Pengaruh Ekspor, Impor, Nilai Tukar, dan Investasi terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia

Authors

  • Suci Zahara Putri Universitas Islam Sumatera Utara
  • Fauzi Fauzi Universitas Islam Sumatera Utara
  • Amrani Amrani Universitas Islam Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14398

Keywords:

Ekspor, Impor, Kurs, Foreign Direct Investment, Jumlah Uang Beredar M2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Ekspor, Impor, Kurs, dan Foreign Direct Investment (FDI) terhadap Jumlah Uang Beredar M2 di Indonesia selama periode 1995–2025. Jumlah uang beredar merupakan salah satu indikator penting dalam perekonomian karena berkaitan dengan aktivitas ekonomi, stabilitas moneter, dan perkembangan sektor keuangan. Perubahan aktivitas perdagangan internasional, nilai tukar, serta aliran investasi asing dapat memengaruhi kondisi moneter suatu negara, termasuk jumlah uang beredar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder runtut waktu (time series) tahunan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), World Bank, dan International Monetary Fund (IMF). Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS) menggunakan perangkat lunak EViews 10. Pengujian stasioneritas dilakukan menggunakan metode Augmented Dickey-Fuller (ADF) dan menunjukkan bahwa seluruh variabel telah stasioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Kurs berpengaruh positif dan signifikan terhadap Jumlah Uang Beredar M2 dengan nilai probabilitas sebesar 0.0000 serta menjadi variabel paling dominan dalam model. Variabel Impor juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai probabilitas sebesar 0.0353, sedangkan Ekspor dan FDI tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F-statistik sebesar 315.0323 dan probabilitas 0.0000. Nilai Adjusted R² sebesar 0.9767 menunjukkan bahwa 97,67% variasi Jumlah Uang Beredar M2 dapat dijelaskan oleh keempat variabel independen, sedangkan sisanya sebesar 2,33% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan pentingnya memperhatikan perkembangan nilai tukar dan aktivitas impor dalam memahami perubahan jumlah uang beredar di Indonesia.

References

1. Aizenman and R. Glick, “Sterilization, monetary policy, and global financial integration,” Review of International Economics, vol. 17, no. 4, pp. 777–801, 2009. https://doi.org/10.1111/j.1467-9396.2009.00848.x

2. Badan Pusat Statistik, Statistik Indonesia, 2025. https://www.bps.go.id/ (publikasi statistik; DOI tidak terverifikasi).

3. Bank Indonesia, Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia, 2025. https://www.bi.go.id/ (publikasi statistik; DOI tidak terverifikasi).

I. Fisher, The Purchasing Power of Money. New York: Macmillan, 1911. (Buku; DOI tidak terverifikasi).

4. M. Friedman, Inflation: Causes and Consequences. Asia Publishing House, 1963. (Buku; DOI tidak terverifikasi).

5. International Monetary Fund, International Financial Statistics, 2025. https://data.imf.org/ (basis data; DOI tidak terverifikasi).

6. J. M. Keynes, The General Theory of Employment, Interest and Money. London: Macmillan, 1936. (Buku; DOI tidak terverifikasi).

7. P. R. Krugman, M. Obstfeld, and M. J. Melitz, International Economics: Theory and Policy, 11th ed. Pearson, 2018. (Buku; DOI tidak terverifikasi).

8. N. G. Mankiw, Macroeconomics, 10th ed. Worth Publishers, 2019. (Buku; DOI tidak terverifikasi).

9. Rusiadi, A. Novalina, and W. I. Sari, “Kemampuan panel auto regressive distributed lag dalam mendeteksi transmisi moneter negaraBRICI,” Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, vol. 6, no. 1, pp. 1–12, 2018. (DOI tidak terverifikasi).

10. R. R. Syah, “Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah uang beredar di Indonesia periode 2002–2014,” Jurnal Ekonomi Pembangunan, vol. 5, no. 2, pp. 45–58, 2017. (DOI tidak terverifikasi).

11. F. A. Wirakusuma and D. S. Dewanti, “Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah uang

12. beredar di Indonesia dengan pendekatan VAR tahun 1990–2020,” Jurnal Ekonomi dan Bisnis, vol. 11, no. 1, pp. 23–35, 2023. (DOI tidak terverifikasi).

13. World Bank, World Development Indicators, 2025. https://data.worldbank.org/ (basis data; DOI tidak terverifikasi).

14. D. A. Dickey and W. A. Fuller, “Distribution of the estimators for autoregressive time series with a unit root,” Journal of the American Statistical Association, vol. 74, pp. 427–431, 1979. https://doi.org/10.1080/01621459.1979.10482531

15. M. H. Pesaran, Y. Shin, and R. J. Smith, “Bounds testing approaches to the analysis of level relationships,” Journal of Applied Econometrics, vol. 16, pp. 289–326, 2001. https://doi.org/10.1002/jae.616.

Downloads

Published

16-10-2026

How to Cite

Putri, S. Z., Fauzi, F., & Amrani, A. (2026). Pengaruh Ekspor, Impor, Nilai Tukar, dan Investasi terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia . Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 10253–10261. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14398