Model Tiga Dimensi Pengujian Akad (Objek, Alur, dan Risiko) dalam Menilai Kesesuaian Produk dengan Prinsip Syariah
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v5i1.14563Keywords:
Pengujian Akad, Objek Alur Risiko, Kesesuaian Syariah, Perbankan Syariah, Maqashid SyariahAbstract
Industri keuangan syariah tumbuh secara masif dengan menghadirkan beragam inovasi produk kontemporer. Sebagian besar produk tersebut dibangun dari sejumlah akad dasar yang dirangkai menjadi struktur transaksi yang kompleks. Namun, pertumbuhan ini memunculkan persoalan mendasar di mana sebuah produk keuangan kerap kali menggunakan nama akad yang sah secara formal, tetapi dalam praktiknya menyerupai pinjaman berbunga atau mengabaikan substansi keadilan distributif. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun, mengeksplorasi, dan menganalisis secara mendalam kerangka Model Tiga Dimensi Pengujian Akad yang mencakup dimensi Objek, Alur, dan Risiko (OAR) sebagai instrumen evaluasi komprehensif dalam menilai kesesuaian produk perbankan dan keuangan syariah dengan prinsip syariat. Menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-normatif terhadap literatur fikih muamalah klasik maupun kontemporer, fatwa Dewan Syariah Nasional MUI (DSN-MUI), standar akuntansi dan syariah AAOIFI, serta karya akademik pakar ekonomi Islam seperti Taqi Usmani dan Mahmoud A. El-Gamal, kajian ini menguraikan dimensi objek (kehalalan dan kejelasan spesifikasi), alur (kesesuaian urutan transaksi dan pencegahan rekayasa hukum/hilah), serta risiko (distribusi beban linier berdasarkan kaidah al-kharaj bi al-daman). Hasil kajian menunjukkan bahwa titik rawan terbesar dalam kepatuhan syariah terletak pada dimensi alur transaksi, seperti pembalikan kepemilikan pada pembiayaan murabahah dan ketergantungan akad paralel, serta distribusi beban risiko yang cenderung timpang. Kerangka OAR ini diharapkan dapat memberikan panduan operasional yang sistematis bagi lembaga keuangan, Dewan Pengawas Syariah (DPS), serta regulator dalam memastikan produk keuangan syariah tidak hanya memenuhi aspek formalitas yuridis, tetapi juga mewujudkan substansi kemaslahatan umat (maqashid al-syariah) dan keadilan sosio-ekonomi secara nyata.
References
1. Abdurrauf, M. (2023). Revitalisasi Perbuatan Hukum Dalam Akad Pembiayaan Murabahah Perbankan Syariah. Jurnal Al-Mizan, 10(1), 87–105. https://doi.org/10.30603/am.v10i1.3412
2. Ahyani, & Slamet, M. (2022). Urgensi transformasi digitalisasi perbankan syariah secara masif dalam kerangka maqashid syariah. Jurnal Riset Manajemen dan Akuntansi, 2(3), 45–56. https://doi.org/10.55606/jurma.v2i3.310
3. Ascarya. (2022). Akad dan Produk Bank Syariah. Rajawali Pers.
4. Bhayangkara, A. N., Tauhid, D. M., Adawiyah, R., & Arsyad, K. (2024). Transformasi digital perbankan syariah: Peluang dan tantangan. MUTLAQAH: Jurnal Kajian Ekonomi Syariah, 4(2), 88–97. https://doi.org/10.5281/mutlaqah.v4i2.451
5. Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa Nomor 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang Murabahah. DSN-MUI.
6. Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa Nomor 07/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Mudharabah. DSN-MUI.
7. Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa Nomor 08/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Musyarakah. DSN-MUI.
8. Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa Nomor 09/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Ijarah. DSN-MUI.
9. Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia. (2008). Fatwa Nomor 73/DSN-MUI/XI/2008 tentang Musyarakah Mutanaqisah. DSN-MUI.
10. Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia. (2017). Fatwa Nomor 111/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Jual Beli Murabahah. DSN-MUI.
11. Dewan Syariah Nasional - Majelis Ulama Indonesia. (2017). Fatwa Nomor 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Ijarah. DSN-MUI.
12. Haerunnisa, & Sugitanata, A. (2023). Eksplorasi teori disrupsi syariah terhadap inovasi perbankan syariah di era digital. J-EBI: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 3(1), 22–34. https://doi.org/10.32332/j-ebi.v3i1.612
13. Haikal, M., & Efendi, S. (2024). Prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah dalam Undang-Undang Perbankan Syariah. MAQASIDI: Jurnal Syariah Dan Hukum, 4(1), 26–39. https://doi.org/10.47498/maqasidi.v4i1.2988
14. Masruchi, Z. A. (2023). Hukum Islam: Maslahah Mursalah Berdasarkan Perspektif Empat Madzhab dan Ahli Ushul Fiqh. Moderasi: Journal of Islamic Studies, 3(1), 102–130. https://doi.org/10.54471/moderasi.v3i1.44
15. Nugroho, A., & Anwar, S. (2024). Tantangan keamanan digital pada perbankan syariah di era fintech. Jurnal Ekonomi Islam dan Teknologi, 6(1), 66–78. https://doi.org/10.47467/jeit.v6i1.4820
16. Nurhidayatullah, L., & SW, A. (2024). Maqashid syariah sebagai kerangka kerja untuk inovasi produk keuangan syariah di era digital. Ma'arif: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 19(2), 123–140. https://doi.org/10.56832/maarif.v19i2.512
17. Pertiwi, T. D., & Herianingrum, S. (2024). Menggali Konsep Maqashid Syariah: Perspektif Pemikiran Tokoh Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 10(1), 807–818. https://doi.org/10.29040/jiei.v10i1.12386
18. Prahasti Suyaman. (2025). Maslahah Mursalah sebagai Salah Satu Metode Istinbath. KRTHA BHAYANGKARA, 18(2), 417–429. https://doi.org/10.31599/krtha.v18i2.2692
19. Rahmawati. (2025). Implementasi Ta'widh dan Ta'zir dalam Perbankan Syariah Perspektif Fatwa Majelis Ulama Indonesia. MAQASID: Jurnal Studi Hukum Islam, 14(1), 1–13. https://doi.org/10.35905/maqasid.v14i1.8901
20. Rahmawati, I., & Nurdin, A. (2022). Transparansi dan keamanan layanan digital bank syariah dalam perspektif maqashid syariah. Jurnal Keuangan Islam, 8(1), 71–84. https://doi.org/10.21043/jki.v8i1.1502
21. Rahman, M. M., & Moh. Mufid. (2024). Integrasi Tarjih dan Maqasid asy-Syari’ah: Sebuah Analisis Pemikiran Maqasid Sayf al-Din al-Amidi. El-Faqih: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, 10(1), 77–97. https://doi.org/10.58401/faqih.v10i1.1289
22. Wahyudi, S. T., Sari, K., & Nabella, R. S. (2022). Analisis efisiensi dan kepatuhan syariah pada perbankan syariah di Indonesia. Al-Amwal: Journal of Islamic Economic Law, 7(2), 56–80. https://doi.org/10.24256/alw.v7i2.2810
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














