Analisis Proses Impor dan Pengadaan Perlengkapan Kapal pada PT Anugrah Sukses Marine

Authors

  • Khairani Alawiyah Matondang Universitas Negeri Medan
  • Yastri Dwinarti Sihite Universitas Negeri Medan
  • Larissa Evelin Saragih Universitas Negeri Medan
  • Lisbet Saulintia Sitanggang Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14339

Keywords:

Impor, Pengadaan, Perlengkapan Kapal, Tali Kapal, PT Anugrah Sukses Marine

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses pengadaan dan impor perlengkapan kapal pada PT Anugrah Sukses Marine, mencakup jenis dan asal barang yang diadakan serta kendala yang dapat muncul dalam pemenuhan barang dari luar negeri. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif karena berfokus pada penggambaran proses dan kondisi yang ditemukan di lapangan, bukan pada pengolahan data secara statistik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan menyediakan berbagai perlengkapan kapal dan alat angkat; sebagian diperoleh dari luar negeri (Korea, Cina, dan Belanda), sedangkan sebagian lainnya berasal dari pemasok lokal. Perlengkapan yang diamati meliputi tali doyang, tali kapal, tali bawah, kisyuredan, topstren, dan webbing. Informasi pada situs perusahaan juga menunjukkan adanya produk tali kapal asal Korea dan webbing sling dari Technotex Holland. Proses pengadaan terdiri atas penentuan kebutuhan dan spesifikasi barang, pemilihan pemasok, pemesanan, pengiriman, pemeriksaan, serta penyimpanan dan distribusi, yang sejalan dengan prosedur pengadaan barang impor dalam penelitian terdahulu. Impor membantu perusahaan memenuhi kebutuhan perlengkapan kapal yang tidak seluruhnya tersedia di dalam negeri. Meskipun demikian, kesesuaian spesifikasi, kualitas barang, kelengkapan dokumen, waktu pengiriman, biaya, ketersediaan barang, dan aturan perdagangan yang berlaku tetap perlu diperhatikan. Penggunaan beberapa sumber pemasok membantu pemenuhan kebutuhan barang, tetapi menuntut pengelolaan pemasok dan persediaan yang baik.

References

1. Bakhtiar, A., Rahmadani, D., Lathuihamalo, D., & Maulana, B. (2021). Analisis pemilihan supplier menggunakan metode Analytical Network Process (ANP) pada pengadaan komponen Rail Pad 158-7 (studi kasus: PT Pindad Persero). J@ti Undip: Jurnal Teknik Industri, 16(1), 1–9. https://doi.org/10.14710/jati.16.1.1-9.

2. Christopher, M. (2016). Logistics & Supply Chain Management (5th ed.). Pearson Education.

3. Dickson, G. W. (1966). An analysis of vendor selection systems and decisions. Journal of Purchasing, 2(1), 5–17.

4. Donaldson, B. (1995). Supplier selection criteria on the service dimension: Some empirical evidence. European Journal of Purchasing & Supply Management, 1(4), 209–217.

5. Ellram, L. M. (1990). The supplier selection decision in strategic partnerships. Journal of Purchasing and Materials Management, 26(4), 8–14. https://doi.org/10.1111/j.1745-493X.1990.tb00515.x.

6. Habibah, N., & Kusumastuti, R. D. (2020). Determining criteria for supplier selection in the Indonesian oil and gas industry. The South East Asian Journal of Management, 14(2), Article 5.

7. Kim, H., Sefcik, J. S., & Bradway, C. (2017). Characteristics of qualitative descriptive studies: A systematic review. Research in Nursing & Health, 40(1), 23–42. https://doi.org/10.1002/nur.21768.

8. Nydick, R. L., & Hill, R. P. (1992). Using the Analytic Hierarchy Process to structure the supplier selection procedure. International Journal of Purchasing and Materials Management, 28(2), 31–36. https://doi.org/10.1111/j.1745-493X.1992.tb00561.x.

9. PT Anugrah Sukses Marine. 2025. Mooring Line / Mooring Rope. PT Anugrah Sukses Marine. https://www.asmarines.com/mooring-line-mooring-rope

10. Republik Indonesia. (2006). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan

11. Sandelowski, M. (2000). Whatever happened to qualitative description? Research in Nursing & Health, 23(4), 334–340.

12. Tiblola, L. I. T., Aminullah, A., & Nugroho, A. S. B. (2024). Analysis of supplier selection criteria using fuzzy analytical hierarchy process by contractors in Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 30(1), 112–128. https://doi.org/10.21831/jptk.v30i1.68323.

13. United Nations Conference on Trade and Development. (2024). Review of Maritime Transport 2024: Navigating Maritime Chokepoints. United Nations.

14. Weber, C. A., Current, J. R., & Benton, W. C. (1991). Vendor selection criteria and methods. European Journal of Operational Research, 50(1), 2–18. https://doi.org/10.1016/0377-2217(91)90033-R.

15. World Bank. (2023). Connecting to Compete 2023: Trade Logistics in an Uncertain Global Economy—The Logistics Performance Index and Its Indicators. World Bank. https://lpi.worldbank.org/.

16. World Bank. (2024). World Integrated Trade Solution (WITS): Indonesia imports, 2024. https://wits.worldbank.org/trade/comtrade/en/country/IDN/year/2024/tradeflow/Imports/partner/ALL.

Downloads

Published

15-10-2026

How to Cite

Matondang, K. A., Sihite, Y. D., Saragih, L. E., & Sitanggang, L. S. (2026). Analisis Proses Impor dan Pengadaan Perlengkapan Kapal pada PT Anugrah Sukses Marine . Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 10026–10034. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14339