P. (2024). Tuturan Merespon dalam Grup WhatsApp di SMA Muhammadiyah 4 Lamongan [Universitas Muhammadiyah Malang]. https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/13600/
Fernández-Amaya, L. (2022). A Linguistic Overview of WhatsApp Communication (pp. 1–93). https://doi.org/10.1163/9789004519060_002
Gul, S., & Rukh, G. (2025). Social Media-Driven Language Shift Among Gen Z: Intergenerational Communication Gaps Between Private-School Students and Parents in Mardan (Pakistan). Deleted Journal, 14(3), 397–410. https://doi.org/10.62345/jads.2025.14.3.34
Haeri, Z. (2021). Kesantunan berbahasa pada media jejaring sosial (WhatsApp) studi kasus grup WhatsApp bahasa Indonesia di kampus UTM Mataram. Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra, Dan Pendidikan. https://www.ejournalunwmataram.org/index.php/trendi/article/view/781
Ikhsan, K. N. (2024). Etika, Moral Kesantunan Berbahasa. LANGUAGE: Jurnal Inovasi Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 4(1), 14–19. https://doi.org/10.51878/language.v4i1.2811
Krisanjaya, K., Rahmawati, A., & Wahyu, A. (2025). Peningkatan Kemampuan Menulis Pesan di Media Sosial dengan Kesantunan Berbahasa Indonesia Masyarakat Kampung Sawah Bekasi. Mitra Teras: Jurnal Pengabdian Masyarakat. http://mjipublisher.com/index.php/mitrateras/article/view/149
Leech, G. N. (2016). Principles of Pragmatics. Routledge.
Mahmudi, A. G., Irawati, L., & Soleh, D. R. (2021). Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Berkomunikasi dengan Guru (Kajian Pragmatik). Deiksis. https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/Deiksis/article/view/6169
Marisya, M., Sinaga, M., & Sari, S. P. (2025). Pelanggaran Kesantunan Berbahasa dalam Pesan WhatsApp Mahasiswa kepada Dosen. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan. http://jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/8360
Marlen, L., & Atmazaki, A. (2020). Kesantunan Berbahasa Siswa dengan Guru Bahasa Indonesia melalui Media Sosial WhatsApp di SMP Negeri 2 Bukittinggi. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia. https://www.neliti.com/publications/478001/kesantunan-berbahasa-siswa-dengan-guru-bahasa-indonesia-melalui-media-sosial-wha
Nababan, G. N., & Pekei, P. (2025). Pragmatik dan Kesantunan Berbahasa dalam Kurikulum Merdeka: Strategi Meningkatkan Kompetensi Komunikatif Siswa Sekolah Dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah Pendidikan. https://www.journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/9425
Nurdiyani, N., & Sasongko, S. (2022). Students’ Politeness to Lecturers in WhatsApp Application Measured Using Leech Maxim. Journal of Pragmatics Research, 4(1), 107–121. https://doi.org/10.18326/jopr.v4i2.107-121
Qadri, F. Y., Khan, J. U. A., & Mangrio, A. M. (2025). The Role of Social Media in Shaping University Students’ Grammar in Academic Writing. Journal of Communication Studies, 3(3), 597–615. https://doi.org/10.63075/jcs.v3i3.270
Ramadani, F. A., & Simangunsong, E. S. T. (2025). Integrasi Komunikasi Digital terhadap Penggunaan Emoji dan Pesan Singkat dalam Dialog Generasi Z di WhatsApp: Suatu Kajian Pragmatik. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra. https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/download/2524/1725
Revira, C. A. M. (2025). Kesantunan Berbahasa pada Pesan WhatsApp Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Angkatan 2021 [Universitas Lampung]. https://digilib.unila.ac.id/93563/
Rudnev, S. G., Zolkin, A. L., Shamina, S. V, & Sverdlikova, E. A. (2025). The impact of digital technologies on teaching methods in higher education. Èkonomika i Upravlenie: Problemy, Rešeniâ, 3(12), 210–219. https://doi.org/10.36871/ek.up.p.r.2025.03.12.025
Ruswi, I., & Sudiyana, B. (2025). Penerapan prinsip kesantunan dalam bahasa komunikasi WhatsApp oleh siswa SD kepada guru. Journal of Indonesian Linguistic and Literature. https://journal.upy.ac.id/index.php/JS/article/view/7059
Sari, E. M. (2025). Kesantunan berbahasa dalam komunikasi daring di kalangan mahasiswa. JBI: Jurnal Bahasa Indonesia. https://jurnal.kalimasadagroup.com/index.php/JBI/article/view/1845
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Waqiah, F. N., & Saleh, M. (2025). Indirect Speech Strategies in Family WhatsApp Groups: A Sociopragmatic Analysis. Pinisi Journal of Art, Humanity, and Social Studies. https://journal.unm.ac.id/index.php/PJAHSS/article/view/10777
Wardani, D. K., Mayangsari, S. D., & Afkar, T. (2025). Kesantunan Berbahasa dalam Komunikasi Grup WhatsApp Pemerintah Desa: Tinjauan Prinsip Leech. BLAZE: Jurnal Bahasa Dan Sastra.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













