Strategi Relationship Management Unit PLPBK UNJ melalui Instagram untuk Mensosialisasikan Konseling Gratis bagi Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v5i1.14575Keywords:
Relationship Management, Instagram, Konseling Gratis, Kesehatan Mental Mahasiswa, Strategi Komunikasi DigitalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi relationship management Unit Pelaksana Layanan Bimbingan dan Konseling (PLPBK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Instagram dalam mensosialisasikan layanan konseling gratis bagi mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap delapan informan yang terdiri atas kepala unit, staf pengelola konten, mahasiswa pembuat konten, dan lima mahasiswa UNJ sebagai audiens. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber, sedangkan analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PLPBK UNJ menerapkan strategi konten hibrida dengan memanfaatkan Instagram Reels untuk memperluas jangkauan audiens dan Feed Carousel untuk menyampaikan informasi serta edukasi kesehatan mental. Pembingkaian pesan dilakukan melalui pendekatan netral, halus, dan suportif guna mengurangi stigma terhadap layanan konseling. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, yaitu keterbatasan sumber daya manusia, belum tersedianya kalender dan bank konten, serta desain visual yang belum sepenuhnya sesuai dengan preferensi mahasiswa. Strategi komunikasi juga dilakukan dengan mengombinasikan sosialisasi digital melalui Instagram dan kegiatan luring seperti roadshow serta pembukaan booth di lingkungan kampus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi hibrida lebih efektif dibandingkan penggunaan Instagram secara mandiri karena komunikasi dari mulut ke mulut dan interaksi langsung masih menjadi sumber informasi penting bagi mahasiswa. Oleh karena itu, PLPBK UNJ perlu meningkatkan konsistensi publikasi, mengoptimalkan konten edukatif, serta memperkuat interaksi digital untuk membangun hubungan yang lebih dekat dan berkelanjutan dengan mahasiswa.
References
1. Alfansyur, A., & Mariyani, M. (2023). Keabsahan data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 6(1), 45-56.
2. Anwa, R. K., Rusmana, A., & Komariah, N. (2023). Metode sampling dalam penelitian kualitatif. Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan, 11(2), 112-128.
3. APJII. (2024). Laporan Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
4. Appel, G., Grewal, L., Hadi, R., & Stephen, A. T. (2020). The future of social media in marketing. Journal of the Academy of Marketing Science, 48(1), 79-95. https://doi.org/10.1007/s11747-019-00695-1
5. Bucher, T., & Bucher, T. (2018). If...Then: Algorithmic Power and Politics. Oxford University Press.
6. Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2022). Digital Marketing: Strategy, Implementation and Practice (8th ed.). Pearson Higher Ed.
7. Conley, C. S., DeLorenzo, B. M., Gonzales, C. H., Kahrilas, I. J., Duffecy, J., & Silton, R. L. (2025). Enhancing engagement, practice integration, and skill learning in mobile technology-delivered interventions using human support: Randomized controlled trial with depressed college students. JMIR Formative Research, 9, e56963. https://doi.org/10.2196/56963
8. Firmansyah, D., & Dede. (2022). Teknik pengambilan sampel umum dalam metodologi penelitian: Literature review. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(2), 85-114. https://doi.org/10.55927/jiph.v1i2.937
9. Husnullail, M., & Jailani, M. S. (2024). Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam riset ilmiah. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(1), 89-98.
10. I-NAMHS. (2022). Indonesia National Adolescent Mental Health Survey Report. Universitas Gadjah Mada & Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health.
11. Kent, M. L., & Li, C. (2020). Toward a normative social media theory for public relations. Public Relations Review, 46(1), 101857. https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2019.101857
12. Krishna, A., & Amazeen, M. A. (2022). Narrative counters: Understanding the efficacy of narratives in combating anecdote-based vaccine misinformation. Public Relations Review, 48(5), 102251. https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2022.102251
13. Lee, Y., & Shin, S. (2022). The effect of body composition on gait variability varies with age. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(3), 1171. https://doi.org/10.3390/ijerph19031171
14. Ma, S., Zhu, Y., & Bresnahan, M. (2022). Chinese international students' face concerns, self-stigma, linguistic factors, and help-seeking intentions for mental health. Health Communication, 37(13), 1631-1639. https://doi.org/10.1080/10410236.2021.1910167
15. Naslund, J. A., Bondre, A., Torous, J., & Aschbrenner, K. A. (2020). Social media and mental health: Benefits, risks, and opportunities for research and practice. Journal of Technology in Behavioral Science, 5(3), 245-257. https://doi.org/10.1007/s41347-020-00134-x
16. Phillips, W., & Milner, R. M. (2021). You Are Here: A Field Guide for Navigating Polarized Speech, Conspiracy Theories, and Our Polluted Media Landscape. MIT Press. https://doi.org/10.7551/mitpress/12436.001.0001
17. Rabbani, H. (2025). Keluhan anak muda dan sistem yang tak adil. Kompas.com. https://nasional.kompas.com/read/2025/10/13/06000041/keluhan-anak-muda-dan-sistem-yang-tak-adil
18. Rahardjo, M. (2022). Studi kasus dalam penelitian kualitatif: Konsep dan prosedurnya. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
19. Rautela, S. (2021). Social media for new product launch: A study of social media platforms across the RACE planning framework. International Journal of Interactive Mobile Technologies (iJIM), 15(05), 187-202.
20. Sanghvi, P., Chandrashekhar, P., Mehrotra, S., & Sharma, M. K. (2025). Factors influencing help-seeking behavior for mental health among distressed young adults: A path analysis model. Indian Journal of Psychological Medicine, 47(2), 120-131. https://doi.org/10.1177/02537176241312975
21. Scott, J. G., Erskine, H. E., Fine, S. L., Vinh, N. D., Wilopo, S. A., Kabiru, C. W., & Blum, R. W. (2025). Increasing knowledge on adolescent mental health in low- and middle-income countries: The National Adolescent Mental Health Surveys. Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health, 19(S1), 83.
22. Vaterlaus, J. M., Patten, E. V., Roche, C., & Young, J. A. (2021). Snapchat and Instagram: The relationship between social media platforms and young adult mental well-being. The Social Science Journal, 58(4), 501-515.
23. Vierdiana, R. (2024). Analisis faktor stres akademik dan kecemasan mahasiswa dalam penyelesaian tugas akhir. Jurnal Psikologi Indonesia, 12(1), 34-45.
24. Vukovic, A. (2023). Digital communication strategy and behavior change in public health campaigns. Health Communication Review, 8(2), 77-89.
25. We Are Social & Meltwater. (2024). Digital 2024: Global Overview Report. We Are Social.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














