Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Pasar Valuta Asing dan Sistem Nilai Tukar: Studi Literatur
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14306Keywords:
Pandemi COVID-19, Pasar Valuta Asing, Sistem Nilai TukarAbstract
Pandemi COVID-19 menimbulkan perubahan besar dalam perekonomian dunia, termasuk pada pasar valuta asing dan sistem nilai tukar di Indonesia. Meningkatnya ketidakpastian ekonomi, terganggunya perdagangan internasional, serta perubahan aliran modal memberikan tekanan terhadap stabilitas mata uang, khususnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pandemi COVID-19 terhadap pasar valuta asing dan sistem nilai tukar serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pergerakan mata uang selama masa krisis. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari artikel jurnal ilmiah, penelitian terdahulu, dan publikasi yang berkaitan dengan ekonomi internasional serta kebijakan moneter. Data tersebut dianalisis secara deskriptif melalui pengelompokan dan perbandingan hasil penelitian untuk memperoleh pemahaman mengenai perubahan nilai tukar selama pandemi. Hasil kajian menunjukkan bahwa gejolak pasar valuta asing tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik, tetapi juga oleh meningkatnya permintaan dolar Amerika Serikat, perubahan perilaku investor, ketidakpastian pasar global, dan kebijakan moneter negara maju. Pada awal pandemi, tekanan terhadap mata uang negara berkembang meningkat seiring dengan perpindahan investor menuju aset yang dianggap lebih aman. Selanjutnya, kebijakan penyediaan likuiditas dan intervensi pasar membantu meredakan sebagian tekanan tersebut. Dalam konteks Indonesia, Bank Indonesia melakukan berbagai langkah stabilisasi untuk menjaga pergerakan rupiah. Kajian ini menegaskan bahwa ketahanan sistem nilai tukar memerlukan pengelolaan cadangan devisa, kebijakan moneter yang tepat, serta koordinasi antarlembaga. Dengan demikian, pemahaman terhadap faktor global menjadi penting dalam merumuskan kebijakan untuk menghadapi gejolak keuangan pada masa mendatang.
References
[1] M. S. F. Ramadhan, A. Febrianti, P. Dianawati, N. Istikomah, and A. Setiawan, “The impact of exchange rate, inflation, BI7DRR, and money supply on the efficiency of Indonesian commercial banks 2018–2024 period: An error correction model,” J. Soc. Soc., vol. 5, no. 1, pp. 14–27, 2025, doi: 10.54065/jss.5.1.2025.609.
[2] I. M. Akhsan, A. S. Maharani, and I. N. Baity, “Monetary policy analysis in Indonesia: The dynamic relationship between the BI rate, inflation, and the rupiah exchange rate,” in Proceedings of the International Conference on Data Science and Official Statistics, 2025, pp. 1016–1031. doi: 10.34123/icdsos.v2025i1.689.
[3] R. Andni and M. Said, “Determinant of Islamic stock index in Indonesia pre and post pandemic era vaccine,” J. Islam. Econ. Lariba, vol. 8, no. 1, pp. 85–100, 2022, doi: 10.20885/jielariba.vol8.iss1.art6.
[4] M. R. Susila and F. A. Pradhani, “The role of exchange rate as a moderator of the influence of macroeconomic variables on the IDX Composite,” Int. Res. J. Econ. Manag. Stud., vol. 4, no. 5, pp. 50–58, 2025, doi: 10.56472/25835238/IRJEMS-V4I5P107.
[5] I. M. Fund, “Special Series on COVID-19: Monetary and Financial Policy Responses for Emerging Market and Developing Economies,” International Monetary Fund, Washington, DC, USA, 2020. [Online]. Available: https://www.imf.org/-/media/Files/Publications/covid19-special-notes/enspecial-series-on-covid19monetary-and-financial-policy-responses-for-emerging-market-and-developin.ashx
[6] K. Kohler and E. Stockhammer, “Flexible exchange rates in emerging markets: Shock absorbers or drivers of endogenous cycles?,” Post Keynesian Economics Society, 2022. [Online]. Available: https://postkeynesian.net/media/working-papers/PKWP2205.pdf
[7] M. Obstfeld and H. Zhou, “The global dollar cycle,” Brookings Pap. Econ. Act., vol. 2022, no. 2, pp. 1–60, 2022, [Online]. Available: https://www.brookings.edu/wp-content/uploads/2022/09/BPEA-FA22_WEB_Obstfeld-Zhou.pdf
[8] C. Diaz, “In USD we trust: Is the strength of the safe-haven effect on US dollars dwindling?,” Emory University, 2021. [Online]. Available: https://etd.library.emory.edu/concern/etds/br86b487x
[9] A. Gevorkyan and T. Khemraj, “Dominant currency and exchange market pressure,” Center for Economic Research and Teaching, 2021. [Online]. Available: https://cert-net.com/files/AMSC 2021_A.Gevorkyan_T.Khemraj_CERT.pdf
[10] J. Aizenman, H. Ito, and G. K. Pasricha, “Central bank swap arrangements in the COVID-19 crisis,” National Bureau of Economic Research, 2021. doi: 10.3386/w28585.
[11] I. Arif, A. Saeed, and U. Farooq, “The behaviour of forex market during the first and second wave of COVID-19: A wavelet analysis,” Appl. Econ. Lett., vol. 29, no. 19, pp. 1799–1803, 2022, doi: 10.1080/13504851.2021.1962508.
[12] R. Karim, “Impact of COVID-19 on exchange rate volatility of Bangladesh: Evidence through GARCH model,” 2024. doi: 10.48550/arXiv.2403.02560.
[13] I. Salim, “COVID-19 and the foreign exchange market: An analysis of the pandemic’s effect on exchange rates,” Georgia Southern University, 2022. [Online]. Available: https://digitalcommons.georgiasouthern.edu/honors-theses/770
[14] W. Bazán-Palomino and D. Winkelried, “FX markets’ reactions to COVID-19: Are they different?,” Int. Econ., vol. 168, pp. 50–58, 2021, doi: 10.1016/j.inteco.2021.09.002.
[15] C. Balint and C. Bordea, “Was the foreign exchange market affected by the pandemic crisis?,” Finanțe – Provocările Viitorului, vol. 1, no. 23, pp. 125–135, 2021, [Online]. Available: https://ideas.repec.org/a/aio/fpvfcf/v1y2021i23p125-135.html
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














