Pengaruh Frekuensi Transaksi Non-Tunai Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8849Keywords:
Transaksi Non-Tunai, Perilaku Konsumtif, Mahasiswa, E-Wallet, QRISAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan sistem pembayaran dari metode tunai menuju transaksi non-tunai melalui penggunaan e-wallet, mobile banking, dan QRIS. Peningkatan penggunaan transaksi non-tunai di kalangan mahasiswa memberikan kemudahan, kecepatan, serta efisiensi dalam aktivitas pembayaran, namun juga berpotensi meningkatkan perilaku konsumtif akibat rendahnya kontrol terhadap pengeluaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh frekuensi transaksi non-tunai terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 660 mahasiswa aktif angkatan 2022, sedangkan sampel penelitian sebanyak 249 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan bantuan program SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi transaksi non-tunai berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Semakin tinggi intensitas penggunaan transaksi non-tunai, maka semakin tinggi pula kecenderungan mahasiswa melakukan pembelian impulsif, pengeluaran berlebihan, dan pembelian yang tidak didasarkan pada kebutuhan. Kemudahan sistem pembayaran digital serta adanya promosi seperti cashback dan diskon menjadi faktor yang memperkuat perilaku konsumtif mahasiswa dalam era digital.
References
Agusniati, & Junaidi. (2025). Pengaruh Penggunaan Transaksi Non-Tunai terhadap Tingkat Konsumsi Mahasiswa. Jurnal Ekonomi Digital, 5(2), 45–57.
Astuti, & Angelina. (2024). Analisis Determinan Perilaku Konsumtif di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Ekonomi Modern, 7(1), 33–47.
Bank Indonesia. (2023). Statistik Sistem Pembayaran Indonesia. https://www.bi.go.id
Fitroti, N., et al. (2025). Digital Payment Usage among Students. Jurnal Teknologi Keuangan, 4(1), 12–20.
GoodStats. (2025). Frekuensi Penggunaan Uang Elektronik di Indonesia Tahun 2025. https://goodstats.id
Hasibuan, & Fauzan. (2025). Pengaruh E-Wallet dan E-Commerce terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa. Jurnal Perilaku Konsumen, 3(1), 21–30.
Parluhutan, et al. (2025). Penggunaan QRIS sebagai Metode Pembayaran Digital Mahasiswa. Jurnal Fintech Indonesia, 6(2), 77–86.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business. John Wiley & Sons.
Silitonga, et al. (2025). Analisis Dampak Penggunaan E-Wallet terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 4(2), 55–66.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sumartono. (2002). Terperangkap dalam Iklan: Meneropong Imbas Pesan Iklan Televisi. Alfabeta.
Susilowati, et al. (2025). Pengaruh Literasi Keuangan dan E-Wallet terhadap Perilaku Konsumtif. Jurnal Manajemen Keuangan, 5(1), 88–97.
Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User Acceptance of Information Technology: Toward a Unified View. MIS Quarterly, 27(3), 425–478.
Waruwu, & Harianja. (2024). Pengaruh Penggunaan Dompet Digital terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa. Jurnal Manajemen Bisnis, 6(1), 50–61.
Wahyujatmiko, et al. (2026). Cashless Society and Consumption Behavior in Indonesia. Jurnal Ekonomi Digital Indonesia, 2(1), 10–19.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













