Larangan Transaksi Ekonomi Islam: Analisis Maqashid Syariah dan Implikasinya terhadap Stabilitas Keuangan
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14426Keywords:
Ekonomi Islam, Maqashid Syariah, Riba, Gharar, Stabilitas Sistem Keuangan, Risk-SharingAbstract
Krisis berulang yang diakibatkan oleh transaksi spekulatif, penggunaan leverage (daya ungkit) yang berlebihan, serta terpisahnya sektor keuangan dari ekonomi riil merupakan penyebab umum ketidakstabilan dalam sistem keuangan global. Melalui perspektif Maqashid Syariah (tujuan-tujuan hukum Islam), studi ini berupaya menyajikan analisis mendalam mengenai larangan terhadap berbagai jenis transaksi utama dalam ekonomi Islam yakni riba (bunga/usuri), gharar (ketidakpastian/ambiguitas), maysir (perjudian), tadlis (penipuan), dan ihtikar (penimbunan) serta mengkaji implikasi ekonominya terhadap stabilitas sistem keuangan makro. Penelitian ini memadukan teori ekonomi moneter modern dengan teks-teks hukum Islam klasik, menggunakan metodologi kualitatif yang berbasis pada tinjauan pustaka. Hasil studi menunjukkan bahwa pembatasan berbasis syariah ini bertujuan memenuhi fungsi untuk menjaga harta (Hifdz al-Mal) dan memajukan keadilan sosial sebagai mekanisme pertahanan mendasar. Dengan mendorong kesepakatan berbasis pembagian risiko (risk-sharing) alih-alih metode pengalihan risiko (risk-transfer), larangan terhadap riba dan gharar menjamin adanya keterkaitan langsung antara transaksi keuangan dengan aset riil yang mendasarinya. Hal ini secara alami mengurangi risiko sistemik dan mencegah terbentuknya “gelembung kredit” (credit bubbles) dengan membatasi penciptaan uang yang tidak disertai dengan nilai tambah. Sebagai kesimpulan, penerapan larangan-larangan transaksi dalam Islam ini tidak hanya memenuhi tujuan religius, tetapi juga secara nyata menyediakan landasan structural yang kokoh bagi terciptanya sistem keuangan global yang inklusif, kohesif, adil, dan tangguh.
References
1. Ahmed, H. (2011). Product Development in Islamic Banks. Edinburgh: Edinburgh University Press.
2. Al-Ghazali, A. H. (1901). Ihya 'Ulum al-Din. Kairo: Al-Maktabah al-Tijariyyah al-Kubra.
3. Ascarya. (2014). Penyebab Krisis Finansial Global dan Solusi Paradigma Ekonomi Islam. Jurnal Ekonomi Islam, 6(2), 181–212.
4. Askari, H., Iqbal, Z., & Mirakhor, A. (2010). Globalization and Islamic Finance: Convergence, Prospects, and Challenges. Singapore: John Wiley & Sons (Asia).
5. Askari, H., Iqbal, Z., & Mirakhor, A. (2012). Risk Sharing in Finance: The Islamic Alternative. John Wiley & Sons.
6. Asy-Syatibi, A. I. (1997). Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syariah. Kairo: Dar Ibn Affan.
7. Ayub, M. (2007). Understanding Islamic Finance. Chichester: John Wiley & Sons.
8. Bank Indonesia. (2016). Menguak Stabilitas Sistem Keuangan: Konsep, Indikator, dan Mekanisme Transmisi. Jakarta: Bank Indonesia Institute.
9. Chapra, M. U. (2000). Why has Islam Prohibited Interest? Rationale behind the Prohibition of Riba. In An Introduction to Islamic Finance (pp. 5–20). Islamabad: Islamic Research Institute.
10. Chapra, M. U. (2008). The Global Financial Crisis: Can Islamic Finance Help Minimize Severity and Frequency?. Journal of King Abdulaziz University: Islamic Economics, 21(2), 27–42.
11. Dusuki, A. W., & Abozaid, A. (2007). A Critical Appraisal on the Challenges of Realizing Maqasid al-Shariah in Islamic Banking and Finance. IIUM Journal of Economics and Management, 15(2), 143–165.
12. El-Komi, M., & Croson, R. (2013). Experiments in Islamic microfinance. Journal of Economic Behavior & Organization, 95, 252–269.
13. Jobst, A. A. (2013). Derivatives in Islamic finance: Examining the role of shari'ah principles in modern risk management. In M. K. Hassan & M. Mahlknecht (Eds.), Islamic Capital Markets: Products and Strategies (pp. 177–196). John Wiley & Sons.
14. Mirakhor, A., & Krichene, N. (2009). The Recent Financial Crisis and Islamic Finance. IsDB Working Paper Series, No. 1431. Jeddah: Islamic Development Bank.
15. Mirakhor, A., & Krichene, N. (2014). Financial crisis, systemic risk, and the role of Islamic finance. In Z. Iqbal & A. Mirakhor (Eds.), Economic Development and Islamic Finance (pp. 237–264). World Bank Publications.
16. Smolo, E., & Mirakhor, A. (2010). The global financial crisis and its implications for the Islamic financial industry. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 3(4), 372–385.
17. Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














