Pengaruh Kemudahan Penggunaan, Keamanan Sistem, dan Persepsi Manfaat terhadap Minat Generasi Z dalam Menggunakan QRIS
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14263Keywords:
Kemudahan Penggunaan, Keamanan Sistem, Manfaat, Minat Menggunakan, QRIS, Generasi ZAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan penggunaan, keamanan sistem, dan persepsi manfaat terhadap minat Generasi Z dalam menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran non-tunai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi Generasi Z yang mengetahui sistem pembayaran QRIS. Sampel ditentukan melalui teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling dan melibatkan 100 responden. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan Google Form dengan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda. Sebelum pengujian hipotesis, instrumen penelitian diuji melalui uji validitas dan reliabilitas, sedangkan kelayakan model diuji dengan uji normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinieritas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan QRIS dengan nilai signifikansi 0,018. Keamanan sistem juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,005, sedangkan persepsi manfaat berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,007. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,779 menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan, keamanan sistem, dan persepsi manfaat secara bersama-sama mampu menjelaskan 77,9% variasi minat Generasi Z dalam menggunakan QRIS, sedangkan 22,1% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa kemudahan, keamanan, dan manfaat yang dirasakan merupakan faktor penting dalam mendorong minat penggunaan QRIS di kalangan Generasi Z. Oleh karena itu, pengembangan layanan pembayaran digital perlu mempertahankan kemudahan operasional, memperkuat perlindungan transaksi dan data pengguna, serta meningkatkan manfaat praktis agar penggunaan QRIS semakin berkelanjutan.
References
1. Abrilia, N. D. & T. S. (2020). PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN DAN FITUR LAYANANTERHADAP MINAT MENGGUNAKAN E-WALLET PADA APLIKASI
2. DANA DI SURABAYA. Jurnal Pendidikan Tata Niaga (JPTN),8 No 3 Tahun 2020.
3. Aini, R. (2025). The influence of perceived benefits, trust, and ease of use on the interest in using the QRIS payment system. Retrieved from
4. https://www.newinera.com/index.php/JournalLaBisecoman/article/view/2616
5. Aji, H. M., Berakon, I., & Husin, M. M. (2020). COVID-19 and e-wallet usage intention: A multigroup analysis between Indonesia and Malaysia. Cogent Business & Management, 7(1),
6. 1804181. https://doi.org/10.1080/23311975.2020.1804181
7. Al Ansori, M. M., & Lestari, E.P. (2025). The effect of perceived ease of use, perceived benefits, and perceived risks on the intention to use QRIS.
8. https://journal.lifescifi.com/index.php/RH/article/view/715
9. Anggraini, et al. (2024). The influence of perceived benefits and security of QRIS on behavioral intention. https://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jmdk/article/download/15027/pdf
10. Bank Indonesia. (2024). Laporan tahunan Bank Indonesia 2024. Bank Indonesia. https://www.bi.go.id
11. Bank Indonesia. (2020). Peraturan Bank Indonesia Nomor 22/23/PBI/2020 tentang Sistem Pembayaran. https://www.bi.go.id
12. Bank Indonesia. (2021). Peraturan Bank Indonesia Nomor 23/6/PBI/2021 tentang Penyedia Jasa Pembayaran. https://www.bi.go.id
13. Bank Indonesia. (2023). Peraturan Bank Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen Bank Indonesia. https://www.bi.go.id
14. Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008
15. Ikwanto, A. N. P., & Indriani, F. (2024). The impact of perceived usefulness, perceived ease of use, and digital literacy on QRIS adoption. Research Horizon. https://journal.lifescifi.com/index.php/RH/article/view/422
16. Lubis, N. K. (2024). Unlocking the path to adoption: Exploring the effect of intention to use to actual use QRIS payment systems.
17. https://proceeding.pancabudi.ac.id/index.php/ICEEGLOF/article/view/102
18. National Institute of Standards and Technology. (2024). The NIST cybersecurity framework (CSF)
19. 2.0 (NIST Cybersecurity White Paper No. 29). U.S. Department of Commerce. https://doi.org/10.6028/NIST.CSWP.29
20. Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan 2024. Otoritas Jasa Keuangan. https://www.ojk.go.id
21. Pangesti, M. P., & Haq, A. (2026). Pengaruh kemudahan, keamanan, dan kepercayaan penggunaan QRIS dan impulse buying terhadap akuntabilitas dan transparansi pencatatan keuangan Generasi Z di era cashless society. Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial, 7(2), 1697–1171. https://doi.org/10.38035/jmpis.v7i2.7588
22. Pertiwi, F. R. P., Suasri, E., Suwarno, T. E., & Bandi, M. H. (2025). The influence of perceived usefulness and perceived ease of use on intention to use QRIS.
23. https://qemsjournal.org/index.php/qems/article/download/4040/2473
24. Rahmawati, A., & Murtanto, M. (2023). Pengaruh persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan uang elektronik (QRIS) pada mahasiswa akuntansi. Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(1), 1247-1256.
25. Ramayanti, Rizka. (2024). International Journal of Finance & Banking Studies. (2024). Understanding user perceptions of QRIS in Indonesia. Retrieved from https://www.ssbfnet.com/ojs/index.php/ijfbs/article/view/3887
26. Resiana. (2025). PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN, PERSEPSI MANFAAT DAN PERSEPSI KEAMANAN TERHADAP KEPUTUSAN PENGGUNAAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS) PADA GENERASI Z DI KECAMATAN TUAH MADANI KOTA PEKANBARU.
27. Sahabuddin, R., Azhari, et al.(2025). Pengaruh Manfaat dan Kemudahan Penggunaan QRIS terhadap Minat Pengguna di Kalangan Gen Z Melalui Kepuasan Pelanggan.
28. Setyaningsih, A. W. (2023). Analysis of perceived usefulness, perceived security, and perceived ease of use on intention to use QRIS through trust as mediation in DKI Jakarta.
29. https://scholarsnetwork.org/journal/index.php/ijeb/article/view/161
30. Widyastuti, T. A. R., Iqbal Ramadhani Mukhlis, Henrietta Imelda Tondong, Rahmawati Ning Utami, Shelvy Kurniawan, Aryawira Pratama, Arwizet K, Yoseb Boari, Musran Munizu, Resnita Dewi, Adolfina Krisfu, Nita Purnamasari, Lailatur Rohmah, Saktisyahputra, Sri Yani Kusumastuti, & Mohammad Djamil M. (2024). Metodologi Penelitian (Panduan Lengkap Penulisan Karya Ilmiah). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
31. World Bank. (2022). The Global Findex Database 2021: Financial inclusion, digital payments, and resilience in the age of COVID-19. World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1897-4
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














