Rekontekstualisasi Makna Qanā‘ah, Ikhtiar, dan Tawakal dalam Dakwah Podcast Habib Husein Ja’far Bersama Band Perunggu

Authors

  • Sinta Nurhasanah Universitas Padjadjaran
  • Rahmi Roshida Universitas Padjadjaran
  • Fahmy Lukman Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v5i1.14548

Keywords:

Semantik, Kata Serapan Arab, Qanā‘Ah, Ikhtiar, Dakwah Digital

Abstract

Istilah keagamaan berbahasa Arab dalam bahasa Indonesia umumnya dikaji sebagai kata serapan dengan makna kamus yang tetap atau sebagai penanda identitas keagamaan. Artikel ini mengkaji bagaimana tiga istilah, yaitu qanā‘ah, ikhtiar, dan tawakal, dimaknai dalam percakapan podcast antara Habib Husein Ja’far dan personel band Perunggu, musisi Muslim urban yang tidak berlatar pesantren. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini membandingkan makna ketiga istilah dalam kamus bahasa dan kamus istilah Arab serta Kamus Besar Bahasa Indonesia dengan makna kontekstualnya dalam percakapan, menggunakan metode padan referensial dan translasional. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola. Pertama, qanā‘ah, yang dalam KBBI berkelas adjektiva dan bermakna rela menerima pemberian pihak lain, dipindahkan pusat maknanya menjadi perasaan dalam diri yang mengendalikan keadaan materi, sejalan dengan makna istilah tasawuf tentang ketenangan batin, dan dijelaskan sebagai ‘kata kerja’ yang dinamis. Kedua, dari dua makna ikhtiar dalam KBBI, hanya makna pertama, yaitu daya upaya, yang diaktifkan, sedangkan makna kedua, yaitu pilihan bebas yang mewarisi makna Arabnya, tidak pernah muncul; ikhtiar juga berfungsi sebagai hipernim bagi berbagai jenis usaha. Ketiga, tawakal mempertahankan urutan ikhtiar sebelum berserah diri sebagaimana tercatat dalam kamus, tetapi dipertegas dengan syarat ikhtiar yang maksimal dan dioperasionalkan sebagai ketiadaan penyesalan. Mitra tutur turut serta dalam proses ini dengan menerjemahkan qanā‘ah ke dalam kosakata korporat dan mengaitkannya dengan makna nama band mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa makna istilah keagamaan Arab dalam dakwah digital dinegosiasikan dalam percakapan, bukan sekadar dipindahkan dari kamus.

References

1. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia Daring. Diakses 12 Oktober 2026. https://kbbi.kemdikbud.go.id.

2. Chaer, Abdul. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Ed. revisi. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.

3. Fathan, Andini Adelia, Fathur Rohim, dan Mohammad Pribadi. “Pempribumian Istilah Keagamaan Islam Serapan Bahasa Arab: Kajian Nativisasi Istilah Berawalan Fonem /R/.” Nady Al-Adab: Jurnal Bahasa Arab 23, no. 1 (2026): 19–38.

4. Faudzan, M. M., dan Mulyono. “Alih Kode dan Campur Kode pada Channel Jeda Tulis (Habib Jafar Husein) dalam YouTube.” Bapala: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 8, no. 4 (2024): 263–268.

5. Firdaus, Rosalia, dan Budinuryanta Yohanes. “Perubahan Makna Kosakata Serapan Bahasa Arab dalam Bahasa Indonesia pada Teks Khotbah Jumat Media NU Online Edisi 1 Februari 2023.” Bapala 10, no. 3 (2023): 204–214.

6. Hudatullah, Ruwaida, Suparmanto, dan Adi Rimbun Kusuma Negara. “Kata Serapan Bahasa Sasak dari Bahasa Arab (Analisis Fonologis dan Semantik).” Cordova Journal: Language and Culture Studies 14, no. 1 (2024): 62–77. doi:10.20414/cordova.v14i1.7700.

