Pelaksanaan Administrasi Kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9284Keywords:
Administrasi Kesiswaan, Pelayanan Administrasi, Peserta Didik, Manajemen PendidikanAbstract
Administrasi kesiswaan merupakan salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang berkaitan langsung dengan pengelolaan peserta didik sejak penerimaan hingga kelulusan. Pelaksanaan administrasi kesiswaan yang baik dapat membantu terciptanya proses pendidikan yang tertib, efektif, dan efisien. Namun dalam praktiknya, masih terdapat berbagai kendala dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan di sekolah, seperti keterbatasan tenaga administrasi, sistem pengarsipan yang belum optimal, serta pemanfaatan teknologi yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala sekolah, tenaga tata usaha, dan guru yang terlibat dalam administrasi kesiswaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang telah berjalan cukup baik melalui kegiatan penerimaan peserta didik baru, pencatatan data siswa, pengarsipan dokumen siswa, pencatatan kehadiran, pengelolaan mutasi siswa, dan penyusunan laporan perkembangan siswa. Namun demikian, pelaksanaan administrasi kesiswaan belum sepenuhnya optimal karena sebagian besar pengelolaan administrasi masih dilakukan secara manual. Selain itu, jumlah tenaga administrasi yang terbatas menyebabkan beberapa pekerjaan administrasi dilakukan secara bersamaan sehingga mempengaruhi efektivitas pelayanan administrasi. Faktor pendukung dalam pelaksanaan administrasi kesiswaan meliputi adanya kerja sama antar tenaga kependidikan, dukungan kepala sekolah, serta tersedianya sarana administrasi dasar. Sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan tenaga administrasi, sistem pengarsipan yang belum tertata optimal, dan terbatasnya pemanfaatan teknologi informasi dalam administrasi kesiswaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan administrasi kesiswaan di SMP Negeri 03 Palembang telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan pada aspek sumber daya manusia, pengelolaan arsip, dan pemanfaatan teknologi agar pelayanan administrasi menjadi lebih efektif dan efisien.
References
Adisasmita, R. (2011). Pengelolaan Pendapatan dan Anggaran Daerah. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Ahmadi, A. (2006). Manajemen Peserta Didik. Surabaya: Raja Grafindo Persada.
Anggowo. (2008). Actuating dalam Pendidikan. Bandung: Rosda Karya Press.
Arikunto, S. (1990). Organisasi dan Administrasi Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Jakarta: Rajawali.
Danim, S., & Danim, Y. (2010). Administrasi Sekolah dan Manajemen Kelas. Bandung: Pustaka Setia.
Daryanto, M. (2010). Administrasi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Firwansyah, A., dkk. (2018). Pengantar Manajemen. Yogyakarta: CV Budi Utama.
Hadijaya, Y., Harahap, V. A., & Suciyandhani. (2022). Actuating dalam Al-Qur’an. Hijri: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Keislaman, 11(2), 217.
Hariro, A., Ulkhaira, N., & Ramadhani, R. (2024). Perencanaan dalam Administrasi Pendidikan. Jurnal Pendidikan, 3, 94–107.
Herabudin. (2013). Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Pustaka Setia.
Hermawan, A. (2019). Evaluasi terhadap Pelaksanaan Administrasi Kesiswaan pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kusan Hilir Kabupaten Tanah Bambu.
Mulyasa, E. (2012). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyono. (2008). Manajemen Administrasi dan Organisasi Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media Group.
Nurwadah. (2020). Persepsi Guru Sekolah Dasar tentang Implementasi Kurikulum 2013 di Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Sinjai Borong Kabupaten Sinjai. Makassar: Universitas Muhammadiyah Makassar.
Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru.
Permendikbud Nomor 24 Tahun 2008 tentang Standar Tenaga Administrasi Sekolah.
Prihatin, E. (2009). Manajemen Peserta Didik. Bandung: Alfabeta.
Rahmadani, dkk. (2024). Konsep Administrasi Pendidikan. Dewantara, 3(3), 70–86.
Setyawati. (2017). Pelaksanaan Administrasi Sekolah Unggul di SMP Negeri 7 Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi. Jurnal Suara Guru, 3(3), 542.
Soetopo, H., & Sumanto, W. (1982). Pengantar Operasional Administrasi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
Syafarudin. (2011). Pengelolaan Pendidikan. Medan: Perdana Publishing.
Terry, G. R. (1977). Principles of Management. Homewood: Richard D. Irwin.
Yasir, M. (2021). Pentingnya Administrasi Kesiswaan bagi Lembaga Pendidikan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













