Implementasi ATLAS dalam Penilaian Risiko Audit pada Perusahaan Jasa
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14503Keywords:
ATLAS, Penilaian Risiko Audit, SA 315, Perusahaan JasaAbstract
Digitalisasi audit mendorong auditor memanfaatkan aplikasi berbasis komputer, salah satunya ATLAS (Audit Tool and Linked Archive System), tetapi kajian mengenai penerapannya pada klien perusahaan jasa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi ATLAS pada tahap penilaian risiko audit dalam penugasan audit perusahaan jasa. Penilaian risiko merupakan tahap yang wajib dan fundamental dalam setiap audit laporan keuangan, karena auditor harus mengidentifikasi risiko kesalahan penyajian material secara tepat sebelum merancang prosedur audit yang efektif. Pada perusahaan jasa, ketiadaan siklus persediaan menyebabkan risiko audit terkonsentrasi pada pengakuan pendapatan dan piutang usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif dan telaah kertas kerja ATLAS pada penugasan audit klien perusahaan jasa di sebuah Kantor Akuntan Publik untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ATLAS memandu auditor melalui delapan tahapan penilaian risiko yang saling terintegrasi sesuai SA 315, mulai dari penetapan materialitas awal hingga penyusunan audit strategy memorandum update. Risiko kesalahan penyajian material pada tingkat laporan keuangan berada pada level moderat, sedangkan pada tingkat asersi risiko tinggi terkonsentrasi pada akun pendapatan usaha, piutang usaha, kas dan setara kas, serta aset tetap. Secara deskriptif, ATLAS mengindikasikan peningkatan efisiensi dan keterarahan proses audit melalui otomatisasi perhitungan dan format kertas kerja yang seragam, meskipun sistem hanya dapat dioperasikan oleh satu pengguna dalam satu waktu sehingga berpotensi membatasi kolaborasi tim. Temuan ini memberikan gambaran praktis bagi auditor dan pengembang ATLAS.
References
1. Adiputro, A. S., & Budiono, S. N. (2024). Minat menggunakan Audit Tool and Linked Archives System 2.1 (ATLAS 2.1) di KAP Jawa Tengah: Perspektif UTAUT. Perspektif Akuntansi, 7(1), 17–37. https://doi.org/10.24246/persi.v7i1.p17-37
2. Anshari, A. R., & Nugrahanti, T. P. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan tingkat materialitas audit (Studi empiris KAP di wilayah DKI Jakarta). Jurnal Akuntansi, 13(2), 214–230. https://doi.org/10.28932/jam.v13i2.3923
3. Chandrasari, K. D., & Suwardi, E. (2021). Analisis pembentukan judgement auditor pada penilaian risiko fraud: Perspektif bounded rationality theory. Behavioral Accounting Journal, 4(2), 351–371. https://doi.org/10.33005/baj.v4i2.137
4. Halim, A. (2015). Auditing: Dasar-dasar audit laporan keuangan (Jilid 1, Edisi 5). UPP STIM YKPN.
5. Haniifah, M. N., & Pramudyastuti, O. L. (2021). Analisis efektivitas audit tool and linked archive system dalam menunjang proses audit laporan keuangan. Jurnal Maneksi, 10(2), 169–177. https://doi.org/10.31959/jm.v10i2.747
6. Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). (2021). Standar Audit (SA) 240: Tanggung jawab auditor terkait kecurangan dalam suatu audit atas laporan keuangan. IAPI.
7. Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). (2021). Standar Audit (SA) 260: Komunikasi dengan pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola. IAPI.
8. Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). (2021). Standar Audit (SA) 265: Pengomunikasian defisiensi dalam pengendalian internal kepada pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan manajemen. IAPI.
9. Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). (2021). Standar Audit (SA) 315 Revisi 2021: Pengidentifikasian dan penilaian risiko kesalahan penyajian material. IAPI.
10. Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). (2021). Standar Audit (SA) 320: Materialitas dalam tahap perencanaan dan pelaksanaan audit. IAPI.
11. Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). (2021). Standar Audit (SA) 520: Prosedur analitis. IAPI.
12. Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI). (2021). Standar Audit (SA) 610: Penggunaan pekerjaan auditor internal. IAPI.
13. Nurazizah, M., Agus, A., & Sadeli, Y. A. (2023). Implementasi risk based audit terhadap perencanaan audit dan kualitas audit laporan keuangan pemerintah daerah. Jurnal Ilmiah Bongaya, 7(1), 88–100.
14. Prajanto, A. (2020). Project based learning sebagai model pembelajaran risk based audit dengan media aplikasi Audit Tool Linked Archive System (ATLAS). JAKA (Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Auditing), 1(1), 19–29. https://doi.org/10.56696/jaka.v1i1.3860
15. Prihartini, D. A., Kuncara, T., & Armein, E. (2023). Implementasi audit planning berdasarkan standar profesional akuntan publik pada Kantor Akuntan Publik Abdul Ghonie dan Rekan. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 7(1), 164–172. https://doi.org/10.33395/owner.v7i1.1252
16. Rahayu, I. Y., & Wilasittha, A. A. (2023). Implementasi ATLAS dalam prosedur penilaian risiko audit (Studi kasus pada KAP Luthfi Muhammad & Rekan). Jurnal Akuntansi Bisnis dan Ekonomi, 9(2), 3445–3451. https://doi.org/10.33197/jabe.vol9.iss2.2023.1136
17. Ramadhan, M. A., Lannai, D., Ramdani, M. R., & Abduh, M. (2022). Pengaruh independensi dan integritas auditor terhadap kualitas audit dengan audit berbasis risiko sebagai variabel moderasi pada Kantor Akuntan Publik Kota Makassar. Paradoks: Jurnal Ilmu Ekonomi, 5(1), 40–54. https://doi.org/10.57178/paradoks.v5i1.284
18. Ridwan, M., et al. (2021). Metode penelitian kualitatif deskriptif dalam kajian akuntansi. Jurnal Riset Akuntansi, 13(2).
19. Sofianingtias, A., & Prasetya, M. E. (2024). Analisis penilaian risiko pengembangan aplikasi GA Service menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) – Studi kasus perusahaan jasa PT XYZ. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 8(3), 2116–2126. https://doi.org/10.33395/owner.v8i3.2155
20. Susilawati, D., & Estiana, L. (2023). Analisis penerapan materialitas dan risiko audit terhadap opini audit di masa pandemi oleh KAP KKSP dan Rekan Jakarta. Jurnal Pendidikan Akuntansi dan Keuangan, 11(1), 65–73. https://doi.org/10.17509/jpak.v11i1.49853
21. Tuanakotta, T. M. (2013). Audit berbasis ISA (International Standards on Auditing). Salemba Empat.
22. Wiguna, A. M. F., & Siswantoro, D. (2023). Critical success factors manajemen risiko di lembaga pengelola bantuan sosial. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 7(4), 3398–3407. https://doi.org/10.33395/owner.v7i4.1682
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