7. Ibn Manẓūr. Lisān al-‘Arab. Beirut: Dār Ṣādir, 1414 H.

8. Ibnu Katsir. Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm. Ringkasan Hikmat bin Basyir, Fatḥ al-Karīm. Diakses melalui TafsirWeb, 12 Oktober 2026. https://tafsirweb.com/10162-surat-an-najm-ayat-48.html.

9. Jeda Nulis. “Perunggu Bertanya Habib Menjawab.” YouTube, 15 Juli 2026. https://www.youtube.com/watch?v=UDbGJYwPz-0.

10. Jones, Russell, ed. Loan-Words in Indonesian and Malay. Leiden: KITLV Press, 2007.

11. Al-Jurjānī. Kitāb al-Ta‘rīfāt. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1983.

12. Kholil, M. F., A. S. Maulana, dan M. Pribadi. “Praktik Campur Kode Arab–Indonesia sebagai Konstruksi Identitas Santri dalam Kanal YouTube Jeda Nulis.” Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education 7, no. 1 (2026): 822–839. doi:10.37680/aphorisme.v7i1.9870.

13. Maesaroh, Siti, Tatang, dan Yunadi. “Analisis Sosiolinguistik dalam Campur Kode Bahasa Arab: Studi Konten terhadap Penggunaan Campur Kode Bahasa Arab dalam Media Sosial (Grup WhatsApp).” AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab 4, no. 6 (2025): 767–781. doi:10.36701/al-qiblah.v4i6.1913.

14. Malik, Khairil, Nicolas Habibi, Milki Aan, dan Neldi Narianto. “Semantik Kata Serapan dari Bahasa Arab dalam Kamus Arab Melayu.” Titian: Jurnal Ilmu Humaniora 6, no. 2 (2022): 264–282. doi:10.22437/titian.v6i2.22030.

15. Al-Munāwī, Zayn al-Dīn. al-Tawqīf ‘alā Muhimmāt al-Ta‘ārīf. Kairo: ‘Ālam al-Kutub, 1410 H/1990.

16. Noviana, M., M. N. R. Kasau, Kamal, dan N. Kasman. “Analisis Alih Kode dan Campur Kode pada Podcast Login Habib Jafar dan Onad di Media Sosial YouTube.” Klitika: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 7, no. 1 (2025): 8–18. doi:10.32585/klitika.v7i1.6549.

17. Rahman, Aulia, dan Uril Bahruddin. “Analisis Semantik Kata Serapan Bahasa Arab-Melayu dalam Kitab Sifat Dua Puluh.” Al-Fathin: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab 7, no. 2 (2024): 93–108. doi:10.32332/wzp68j72.

18. Soga, Zainuddin. “Kosa Kata Serapan Bahasa Arab dalam Percakapan Masyarakat Gorontalo (Analisis Fonologi-Semantik).” ‘A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab 10, no. 1 (2021): 216–229. doi:10.31314/ajamiy.10.1.216-229.2021.

19. Sudaryanto. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press, 1993.

20. Tim Kementerian Agama Arab Saudi. al-Tafsīr al-Muyassar. Diakses melalui TafsirWeb, 12 Oktober 2026. https://tafsirweb.com/10162-surat-an-najm-ayat-48.html.

21. Ullmann, Stephen. Semantics: An Introduction to the Science of Meaning. Oxford: Basil Blackwell, 1962.

22. Yansyah, Febri, Athya Inaya Tullah, dan Nur Ilahifa. “Perubahan Makna Kata Serapan Arab dalam Bahasa Indonesia: Kajian Semantik Surah al-Baqarah Ayat 142–200.” Ta’limi: Journal of Arabic Education and Arabic Studies 5, no. 2 (2026): 379–395. doi:10.53038/tlmi.v5i2.502.

Downloads

Published

03-11-2026

How to Cite

Nurhasanah, S., Roshida, R., & Lukman, F. (2026). Rekontekstualisasi Makna Qanā‘ah, Ikhtiar, dan Tawakal dalam Dakwah Podcast Habib Husein Ja’far Bersama Band Perunggu. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 5(1), 91–101. https://doi.org/10.69693/ijmst.v5i1.14548