Representasi Budaya Lokal dalam Konten TikTok: Konstruksi Identitas Generasi Z di Sulawesi Selatan

Authors

  • Andi Rosdiana NK Universitas Hasanuddin
  • Andi Alimuddin Unde Universitas Hasanuddin
  • Muh Akbar Akbar Universitas Hasanuddin

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8365

Keywords:

Universitas Hasanuddin, Budaya Lokal, Tiktok, Konstruksi Identitas, Generasi Z, Media Digital

Abstract

Perkembangan media digital, khususnya TikTok, telah menghadirkan ruang baru dalam merepresentasikan budaya lokal sekaligus membentuk identitas generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi budaya lokal Sulawesi Selatan dalam konten TikTok serta konstruksi identitas Generasi Z yang terbentuk melalui interaksi dengan konten tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika. Data berupa konten video TikTok yang memuat unsur budaya lokal, seperti pakaian adat, tarian tradisional, bahasa daerah, dan musik khas, yang dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan kerangka semiotika dengan melihat makna pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi budaya lokal dalam TikTok diwujudkan melalui simbol-simbol visual dan verbal yang tidak hanya menampilkan budaya secara literal, tetapi juga mengandung makna identitas dan kebanggaan lokal. Budaya lokal dikonstruksi sebagai sesuatu yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman, meskipun mengalami proses penyederhanaan dan estetisasi. Selain itu, konstruksi identitas Generasi Z bersifat dinamis dan hibrid, yaitu menggabungkan unsur budaya lokal dengan pengaruh global. Meskipun terdapat kecenderungan identitas yang bersifat performatif dan dipengaruhi oleh algoritma media, Generasi Z tetap menunjukkan kesadaran terhadap identitas budaya lokalnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai ruang strategis dalam representasi budaya dan konstruksi identitas generasi muda di era digital.

References

A.Noer Chalifah Ramadhany. (2025). Peran Media Sosial Dalam Mendorong Gaya Hidup Konsumtif Di Kalangan Remaja Komunitas Pesisir. EDUSOS: Jurnal Edukasi Dan Ilmu Sosial, 2(01), 18–25. https://doi.org/10.62330/edusos.v2i01.291

Bamasputri, R. A. (2025). Transformasi Digital: Evolusi Komunikasi Massa Di Era Media Sosial Dan Dampaknya Pada Perilaku Konsumsi Informasi Masyarakat. Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 270–286. https://doi.org/https://doi.org/10.36989/didaktik.v11i02.6885

Bayrak, T. (2026). The Hybrid Culture of Generation Z: Digital Identity and Community Construction through TikTok, Discord, and Twitch. 1(2), 17–30.

Bella Tiara Putri, Citra Sukma Ayu, Mita Atiiqah Br Ginting, Siti Saidah, & Sahkholid Nasution. (2024). Budaya dan Bahasa : Refleksi Dinamis Identitas Masyarakat. Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(1), 20–32. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1321

Boeker, M., & Urman, A. (2023). An Empirical Investigation of Personalization Factors on TikTok. In WWW 2022 - Proceedings of the ACM Web Conference 2022 (Vol. 1, Issue 1). Association for Computing Machinery. https://doi.org/10.1145/3485447.3512102

Compte, D. Le, & Klug, D. (2024). “ It ’ s Viral !” - A study of the behaviors , practices , and motivations of TikTok Social Activists. WWW 2024- Proceedings of the ACM Web Conference 2022, 108–111. https://doi.org/https://doi.org/10.48550/arXiv.2106.08813

Fadli, M., & Elviria, S. (2025). Analisis Semiotik Ferdinand de Saussure Terhadap Representasi Budaya Dalam Konten TikTok @pesonaindonesia. Journal of Communication E-ISSN, 1(1), 1–11. https://jurnal.unhjambi.ac.id/index.php/coms/article/view/36/8

Faisal, R. S. & B. I. (2024). ANALISIS REPRESENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DI MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM MEMBENTUK GAYA HIDUP GENERASI Z. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 150–158.

Fariza, M. R., Milyane, T. M., Sutarjo, M. A. S., Rohimakumullah, M. A. A., & Widyaningrum, S. Y. (2025). Komunikasi Budaya Sebagai Strategi Pemasaran: Studi Netnografi Pada Akun Tiktok @Pesonaindonesia. Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 22–31. https://doi.org/10.21831/lektur.v8i2.23840

Fatikh, M. A. (2025). Dinamika Komunikasi Lintas Budaya : Menogosiasikan Identitas di Ruang Digital. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 8(1), 142–157. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.31538/almada.v8i1.9892 Dinamika

Hamson, Z. (2025). TRANSFORMASI BUDAYA LOKAL DALAM ERA DIGITAL: ANALISIS PRAKTIK ETIKA KREATOR KONTEN DI MAKASSAR. Jurnal Khabar: Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 7(1), 105–115. https://doi.org/DOI https://doi.org/10.37092/khabar.v7i1.1124

Hasan, K., Husna, A., & Fitri, D. (2023). Transformasi Komunikasi Massa Era Digital Antara Peluang Dan Tantangan. JPP Jurnal Politik Dan Pemerintahan, 8, 41–55.

