Tantangan dan Solusi dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Teknologi Diera Digital di SMPN 1 Sukamulia Kecamatan Sukamulia Kebupaten Lombok Timur NTB
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14255Keywords:
Kurikulum Berbasis Teknologi, Era Digital, Tantangan, Solusi, Pembelajaran DigitalAbstract
Perkembangan teknologi digital memberikan perubahan terhadap proses penyelenggaraan pendidikan, termasuk dalam implementasi kurikulum dan pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan dan solusi dalam implementasi kurikulum berbasis teknologi di era digital di SMPN 1 Sukamulia kecamatan Sukamulia Kebupaten Lombok Timur NTB. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan peserta didik sebagai sumber data. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis teknologi di SMPN 1 Sukamulia menghadapi enam tantangan utama, yaitu keterbatasan sarana dan prasarana serta akses internet, perbedaan kemampuan guru dalam menggunakan teknologi, perubahan paradigma pembelajaran, keamanan dan privasi data, distraksi peserta didik dalam penggunaan perangkat digital, serta keterbatasan pelatihan teknologi bagi guru. Solusi yang dilakukan sekolah meliputi optimalisasi fasilitas yang tersedia, perbaikan dan pengadaan perangkat secara bertahap, pengaturan penggunaan laboratorium komputer dan LCD secara bergiliran, peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan dan pendampingan, berbagi pengalaman antarguru, penerapan pembelajaran digital secara bertahap, pengawasan penggunaan perangkat oleh peserta didik, serta peningkatan kesadaran mengenai keamanan dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis teknologi tidak hanya membutuhkan ketersediaan perangkat, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, dukungan sekolah, dan kemampuan menyesuaikan teknologi dengan kebutuhan pembelajaran.
References
1. Baroroh, A. Z., Kusumastuti, D. A., & Kamal, R. (2024). Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa, 2(4), 269–286.
2. Cholik, C. A. (2021). Perkembangan teknologi informasi komunikasi/ICT dalam berbagai bidang. Jurnal Fakultas Teknik UNISA Kuningan, 2(2), 39–46.
3. Daryanto, & Karim, S. (2017). Pembelajaran abad 21. Gava Media.
4. Ekantiningsih, P. D., & Sukirman, D. (2023). Trends of education and training teacher competency in information and communication technology. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 10(1), 87–105.
5. Fitriyadi, H. (2013). Integrasi teknologi informasi komunikasi dalam pendidikan: Potensi manfaat, masyarakat berbasis pengetahuan, pendidikan nilai, strategi implementasi dan pengembangan profesional. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 21(3).
6. Hakim, A. N., & Yulia, L. (2024). Dampak teknologi digital terhadap pendidikan saat ini. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(1), 145–163.
7. Hariyasasti, Y. (2025). Literasi teknologi dan pemanfaatan alat digital di sekolah dasar. IJOSPOL: International Journal of Social, Policy and Law, 6(3), 13–29.
8. Herliani, A. A., & Wahyudin, D. (2019). Pemetaan kompetensi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guru pada dimensi pedagogik. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 11(2), 134–148.
9. Martin, F., Long, S., Haywood, K., & Xie, K. (2025). Digital distractions in education: A systematic review of research on causes, consequences and prevention strategies. Educational Technology Research and Development, 73, 3423–3451.
10. Miarso, Y. (2004). Menyemai benih teknologi pendidikan. Kencana.
11. Sari, E. R., Khermarinah, & Sari, W. A. (2025). Upaya guru Bahasa Indonesia dalam pemanfaatan teknologi pada implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 1 Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan dan Profesi Keguruan, 4(2), 318–326. https://doi.org/10.59562/progresif.v4i2.10428
12. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
13. UNESCO. (2023). Global education monitoring report 2023: Technology in education—A tool on whose terms? UNESCO. https://doi.org/10.54676/UZQV8501
14. UPT SDN 023 Pandau Jaya. (n.d.). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 230–242. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.36163
15. Warsita, B. (2014). Landasan teori dan teknologi informasi dalam pengembangan teknologi pembelajaran. Jurnal Teknodik.
16. Yulianti, U. H., Rukhmana, T., Al Ikhlas, Melasarianti, L., Yulianti, S. D., & Zainudin, M. (2025). Tantangan dan solusi dalam penerapan Kurikulum Merdeka berbasis digital. EDU RESEARCH, 6(1), 2250–2260. https://doi.org/10.47827/jer.v6i1.756
17. Zuroida, H., Tinus, A., & Kuncahyono. (2026). Teachers’ resistance and adaptation in facing the digitalization of education at vocational high school in Indonesia. Journal of ICSAR, 10(2), 337–351.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














