Penerapan Tata Rias Karakter Badut Pierrot dalam Menciptakan Tampilan Karakter yang Ekspresif

Authors

  • Alda Lestia Ananda Universitas Negeri Semarang
  • Intan Santika Permatasari Universitas Negeri Semarang
  • Aulia Nur Hermawan Universitas Negeri Semarang
  • Maysya Majesty Tara Bahan Universitas Negeri Semarang
  • Elina Sudi Dwi Ariyani Universitas Negeri Semarang
  • Mutiara Putri Setyawan Universitas Negeri Semarang
  • Anik Maghfiroh Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14415

Keywords:

Ekspresi, Pierrot, Tata Rias, Karakter, Visual Dramatis

Abstract

Tata rias karakter merupakan salah satu elemen visual paling penting dalam seni pertunjukan yang berperan dalam membentuk identitas, psikologi, dan ekspresi suatu tokoh. Salah satu karakter klasik yang memiliki ciri khas visual kuat dan ikonik adalah badut Pierrot, sosok dari tradisi Commedia dell'arte yang dikenal dengan sifat melankolisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penerapan tata rias karakter badut Pierrot dalam menciptakan tampilan karakter yang ekspresif, dramatis, dan mampu mengomunikasikan emosi tanpa kata-kata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan praktik langsung, di mana peneliti bertindak sebagai pengamat sekaligus aplikator tata rias. Data dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, dan dokumentasi visual selama proses penerapan tata rias pada model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan warna putih sebagai dasar wajah, garis-garis hitam pada area mata dan alis, serta manipulasi bentuk bibir mampu memperkuat identitas visual karakter Pierrot. Kontras warna hitam dan putih yang dipadukan dengan tarikan garis ke bawah berhasil menciptakan kesan melankolis, tragis, misterius, dan ekspresif. Selain itu, perpaduan tata rias dengan kostum monokromatik, penataan rambut, properti balon hitam, dan bahasa tubuh turut memperkuat karakterisasi secara keseluruhan. Dengan demikian, tata rias karakter tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi kosmetik, tetapi juga sebagai instrumen pembentukan karakter yang penting dalam meningkatkan kekuatan ekspresi visual dan menyampaikan narasi emosional tokoh Pierrot.

References

1. Barton, L. (2022). The art of character makeup: Techniques for stage and screen. Routledge Press. https://doi.org/10.4324/9781003254123

2. Corson, R., Glavan, J., & Beverly, B. (2021). Stage makeup (11th ed.). Routledge. https://www.taylorfrancis.com/books/mono/10.4324/9780429433603/stage-makeup

3. Gage, J. (2022). Color and meaning: Art, science, and symbolism in performing arts. University of California Press. https://www.ucpress.edu/book/9780520226111

4. Kusumastuti, A. (2023). Aplikasi tata rias karakter teaterikal dalam meningkatkan ekspresi dramatik aktor. Jurnal Seni Pertunjukan dan Tata Rias Visi, 8(2), 112–125. https://doi.org/10.26742/visi.v8i2.215

5. Mulyana, D., & Rahayu, S. (2021). Estetika monokrom pada desain kostum dan tata rias karakter Commedia dell'arte. Jurnal Kriya dan Seni Rupa Nusantara, 5(1), 45–58. https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/kriya/article/view/812

6. Oktaviana, V., & Koli, M. L. (2024). Pertunjukan teater “Letting Go” terinspirasi dari kasus krisis identitas pada seorang aktor (eksplorasi make-up sebagai perubahan identitas). Jurnal Ilmu Budaya, 21(1), 1–19.

7. Permata, R. D., Nurhayati, I., & Ihsani, A. N. N. (2026). Analisis visual rias wajah karakter topeng Kelana dalam karya The Tale of Kelana. Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan, 6(2), 796–805.

8. Pratama, R. A. (2024). Psikologi visual pada karakter badut tragedi: Studi kasus Pierrot dan Joker. Jurnal Psikologi Seni dan Desain, 12(3), 201–218. https://doi.org/10.15294/jpsd.v12i3.10922

9. Puspitasari, A. R. S. (n.d.). Rias karakter tokoh Dharmaputra Ra Kuti pada pergelaran Mentari Pagi di Bumi Wilwatikta.

10. Putri, A. A., & Kusumastuti, A. (2026). Adaptasi buah merah Papua sebagai sumber ide kreatif tata rias fantasi. Panthera: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains dan Terapan, 6(4), 2200–2217.

11. Riwayani, R., & Maida, A. N. (2026). Pagelaran tata rias. Penerbit Tahta Media.

12. Sahid, N., Judijanto, L., Dewojati, C., Junaidi, J., Yuliadi, K., Jaeni, J., ... & Yudiaryani, Y. (2026). Pendekatan interdisipliner dalam teater. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

13. Sari, I. N., & Hartono, B. (2022). Teknik dasar face painting untuk kebutuhan cosplay dan theatrical act. Jurnal Tata Rias dan Kecantikan, 10(1), 33–47. https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jtrk/article/view/14532

14. Storey, R. F. (2023). Pierrot: A critical history of a mask (Rev. ed.). Princeton University Press. https://press.princeton.edu/books/paperback/9780691238451

15. Utami, W. W. (2025). Pengaruh bentuk garis pada tata rias wajah terhadap persepsi emosi penonton teater. Jurnal Imajinasi Seni, 9(1), 88–102. https://doi.org/10.15294/imajinasi.v9i1.15673

16. Wahyudi, A. T. (2021). Peran tata rias dalam membangun identitas visual tokoh pantomim di Indonesia. Jurnal Lakon: Jurnal Kajian Sastra dan Budaya, 10(2), 150–165. https://e-journal.unair.ac.id/LAKON/article/view/28901

17. Wilwatikta, T. M. P. D. B., & Adhisa, S. (n.d.). Rias karakter Sagopa dalam pergelaran teater.

Downloads

Published

19-10-2026

How to Cite

Ananda, A. L., Permatasari, I. S., Hermawan, A. N., Bahan, M. M. T., Ariyani, E. S. D., Setyawan, M. P., & Maghfiroh, A. (2026). Penerapan Tata Rias Karakter Badut Pierrot dalam Menciptakan Tampilan Karakter yang Ekspresif. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 10415–10423. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14415