Evaluasi Program Bus Wisata Heritage Bandar Grissee Dalam Mendukung Pengembangan Wisata Heritage Gresik

Authors

  • Nurhayati Nurhayati Universitas Negeri Surabaya
  • Ahmad Zaki Universitas Negeri Surabaya
  • Oktavia Kurnia Ramadhani Universitas Negeri Surabaya
  • Nia Nur Qur’any Agustin Universitas Negeri Surabaya
  • Tauran Tauran Universitas Negeri Surabaya
  • Wilda Sumarsyah Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9212

Keywords:

Evaluasi Kebijakan, Wisata Heritage, Transportasi Wisata, Bandar Grissee, Aksesibilitas Wisata, Pengembangan Pariwisata

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Program Bus Wisata Heritage Bandar Grissee dalam mendukung pengembangan destinasi wisata warisan di Kabupaten Gresik. Program ini disusun sebagai inovasi dalam layanan publik untuk meningkatkan aksesibilitas di antara destinasi wisata heritage yang terdapat di wilayah Bandar Grissee. Penelitian ini menggunakan pendekatan evaluasi resmi dengan jenis evaluasi formatif serta merujuk pada enam kriteria evaluasi kebijakan yang diajukan oleh William N. Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan akurasi. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa program tersebut telah membawa dampak positif terhadap kenaikan jumlah pengunjung dan kemudahan akses layanan wisata. Namun, pelaksanaan program masih mengalami berbagai tantangan, seperti jumlah armada yang terbatas, digitalisasi layanan yang belum maksimal, efisiensi operasional yang rendah, serta aksesibilitas yang belum merata untuk kelompok rentan dan lokasi dengan infrastruktur jalan yang sempit. Secara keseluruhan, Program Bus Wisata Heritage Bandar Grissee dianggap efektif dan relevan sebagai solusi transportasi wisata heritage, namun masih membutuhkan pengembangan dalam aspek integrasi layanan, peningkatan kapasitas armada, penerapan sistem digital, dan penguatan konsep mobilitas wisata yang inklusif serta berkelanjutan agar tujuan pengembangan pariwisata lokal dapat dicapai secara optimal.

 

References

Amrina Rosyada, & Meirinawati. (2024). Kajian pengembangan wisata Bandar Grissee untuk menyiapkan strategi promosi wisata heritage di Kabupaten Gresik. Publika, 12(2), 435–450. https://doi.org/10.26740/publika.v12n2.p435-450

BAPPEDA Kabupaten Gresik. (2024). Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gresik Tahun 2024: Penguatan SDM yang Unggul, Berkemajuan dan Berkebudayaan Dilandasi Akhlakul Karimah. BAPPEDA Kabupaten Gresik.

BAPPEDA Kabupaten Gresik. (2025). Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gresik Tahun 2025: Peningkatan Daya Saing Wilayah Serta Terjaminnya Pemerataan Pembangunan Antar Sektor, Antar Wilayah dan Antar Desa. BAPPEDA Kabupaten Gresik.

BAPPEDA Kabupaten Gresik. (2026). Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gresik Tahun 2026: Pembangunan Gresik Maju yang Berkelanjutan sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat. BAPPEDA Kabupaten Gresik.

Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2008). Tourism: Principles and Practice. Pearson Education.

Delamartha, A., Yudana, G., & Rini, E. F. (2021). Kesiapan aksesibilitas wisata dalam mengintegrasikan obyek wisata (Studi kasus: Karanganyar bagian timur). Jurnal Plano Buana, 1(2), 78–91. https://doi.org/10.36456/jpb.v1i2.3229

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.

Fuadi, B. (2023). Implementasi Kebijakan Publik Persentuhan Antarbudaya dalam Tata Ruang Perkotaan di Gresik. JIAPI: Jurnal Ilmu Administrasi Dan Pemerintahan Indonesia, 4(1), 1-12. https://doi.org/10.33830/jiapi.v4i1.111

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 12 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tahun 2020–2024. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 848.

Leiper, N. (1979). The Framework of Tourism: Towards a Definition of Tourism, Tourist, and the Tourist Industry. Annals of Tourism Research, 6(4), 390-407.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.

Pemerintah Kabupaten Gresik. (2021). Peraturan Daerah Kabupaten Gresik Nomor 2 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik Tahun 2021-2026. Pemerintah Kabupaten Gresik.

Sari, N. F. L., Sunjayadi, R. A., & Purnawibawa, R. A. G. (2021). Permata di Pesisir Utara Jawa: Gresik dalam Jaringan Perdagangan

Maritim Nusantara. ReseacrhGate.

Tifany, M., & Meirinawati, M. (2023). Strategi Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Dan Olahraga, Serta Pariwisata Kota Surabaya Dalam Optimalisasi Wisata Tunjungan Romansa. Publika, 1763-1778. https://doi.org/10.26740/publika.v11n2.p1763-1778

Yomi, W. G., Adnan, M. F., & Alhadi, Z. (2019). Pengembangan objek wisata Nagari Tuo Pariangan oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar. JPSI (Journal of Public Sector Innovations), 3(1), 6–11. https://doi.org/10.26740/jpsi.v3n1.p6-1

Downloads

Published

25-05-2026

How to Cite

Nurhayati, N., Zaki, A., Ramadhani, O. K., Agustin, N. N. Q., Tauran, T., & Sumarsyah, W. (2026). Evaluasi Program Bus Wisata Heritage Bandar Grissee Dalam Mendukung Pengembangan Wisata Heritage Gresik. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 800–806. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9212

Most read articles by the same author(s)