Kreativitas Siswa dalam Pembelajaran Sejarah: Kajian Bentuk Kreativitas, Proses Pembelajaran, serta Faktor Pendukung dan Penghambatnya di MAN 1 Kabupaten Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14284Keywords:
Kreativitas Siswa, Pembelajaran Sejarah, Madrasah, MAN 1 Kabupaten GorontaloAbstract
Kreativitas penting dikembangkan dalam pembelajaran sejarah agar siswa tidak sekadar menghafal peristiwa, tetapi kemunculannya pada madrasah belum banyak dikaji dan belum tentu merata pada semua siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) kreativitas siswa dalam pembelajaran sejarah, (2) proses pembelajaran sejarah dalam mengembangkan kreativitas siswa, dan (3) faktor pendukung dan penghambatnya di MAN 1 Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan pada April 2026 melalui observasi, wawancara dengan dua guru sejarah, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, dan dua siswa, serta dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kreativitas siswa tergolong cukup baik tetapi belum optimal, tampak pada kemampuan mengemukakan pendapat, berdiskusi, mempresentasikan hasil, mencari informasi tambahan, serta membuat poster, video pembelajaran, PowerPoint, peta konsep, dan makalah; (2) proses pembelajaran mendukung kreativitas melalui diskusi kelompok, presentasi, permainan edukatif, dan pembelajaran berbasis proyek yang dipadukan dengan media digital dan pendekatan kontekstual, dengan guru berperan sebagai fasilitator dan motivator; (3) pengembangan kreativitas didukung oleh metode yang bervariasi, dukungan guru, media, kerja kelompok, dan dukungan madrasah, tetapi dihambat oleh perbedaan kemampuan siswa, kurangnya kepercayaan diri, keterbatasan proyektor dan jaringan internet, serta keterbatasan waktu.
References
1. Ardiansyah, A. S. (2024). Meningkatkan kemampuan berpikir kreatif melalui inovasi buku ajar berbasis tantangan dan konteks STEM dengan bantuan Nearpod. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 11(2).
2. Asmara, Y. (2019). Pembelajaran sejarah menjadi bermakna dengan pendekatan kontekstual. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora, 2(2), 105–120.
3. Bastaman, W. W. (2018). Media film dokumenter sebagai upaya peningkatan historical awareness sejarah lokal di Kota Rangkasbitung melalui pembelajaran sejarah. Bihari: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Ilmu Sejarah, 1(1), 46–51.
4. Fuadi, H. N. (2020). Free inquiry methods: Upaya meningkatkan kreativitas dan minat belajar siswa pada mata pelajaran Sejarah Indonesia di SMA Negeri 1 Gondang, Bojonegoro. Jurnal Pendidikan Madrasah, 5(1), 35–42. https://doi.org/10.14421/jpm.2020.51-05
5. Handy, M. R. N. (2021). Pembelajaran sejarah dalam membangun historical awareness dan sikap nasionalisme pada peserta didik. Prabayaksa: Journal of History Education, 1(1), 49-90.
6. Harpizon, H. A., dkk. (2022). Analisis sentimen komentar di YouTube tentang ceramah Ustadz Abdul Somad menggunakan algoritma Naïve Bayes. Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi, 5(1), 131–140.
7. Ifadah, R., Rahmah, E. N., & Fatimah, F. S. N. (2021). Penerapan metode tasmi' dalam meningkatkan kualitas hafalan siswa MI. IQ (Ilmu Al-Qur'an): Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 101–120.
8. Jalinus, N., & Ambiyar. (2016). Media dan sumber pembelajaran. Kencana Prenada Media Group.
9. Lestari, G. P., Syihabuddin, Kosasih, A., & Somad, M. A. (2023). The effectiveness of interactive reading models in improving early students language skills. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 22(9), 280–295.
10. Mita, S., Lestari, E. T., & Irawani, F. (2023). Analisis kreativitas belajar siswa pada pembelajaran sejarah di kelas XI SMA Negeri 01 Sebangki. Historica Didaktika: Jurnal Sejarah, Budaya dan Sosial, 3(1), 29–36.
11. Muhtarom, H., Robin, A. A., & Andi. (2022). Pemanfaatan museum tour virtual sebagai sumber media pembelajaran sejarah di era digitalisasi. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 8(2), 111–118.
12. Nurfajriani, W. V., Ilhami, M. W., Mahendra, A., Afgani, M. W., & Sirodj, R. A. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(17), 826–833.
13. Simbolon, P. B. (2023). Pendidikan sejarah sebagai penguat pendidikan karakter. [nama jurnal, cek], 2(1), 95–101.
14. Wilda, M., Hidayat, S., & Purmintasari, Y. D. (2025). Analisis kreativitas belajar siswa dalam pembelajaran sejarah kelas X SMAS PGRI 02 Kembayan Kabupaten Sanggau. Historica Didaktika: Jurnal Sejarah, Budaya dan Sosial, 5(2), 122–134.
15. Yulyawati, R. K., Wijayanti, Y., & Budiman, A. (2024). Pembelajaran sejarah dengan metode bermain peran untuk meningkatkan kreativitas siswa. J-KIP: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 5(3), 853–860.
16. Zahro, M., Sumardi, & Marjono. (2017). Penerapan pendidikan karakter dalam pengajaran sejarah. Jurnal Historica, 1(1), 1–11.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














