Peningkatan Hasil Belajar Metodologi Penelitian melalui Media Pembelajaran Berbasis Web
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14518Keywords:
Media Web Moodle, Efektivitas Pembelajaran, Borg dan Gall, Hasil Belajar, Metodologi PenelitianAbstract
Kurangnya minat dan motivasi mahasiswa pada mata kuliah Metodologi Penelitian di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Medan berdampak pada capaian hasil belajar yang belum optimal akibat penggunaan model pembelajaran konvensional satu arah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas dan kelayakan media pembelajaran berbasis web Moodle dalam mengatasi rendahnya hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah tersebut. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) mengacu pada sepuluh langkah model Borg dan Gall. Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli media, ahli desain, serta 47 mahasiswa kelas eksperimen dan mahasiswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui instrumen validasi angket dan tes hasil belajar (post-test). Hasil validasi menunjukkan produk media sangat layak digunakan dengan skor dari ahli materi sebesar 94%, ahli media 88,96%, ahli desain 90%, uji perorangan 91%, uji kelompok kecil 80%, dan uji lapangan 88%. Uji efektivitas menggunakan analisis statistik uji-t menghasilkan nilai t_"hitung" sebesar 13,53 yang signifikan melebihi t_"tabel" sebesar 1,968 pada taraf signifikansi 0,05. Rata-rata nilai hasil belajar kelas eksperimen yang memanfaatkan media web mencapai 47,8, jauh lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya memperoleh rata-rata 35,2. Kesimpulannya, pengaplikasian media pembelajaran berbasis web Moodle terbukti efektif mengatasi rendahnya hasil belajar serta meningkatkan kelayakan proses perkuliahan Metodologi Penelitian secara signifikan.
References
1. Borg, W. R., & Gall, M. D. (1983). Educational research: An introduction (4th ed.). Longman.
2. Fakhruddin, A. M., Putri, L. O., Sudirman, P. R. A. T., Annisa, R. N., & As, R. K. B. (2022). Efektivitas LMS (learning management system) untuk mengelola pembelajaran jarak jauh pada satuan pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 10026–10033. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.3981
3. Fitriani, Y. (2020). Analisis pemanfaatan Moodle sebagai media pembelajaran online (e-learning). Jurnal Infokam, 16(1), 1–8. https://doi.org/10.53856/infokam.v16i1.177
4. Kesuma, G. C., et al. (2023). Moodle e-learning to improve motivation and learning activities at green campus. Journal of Education Technology, 7(1), 12–24. https://doi.org/10.23887/jet.v7i1.56475
5. Lasmawan, W. (2006). Paradigma baru pengorganisasian materi dan model pembelajaran inovatif PKn berbasis Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (sebuah tawaran konsep dan aplikasi). Universitas Pendidikan Ganesha.
6. Mahendra. (2014). Pengembangan media pembelajaran berbasis simulasi untuk pembelajaran perakitan komputer dan instalasi sistem operasi [Laporan akhir]. Universitas Negeri Medan.
7. Mukhlisin, M., & Ripai, A. (2025). Efektivitas penggunaan e-learning berbasis Moodle pada proses pembelajaran. Indonesian Multidisciplinary Educational Journal, 2(1), 8420–8430.
8. Mustika, M., & Temarwut, R. (2022). Membangun TPACK guru IPS melalui Moodle berbasis blended learning dalam pembelajaran tatap muka terbatas. Jurnal Jendela Pendidikan, 2(2), 313–323. https://doi.org/10.57008/jjp.v2i02.215
9. Nugroho, F., & Arrosyad, M. I. (2020). Pengembangan multimedia Moodle pada pembelajaran tematik integratif berbasis web bagi siswa kelas IV SD. Jurnal Profesional Akademisi, 2(1), 49–63. https://doi.org/10.35438/cendekiawan.v2i1.177
10. Pratiwi, I. R., & Silalahi, P. (2021). Pengembangan media pembelajaran matematika model blended learning berbasis Moodle. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(1), 206–218. https://doi.org/10.24127/ajpm.v10i1.3321
11. Prawiradilaga, D. S., Nursetyo, K. I., & Ariani, D. (2013). Mozaik teknologi pendidikan: E-learning. Kencana Prenadamedia Group.
12. Putra, G. S., Maulana, I. I., Chayo, A. D., Haekal, M. I., & Syaharani, R. (2024). Pengukuran efektivitas platform e-learning dalam pembelajaran teknik informatika di era digital. Jurnal MENTARI: Manajemen, Pendidikan dan Teknologi Informasi, 3(1), 89–98. https://doi.org/10.33050/mentari.v3i1.559
13. Rahman, A., & Lestari, F. (2020). Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis e-learning Moodle pada mata pelajaran teknologi informasi. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 7(2), 145–156. https://doi.org/10.21831/jitp.v7i2.32115
14. Riyanto, S., & Hatmawan, A. A. (2020). Metode penelitian riset skripsi berbasis kuantitatif. Deepublish.
15. Simbolon, D. H. (2022). Pengembangan media pembelajaran interaktif menggunakan Moodle sebagai sarana pendukung blended learning. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 5(1), 60–67.
16. Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
17. Sunarya, I. M. G. (2012). Pengembangan anime (animation learning media) untuk pembelajaran komunikasi data bahasan protokol dan arsitektur protokol. Jurnal Sains & Teknologi, 1(1), 19–29.
18. Sweller, J. (2011). Cognitive load theory. In J. P. Mestre & B. H. Ross (Eds.), The psychology of learning and motivation: Cognition in education (Vol. 55, pp. 37–76). Academic Press. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-387691-1.00002-8
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