Husnil, Z., Harahap, F., & Akil, R. (2025). Sinergi Antara Tradisi Dan Teknologi Informasi: Merawat Tradisi Lokal Melalui Ritual Digital Platform Tiktok. CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 5(1), 2025. https://doi.org/10.53866/jimi.v5i1.727

Ibrahim, I., Mangkoma, S., & Imaduddin, I. (2025). Makna Loyalitas Konsumen Brand Lokal di Era Digital : Studi Fenomenologi terhadap Pengguna Media Sosial. Al-Buhuts, 21(1), 58.

Irwanto, I., & Hariatiningsih, L. R. (2023). Amplifikasi Budaya Pop Bonge-Jeje Melalui Media Sosial Tik Tok. Jurnal Komunikasi, 14(1), 122–131. https://doi.org/10.31294/jkom.v14i1.15067

Kencana Putri, M., Narti, S., & Maryaningsih, M. (2024). Cultural Phenomenon Of Tiktok As A New Form Of Communication Among Teenagers. Multidisciplinary Journals, 1(3), 193–204. https://doi.org/10.37676/mj.v1i3.590

Medina Serrano, J. C., Papakyriakopoulos, O., & Hegelich, S. (2020). Dancing to the Partisan Beat: A First Analysis of Political Communication on TikTok. WebSci 2020 - Proceedings of the 12th ACM Conference on Web Science, 157–166. https://doi.org/10.1145/3394231.3397916

Mudjiyanto, B., & Nur, E. (2022). Semiotika Dalam Metode Penelitian Komunikasi. Penelitian Komunikasi, Informatika Dan Media Massa, 16(1), 73–82. https://jkd.komdigi.go.id/index.php/pekommas/article/view/1210

Muhsyanur, M., Sudikan, S. Y., & Murugesa, M. (2025). Linguistic Identity Negotiation on Tiktok: Glocal Practices of Indonesian Content Creators. LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 20(2), 85–97. https://doi.org/10.18860/ling.v20i2.32574

Oktarina, O., Sarmiati, S., & Asrinaldi, A. (2022). Globalisasi dan identitas budaya Indonesia melalui aplikasi tiktok. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(2), 277. https://doi.org/10.29210/30031775000

Pan, Z., Zhang, R., Luo, J., Zhang, Y., Deng, Y., & Ma, X. (2025). From Platform Migration to Cultural Integration: the Ingress and Diffusion of #wlw from TikTok to RedNote in Queer Women Communities. In Companion of the Computer-Supported Cooperative Work and Social Computing (CSCW Companion ’25), October 18â•fi22, 2025, Bergen, Norway (Vol. 1, Issue 1). arXiv. https://doi.org/10.1145/3715070.3749230

putra, yulian dwi, & Junita, D. (2024). Realitas Keterlibatan Gen Z dalam Media Sosial Tiktok Perspektif Sosiokultural. Intercode, 4(1), 33–55. https://www.journal.uml.ac.id/index.php/IRE/article/view/2746

Putri, N. N., Khoirunnisa, D. A., Ilhamy, D. W., Ikhsan, M., & Purwanto, E. (2025). Pergeseran Budaya: Media Baru sebagai Tiktok dan Aparatus Ideologi. CONVERSE Journal Communication Science, 2(1), 20. https://doi.org/10.47134/converse.v2i1.4345

Qian, J. (2023). The Impact of Short ‐ Form Video Platforms on Youth ’ s Cultural Identity and Social Interaction : A Case Study of TikTok. 4(1), 113–118.

Rahardja, Y. S., & Riau, U. (2026). Transformasi Digital dan Perubahan Pola Komunikasi Publik di Era Media Sosial. 8(April 2025), 95–104.

Rusli & Fatra Emil. (2025). Konstruksi Identitas Dan Perilaku Baru Di Media Sosial : Potret Sosiologis Masyarakat Kota Makassar. Ilmiah Komunikasi, 3(2), 39–48. https://doi.org/https://publikasi.abidan.org/index.php/komunika/index Konstruksi

Sirait, A. A., & Nasution, M. I. P. (2024). Efektivitas Flatform Tiktok Sebagai Media Pembelajaran Pai Berbasis Literasi Digital. Dirosat : Journal of Islamic Studies, 9(1), 83. https://doi.org/10.28944/dirosat.v9i1.1732

Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60

Tanjung, M. A. (2025). TikTok Sebagai Ruang Dialog Kultural Generasi Z dan Tradisi Lokal. Journal of Mandalika Social Science, 3(1), 55–63. https://doi.org/10.59613/jomss.v3i1.255

Wenats, E. W. (2025). Digitalisasi Masyarakat: Menilik Kekuatan dan Kelemahan Dinamika Era Informasi Digital dan Masyarakat Informasi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(2), 133–137.

Yurni Ulfa, A., Ina Syam, N., Room, F., & Asra, A. A. (2025). Literatur Review: Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Budaya Sulawesi Selatan. Jurnal Pti (Pendidikan Dan Teknologi Informasi) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universita Putra Indonesia “Yptk” Padang, 12, 37–44. https://doi.org/10.35134/jpti.v12i1.225

Yusuf, M. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Kencana.

Zaini, P. M., Zaini, P. M., Saputra, N., Penerbit, Y., Zaini, M., Lawang, K. A., & Susilo, A. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif (Issue May).

Downloads

Published

29-04-2026

How to Cite

NK, A. R., Unde, A. A., & Akbar, M. A. (2026). Representasi Budaya Lokal dalam Konten TikTok: Konstruksi Identitas Generasi Z di Sulawesi Selatan. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 125–133. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8365