Peran Masyarakat Dalam Fase Tanggap Darurat: Studi Kasus Pada Banjir Gresik

Authors

  • Risma Dwiyana Arianty Universitas Negeri Surabaya
  • Ahmad Zaki Universitas Negeri Surabaya
  • Sagita Happy Arida
  • Aliyah Rifdatul Nabilah Universitas Negeri Surabaya
  • Talitha Rifqi Risqulloh Universitas Negeri Surabaya
  • Muhammad Naufal Firzatulloh Universitas Negeri Surabaya
  • Nuh Krama Hadianto Universitas Negeri Surabaya
  • M. Noer Falaq Al Amin Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8731

Keywords:

Tanggap Darurat, Bencana Banjir, Peran Masyarakat, Kabupaten Gresik, Kesiapsiagaan Bencana

Abstract

Bencana banjir merupakan fenomena berulang yang memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah yang secara geografis rentan terhadap luapan sungai. Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menjadi salah satu daerah yang konsisten mengalami peningkatan frekuensi akibat banjir dari tahun ke tahun, terutama akibat meluapnya Kali Lamong. Artikel ini dimaksudkan untuk mengkaji dan menggambarkan peran masyarakat dalam fase tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Gresik sebagai respons komunitas sebelum ada intervensi formal dari pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian kepustakaan (library reserach) melalui analisis terhadap berbagai sumber data sekunder, mencakup laporan resmi, peraturan perundang-undangan, artikel ilmiah, dan referensi akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa masyarakat berperan sebagai aktor utama dalam fase tanggap darurat, meliputi: (1) pelaksanaan evakuasi mandiri memprioritaskan kelompok rentan; (2) pembentukan pola inisiatif melalui pendirian posko darurat dan dapur umum; serta (3) penguatan kerjasama antara tokoh masyarakat dengan organisasi lokal. Meskipun demikian respons masyarakat masih mengalami beberapa kendala, antara lain keterbatasan sarana evakuasi, distribusi logistik yang tidak merata, hambatan komunikasi dan koordinasi, serta terbatasnya akses fisik akibat genangan. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan kemampuan kelembagaan masyarakat melalui pembentukan kelompok siaga bencana, simulasi evakuasi, dan kolaborasi multi aktor merupakan strategi yang tepat dalam meningkatkan efektivitas respons darurat berbasis komunitas.

References

Amalia, Y. N., & Sari, M. M. K. (n.d.). Strategi badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) dalam membangun partisipasi masyarakat tanggap bencana banjir di Kabupaten Gresik. Universitas Negeri Surabaya.

Asteria, D., & Heruman, H. (2020). Community-based disaster management: Peran masyarakat dalam pengelolaan bencana. Jurnal Administrasi Publik.

Aulady, M. F. N., Nuciferani, F. T., & Agustin, N. (2022). Penyebab dan alternatif mitigasi bencana banjir di Gresik Selatan. Nama Jurnal, 7(3), 132–136.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gresik. (2024). Had natural disaster flood, 2020.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gresik. (2024). Had natural disaster flood, 2021.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gresik. (2024). Had natural disaster flood, 2022.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gresik. (2024). Had natural disaster flood, 2023.

BNPB. (2023). Laporan penanggulangan bencana berbasis masyarakat.

Destiana Safitri, Rio A. M. Putra dan Fajar Dewantoro. (2022). Analisis Pola Aliran Banjir pada Sungai Cimadur, Provinsi Banten dengan menggunakan HEC-RAS. Jurnal of Infrastructural in Civil Engineering, Vol. (03), No. 01, pp: 19-30

Firrizqi, M., Zevira, E. C., Hamdasi, K., & Tukiman, T. (2024). Evaluasi Peran Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam Membantu Korban Bencana Banjir di Kabupaten Gresik. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 16016-16027.

Hidayat, S., & Winarno, B. (2021). Kepemimpinan lokal dalam penanggulangan bencana alam. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Parabela. (2020). Peran masyarakat dalam penanggulangan bencana berbasis komunitas. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Politik Lokal, 5(2), 45–53.

Rahman, F., & Hidayat, T. (2022). Partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana alam. Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 88–96.

Retnaningrum, P. D. (2023). Pengalokasian barang bantuan pada fase tanggap darurat bencana banjir (Studi kasus: Kabupaten Gresik) [Undergraduate thesis, Universitas Internasional Semen Indonesia]. Repository Universitas Internasional Semen Indonesia. https://repository.uisi.ac.id/5243/

Sari, A. A., Sabilla, A. A., & Hertati, D. (2020). Peran badan penanggulangan bencana daerah dalam manajemen bencana banjir di Kabupaten Gresik. Syntax Idea, 2(5), 21-35. https://jurnal.syntax-idea.co.id/index.php/syntax-idea/article/view/252/281

Sari, N., & Putra, A. (2021). Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir. Jurnal Keperawatan STIKES Kendal, 13(2), 123–130.

Siswanto, R. D., & Puspaningtyas, A. (2023). Implementasi kebijakan penanggulangan bencana dan mitigasi banjir di Kabupaten Gresik. Policy and Maritime Review.

Downloads

Published

11-05-2026

How to Cite

Arianty, R. D., Zaki, A., Arida, S. H., Nabilah, A. R., Risqulloh, T. R., Firzatulloh, M. N., … Amin, M. N. F. A. (2026). Peran Masyarakat Dalam Fase Tanggap Darurat: Studi Kasus Pada Banjir Gresik . Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 322–328. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8731