Peran Bakteri Pengurai dalam Dekomposisi Limbah Organik: Sebuah Tinjauan Literatur

Authors

  • Febryana Putri Pratiwi UIN RADEN INTAN LAMPUNG
  • Alya Kurnia Putri Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Anthika Rivera Zains Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Rodi Boy Sandi Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8484

Keywords:

Bakteri Pengurai, Dekomposisi Limbah Organik, Limbah Organik

Abstract

Peningkatan volume limbah organik menjadi tantangan lingkungan yang terus berkembang, terutama akibat aktivitas rumah tangga dan sektor pangan. Pengelolaan yang tidak optimal menyebabkan pencemaran serta penurunan kualitas lingkungan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis peran bakteri pengurai dalam proses dekomposisi limbah organik serta mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi efektivitasnya. Data dikumpulkan melalui seleksi bertahap berdasarkan kesesuaian tema, kemudian dianalisis secara deskriptif dan komparatif untuk menemukan pola hubungan antara aktivitas bakteri dan hasil dekomposisi. Hasil kajian menunjukkan bahwa bakteri pengurai berperan penting dalam mempercepat degradasi bahan organik melalui mekanisme enzimatik yang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan seperti suhu, pH, kelembaban, dan ketersediaan oksigen. Metode pengolahan limbah seperti pengomposan, biofilter, dan fermentasi memperlihatkan tingkat efektivitas yang berbeda, bergantung pada kesesuaian sistem dan karakteristik limbah. Proses dekomposisi berlangsung lebih optimal ketika kondisi lingkungan stabil dan mendukung aktivitas mikroorganisme. Kajian ini menegaskan bahwa pemanfaatan bakteri pengurai memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi pengolahan limbah yang efisien dan berkelanjutan. Pendekatan yang mengintegrasikan pengendalian lingkungan dan pemilihan metode yang tepat dapat meningkatkan kinerja sistem pengolahan limbah organik secara signifikan. Selain itu, integrasi antar metode berbasis biologis menunjukkan peluang untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menghasilkan produk bernilai guna. Temuan ini juga memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan inovasi pengelolaan limbah yang lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan yang beragam.

References

Ananta, Y. (2025). Dinamika Pertumbuhan Bakteri Pengurai Pada Biofilter Air Limbah Domestik Di Bawah Variasi Ph Dan Suhu. JGPP: Jurnal Greenation Pertanian Dan Perkebunan, 3(2), 63–73. Https://Doi.Org/10.38035/Jgpp.V3i2

Asrul, Rosmini, Jusriadi, Husna, Fadail, M., & Trihest. (2024). Pengujian Bahan Aktif Formula Biofertilizer Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Wakegi (Allium × Wakegi Araki). Agrium, 27(2), 154–165. Https://Doi.Org/10.30596/Agrium.V27i2.21272

Atlas, R. M., & Bartha, R. (1998). Microbial Ecology: Fundamentals And Applications (4th Ed.). Benjamin Cummings.

Firmansyah, G., Rachmanto, T. A., & Novembrianto, R. (2026). Kinetika Reaksi Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas Fluorescens Pada Proses Fermentasi Air Lindi. Biolova, 7(1), 74–85. Https://Doi.Org/10.24127/Biolova.V7i1.10548

Halawa, T., Halawa, M., Baeha, A. M., Daeli, D. H., Waruwu, A., & Zega, N. A. (2026). Pemanfaatan Bioteknologi Konvensional Dalam Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga. Indo-Mathedu Intellectuals Journal, 7(1), 987–993. Https://Doi.Org/10.54373/Imeij.V7i1.5039

Insam, H., & De Bertoldi, M. (2007). Microbiology Of The Composting Process. In L. F. Diaz, M. De Bertoldi, W. Bidlingmaier, & E. Stentiford (Eds.), Waste Management Series (Vol. 8, Pp. 25–48). Elsevier.

Madigan, M. T., Bender, K. S., Buckley, D. H., Sattley, W. M., & Stahl, D. A. (2021). Brock Biology Of Microorganisms (16th Ed.). Pearson Education.

Oktavianti, N., Nabila, M. F., & Nadzafah, A. (2026). Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga Menjadi Kompos Dengan Metode Takakura Dengan Penambahan Bioaktivator Di Desa Semamung Kabupaten Sumbawa. Kohesi: Jurnal Multidisiplin Saintek, 10(9). Https://Doi.Org/10.8734/Kohesi.V1i2.365

Rosmala, F., Gunawan, Y., & Suhendar, I. (2026). Pengaruh Penggunaan Larva BSF Dalam Pengolahan Sampah Organik Dapur Terhadap Pencapaian Produksi Biokonversi Di Bank Sampah Induk Sahate Kabupaten Pangandaran. Synergy: Journal Of Collaborative Sciences, 2(1), 49–65. Https://Doi.Org/10.69836/Synergy.V2i1.126

Rustiah, W., Arisanti, D., Basarang, M., Rasyid, N. Q., & Fatmawati, A. (2022). Limbah Sayuran Rebung Bambu Sebagai Mikroorganisme Lokal (MOL) Dalam Pembuatan Pupuk Organik: Perspektif Pengelolaan Sampah Organik. Lontara Abdimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 15–24. Https://Doi.Org/10.53861/Lomas.V3i1.259

Singh, J., & Kalamdhad, A. S. (2014). Effects Of Microbial Inoculum On Composting Of Organic Waste: A Review. Waste Management, 34(3), 600–607. Https://Doi.Org/10.1016/J.Wasman.2013.12.02

Syabani, S., Pradana, Y., Mubaroq, M. R. A., Hasiholan, J., Khoirunnisa, S., & Khastini, R. O. (2026). Pupuk Organik Cair Sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kelurahan Banjarnegara, Ciwandan-Cilegon. Abdimas Galuh, 8(1), 985–995. Https://Doi.Org/10.25157/Ag.V8i1.23422

Syam, N. S., Saptadi, J. D., Aji, J. P., Aulia, Rahmawati, & Hastuti, S. K. W. (2026). Edukasi Pengelolaan Sampah Tingkat Rumah Tangga Sebagai Bentuk Pencegahan Stunting Di Kalurahan Caturharjo Bantul. Kesejahteraan Bersama: Jurnal Pengabdian Dan Keberlanjutan Masyarakat, 3(1), 185–193. Https://Doi.Org/10.62383/Bersama.V3i1.2950

Tchobanoglous, G., Stensel, H. D., Tsuchihashi, R., & Burton, F. L. (2014). Wastewater Engineering: Treatment And Resource Recovery (5th Ed.). Mcgraw-Hill Education.

Ziliwu, Y. M., & Lase, N. K. (2025). Peran Mikroorganisme Dalam Proses Degradasi Bahan Organik. Hidroponik: Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(1), 132–141. Https://Doi.Org/10.62951/Hidroponik.V2i1.235

Downloads

Published

04-05-2026

How to Cite

Pratiwi, F. P., Putri, A. K., Zains, A. R., & Sandi, R. B. (2026). Peran Bakteri Pengurai dalam Dekomposisi Limbah Organik: Sebuah Tinjauan Literatur. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 202–210. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8484