Analisis Kendala Guru dalam Penerapan Kurikulum Merdeka di SMA Muhammadiyah 2 Palembang
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.9008Keywords:
Analisis Kendala Guru, Kurikulum Merdeka, Mata PelajaranAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka pada beragam mata pelajaran di SMA Muhammadiyah 2 Palembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara terhadap guru pada beberapa mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, PJOK, Biologi, Geografi, dan Pendidikan Agama Islam (PAI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dihadapi guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka meliputi tiga aspek utama. Pertama, kendala dalam pemahaman konsep Kurikulum Merdeka, di mana guru masih berada pada tahap penyesuaian dan belum sepenuhnya memahami alur pembelajaran serta penerapannya. Kedua, kendala dalam penyusunan dan perencanaan pembelajaran, terutama dalam menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik siswa serta menciptakan pembelajaran yang menarik dan efektif. Ketiga, kendala sarana dan prasarana pembelajaran, seperti keterbatasan fasilitas, alat pembelajaran, serta faktor lingkungan yang memengaruhi proses pembelajaran. Ketiga kendala tersebut menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka belum berjalan secara optimal karena adanya keterkaitan antara aspek pemahaman guru, perencanaan pembelajaran, dan ketersediaan sarana dan prasarana. Rendahnya pemahaman guru berdampak pada kesulitan dalam menyusun pembelajaran yang sesuai, sementara keterbatasan fasilitas turut menghambat pelaksanaan pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai agar penerapan Kurikulum Merdeka dapat berlangsung secara lebih efektif.
References
Arikunto, S. (2018). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.
Aini, N., & Wahyudi, A. (2023). Kendala guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah menengah. Jurnal Basicedu, 7(5), 3210–3218.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Djamarah, S. B. (2014). Strategi belajar mengajar. Rineka Cipta.
Fauziah, R., & Hasanah, U. (2024). Analisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Acopen Journal, 3(2), 45–53.
Hamalik, O. (2015). Proses belajar mengajar. Bumi Aksara.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Majid, A. (2014). Perencanaan pembelajaran. Remaja Rosdakarya.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2021). Implementasi kurikulum 2013 revisi. Bumi Aksara.
Rahmadani, D., & Putra, F. (2024). Sarana dan prasarana dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 88–96.
Rusman. (2017). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Rajawali Pers.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suyanto. (2013). Menjadi guru profesional. Erlangga.
Uno, H. B. (2016). Perencanaan pembelajaran. Bumi Aksara.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













