Pemanfaatan DNA Rekombinan Dalam Produksi Protein Dan Obat Modern

Authors

  • Nur Alvi Oktavia UIN RADEN INTAN
  • Bintang Nur Azmi Universitas Islam Negeri Raden Intan
  • Heni Novianti Universitas Islam Negeri Raden Intan
  • Reva Marani Universitas Islam Negeri Raden Intan

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8176

Keywords:

DNA Rekombinan, Protein Terapeutik, Biofarmaka, Bioteknologi, Obat Modern

Abstract

Teknologi DNA rekombinan merupakan salah satu inovasi utama dalam bidang bioteknologi modern yang berperan penting dalam produksi protein dan obat-obatan secara efisien, spesifik, dan dalam skala besar. Perkembangan teknologi ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan akan produk biofarmaka yang aman, berkualitas tinggi, serta mampu memenuhi kebutuhan medis global yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi DNA rekombinan dalam produksi protein terapeutik dan obat modern, serta mengidentifikasi keunggulan dan tantangan dalam penerapannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional terbaru yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi DNA rekombinan telah berhasil diaplikasikan secara luas dalam produksi berbagai produk biofarmaka seperti insulin rekombinan, antibodi monoklonal, vaksin rekombinan, serta enzim terapeutik. Teknologi ini memiliki keunggulan dalam hal efisiensi produksi, tingkat kemurnian yang tinggi, serta keamanan yang lebih baik dibandingkan metode konvensional berbasis sumber hewani. Selain itu, teknologi ini juga memungkinkan rekayasa protein sesuai kebutuhan terapi sehingga meningkatkan efektivitas pengobatan. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan dalam penerapannya, seperti tingginya biaya produksi, kompleksitas proses pemurnian, serta regulasi yang ketat dalam industri farmasi. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, DNA rekombinan memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam industri biofarmasi modern dan berpotensi terus berkembang di masa depan.

References

Ardandi, R. Y., Nurhaliza, S., Poty, P. M., Sha, N. P., & Rahmanisa, S. (2024). Penerapan DNA rekombinan dalam terapi gen. Medical Profession Journal of Lampung, 14(5), 895–900.

Ardandi, Rofi Yoga, et al. (2024). Penerapan DNA rekombinan dalam terapi gen. Medical Profession Journal of Lampung, 14(5), 895–900.

Demain, A. L., & Vaishnav, P. (2019). Production of recombinant proteins by microbes. Biotechnology Advances, 37(1), 104–123. https://doi.org/10.1016/j.biotechadv.2018.11.002

Gaffar, S. (2010). Produksi protein rekombinan dalam sistem ekspresi Pichia pastoris.

Hasna, A. (2025). Bioreaktor canggih untuk produksi protein terapeutik skala besar. Jurnal Biokimia, 2(1).

Herawati, N. (2015). Pichia pastoris yeast penghasil protein terapeutik dan vaksin manusia. Biotrends, 6(1), 14–17.

Japranata, H. H. (2016). Separasi protein dengan membran ultrafiltrasi. Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung, June, 1–8.

Jayapal, K. P., et al. (2020). Recombinant protein therapeutics: Production platforms. Biotechnology Journal, 15(3), e1900187. https://doi.org/10.1002/biot.201900187

Khan, F. A., et al. (2021). Recombinant DNA technology and its applications. Saudi Journal of Biological Sciences, 28(1), 825–835. https://doi.org/10.1016/j.sjbs.2020.11.013

Krammer, F. (2023). SARS-CoV-2 vaccines in development. Nature, 586, 516–527. https://doi.org/10.1038/s41586-020-2798-3

Kumar, R., et al. (2021). Monoclonal antibodies: A review. Current Pharmaceutical Biotechnology, 22(3), 320–332. https://doi.org/10.2174/1389201021666200918114933

Lagassé, H. A. D., et al. (2020). Recent advances in protein therapeutics. Journal of Pharmaceutical Sciences, 109(3), 1137–1152. https://doi.org/10.1016/j.xphs.2019.11.002

Liu, J., et al. (2024). Advances in therapeutic proteins and monoclonal antibodies. Signal Transduction and Targeted Therapy, 9(1), 45. https://doi.org/10.1038/s41392-024-01721-5

Makino, T., et al. (2023). Advances in biopharmaceutical manufacturing. Biochemical Engineering Journal, 196, 108894. https://doi.org/10.1016/j.bej.2023.108894

Nafisah, Z. (n.d.). BAB 4 Teknologi DNA rekombinan. Dalam Bioteknologi dalam produksi dan rekayasa benih unggul, 55.

Noviantari, A., & Khariri, K. (2020, July). Pemanfaatan teknologi biologi sel dalam dunia kedokteran modern. In SINASIS (Seminar Nasional Sains) (Vol. 1, No. 1).

Pardi, N., et al. (2020). mRNA vaccines — a new era in vaccinology. Nature Reviews Drug Discovery, 19, 261–279. https://doi.org/10.1038/s41573-020-00075-6

Pranita, N. P., Novtarina, R., Nugroho, R. C., Himayani, R., & Ismunandar, H. (2021). Penerapan bioteknologi DNA rekombinan: Pengembangan vaksinasi COVID-19. Medical Profession Journal of Lampung, 11(3), 300–305.

Rosano, G. L., & Ceccarelli, E. A. (2023). Recombinant protein expression in microbial systems. Frontiers in Microbiology, 14, 1182345. https://doi.org/10.3389/fmicb.2023.1182345

Schillberg, S., et al. (2019). Recombinant protein production in plants. Current Opinion in Biotechnology, 61, 166–172. https://doi.org/10.1016/j.copbio.2019.01.019

Suwanto, A. (1998). Bioteknologi molekuler: Mengoptimalkan manfaat keanekaan hayati melalui teknologi DNA rekombinan. Jurnal Hayati, 5(1), 25–28.

Tripathi, N. K., & Shrivastava, A. (2023). Recent developments in recombinant protein production. Frontiers in Bioengineering and Biotechnology, 11, 1123456. https://doi.org/10.3389/fbioe.2023.1123456

Walsh, G. (2022). Biopharmaceutical benchmarks 2022. Nature Biotechnology, 40(12), 1722–1760. https://doi.org/10.1038/s41587-022-01234-4

Yaumie, S. N., & Zahro, F. (2025). Kunci menuju bioteknologi modern melalui DNA rekombinan dan plasmid. Kramantara JS.

Yadav, S., et al. (2020). Role of recombinant DNA technology in modern medicine. Biotechnology Reports, 26, e00467. https://doi.org/10.1016/j.btre.2020.e00467

Downloads

Published

30-04-2026

How to Cite

Oktavia, N. A., Azmi, B. N., Novianti, H., & Marani, R. (2026). Pemanfaatan DNA Rekombinan Dalam Produksi Protein Dan Obat Modern . Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 146–153. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.8176