Pengaruh Penggunaan Financial Technology Dan Pengetahuan Keuangan Terhadap Perilaku Menabung Mahasiswa Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar

Authors

  • Nadia Zhabila Yusuf Universitas Muhahammdiyah Makassar
  • Asri Jaya Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Abdul Khaliq Universitas Muhammadiyah Makassar

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8674

Keywords:

Financial Technology, Pengetahuan Keuangan, Perilaku Menabung

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan (financial technology/fintech) membawa perubahan signifikan dalam perilaku keuangan masyarakat, termasuk kebiasaan menabung. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa pada tahun 2025 terdapat 95 penyelenggara resmi fintech lending dengan total penyaluran pinjaman menembus Rp1.300 triliun, sementara Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan indeks literasi keuangan sebesar 66,46% dan inklusi keuangan sebesar 80,51%. Ketimpangan ini mencerminkan bahwa tingginya penggunaan fintech belum selalu diikuti perilaku menabung yang optimal, khususnya di kalangan mahasiswa yang cenderung konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan financial technology dan pengetahuan keuangan terhadap perilaku menabung mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 93 responden dari angkatan 2022, 2023, 2024, dan 2025. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dengan teknik stratified random sampling. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25 yang mencakup uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial, penggunaan financial technology berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku menabung dengan nilai t hitung sebesar 3,006 dan signifikansi 0,003 (< 0,05). Pengetahuan keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan dengan t hitung sebesar 7,112 dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan F hitung sebesar 64,248 dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Nilai R Square sebesar 0,588 menunjukkan kedua variabel mampu menjelaskan 58,8% variasi perilaku menabung mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik pemanfaatan financial technology dan semakin tinggi pengetahuan keuangan yang dimiliki mahasiswa, semakin baik pula perilaku menabung mereka.

References

Afni, F. N., Gumilar, R., & Hermawan, Y. (2025). Pengaruh uang saku, gaya hidup, dan penggunaan financial technology terhadap perilaku menabung mahasiswa pendidikan ekonomi. Jurnal Pendidikan Ekonomi.

Ariyanto, M., Fatimah, F., & Setianingsih, W. E. (2025). Pengaruh literasi keuangan, self-control, gaya hidup dan inklusi keuangan terhadap perilaku menabung pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember. EMAK, 6(3), 1–16. https://doi.org/10.53697/emak.v6i3.2868

Charista, B. T., Tendean, R. L., & Malelak, M. I. (2022). Pengaruh financial knowledge, financial attitude, dan financial self efficacy terhadap saving behavior pada pengguna e-commerce generasi Z. Journal of Finance and Business Digital, 1(2).

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.

Kristiyanti, P. (2024). Pengaruh literasi keuangan, sosialisasi orang tua, dan teman sebaya terhadap perilaku menabung mahasiswa ekonomi dan bisnis universitas negeri di Surabaya. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(6), 732–742.

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The economic importance of financial literacy: Theory and evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5–44.

Marfiana, R., Liputo, M. A., & Sahara. (2025). Pengaruh financial technology dan financial knowledge terhadap financial behavior generasi milenial di Dusun Tegal Ombo. Jurnal Manajemen dan Keuangan.

Mulya, A. T., & Juwita, H. A. J. (2024). Pengaruh financial technology payment, financial knowledge dan financial attitude terhadap financial management behavior. Jurnal Akuntansi dan Keuangan.

Muna, N. H., Ismiati, B., Wibowo, F. W., & Kamal, A. H. (2025). Pengaruh penggunaan fintech payment dan financial knowledge terhadap financial behavior pada pelajar muslim di Yogyakarta. Jurnal Keuangan Islam.

Otoritas Jasa Keuangan. (2025). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan. Jakarta: OJK.

Putri, W. D., Fontanella, A., & Handayani, D. (2023). Pengaruh penggunaan financial technology, gaya hidup dan pendapatan orang tua terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Jurnal Akuntansi Manajemen, 18(1), 51–72.

Rahmawati, A., & Haryanto, T. (2021). Financial literacy and saving behavior among university students. Asian Journal of Economics and Finance, 5(3), 87–102.

Sirait, S. Y., Manalu, H. M., & Simbolon, R. (2024). Pengaruh literasi keuangan dan financial technology terhadap minat menabung mahasiswa. Jurnal Ekonomi dan Bisnis.

Siskawati, E. N., & Ningtyas, M. N. (2022). Literasi keuangan, financial technology dan perilaku keuangan mahasiswa. Jurnal Manajemen.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Wahyuni, D. S., Sari, M. I., & Tyas, W. M. (2025). Pengaruh financial knowledge, inklusi keuangan dan financial attitude terhadap perilaku menabung pada pelajar SMA di Kota Jember. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan.

Wibowo, H. P. C., & Syah, M. F. J. (2025). Pengaruh literasi keuangan dan teknologi keuangan, melalui financial self-efficacy terhadap inklusi keuangan mahasiswa. Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis, 16(1), 25–39.

Yanesa, B. F. P., & Yuana, P. (2023). Analisis pengetahuan keuangan, sikap keuangan, dan locus of control terhadap perencanaan keuangan pribadi mahasiswa. Jurnal Management Risiko dan Keuangan, 2(3), 201–214. https://doi.org/10.21776/jmrk.2023.02.3.03

Additional Files

Published

09-05-2026

How to Cite

Yusuf, N. Z., Jaya, A., & Khaliq, A. (2026). Pengaruh Penggunaan Financial Technology Dan Pengetahuan Keuangan Terhadap Perilaku Menabung Mahasiswa Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 285–291. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8674