Buku Teks sebagai Sumber Belajar Sejarah: Kajian Perencanaan, Pelaksanaan, dan Dampak Penggunaannya oleh Guru di SMA Negeri 3 Gorontalo

Authors

  • Mohamad Fadel Husain Universitas Negeri Gorontalo
  • Tony Iskandar Moondong Universitas Negeri Gorontalo
  • Irvan Tasnur Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14213

Keywords:

Buku Teks, Pembelajaran Sejarah, Sumber Belajar, SMA Negeri 3 Gorontalo

Abstract

Buku teks diharapkan membantu guru dan siswa mencapai tujuan pembelajaran sejarah, tetapi pemanfaatannya di sekolah belum tentu optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) dampak pemanfaatan buku teks pada pembelajaran sejarah di SMA Negeri 3 Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan dua guru sejarah dan 12 siswa kelas X, serta dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan dilakukan secara sistematis dengan menyesuaikan buku teks terhadap capaian pembelajaran dan kurikulum; buku teks tidak menjadi satu-satunya rujukan karena dipadukan dengan buku nonfiksi, jurnal, artikel ilmiah, internet, dan media digital yang sangat relevan; (2) pelaksanaan menempatkan buku teks terutama pada kegiatan inti melalui membaca mandiri, diskusi kelompok, tanya jawab, pemberian tugas, dan pemecahan masalah secara interaktif yang dikaitkan dengan kehidupan siswa, serta dikombinasikan dengan LCD, PowerPoint, dan video pembelajaran secara optimal; (3) pemanfaatan buku teks berdampak positif pada pemahaman, hasil belajar, minat, kemampuan berpikir kritis, keaktifan, pemahaman kronologis, dan kemandirian belajar siswa, serta mempermudah guru menyampaikan materi dan mengevaluasi pembelajaran serta komprehensif. Keterbatasan materi, terutama sejarah lokal Gorontalo, dapat diatasi dengan sumber belajar pendukung.

References

1. Afwan, B., dkk. (2022). Analisis kebutuhan pembelajaran sejarah di era digital. Proceding, 3(10), 97-108.

2. Annisa, D., Noor, A. S., & Firmansyah, A. (2019). Pemanfaatan buku teks sebagai sumber belajar mata pelajaran sejarah di SMA Muhammadiyah 2 Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(2), 1-10

3. Ardiansyah, A., dkk. (2024). Penggunaan sumber sejarah dalam implementasi pembelajaran sejarah (studi kasus di SMA Negeri 48 Jakarta). Jurnal Paedagogy, 9(4), 890–897.

4. Astari, T. (2022). Buku teks dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Madako Elementary School, 1(2), 163-175.

5. Azhar, M. (2023). Buku ajar: Definisi, fungsi, karakteristik dan penilaian buku ajar. Pondok Pesantren Darussakinah Batu Bersurat, No. 2.

6. Bandarsyah, D., dkk. (2022). Penguatan kesadaran budaya berbasis kearifan lokal melalui pembelajaran sejarah. Chronologia, 5(1), 16-27.

7. Djuraini, M. F., dkk. (2022). Telaah buku teks & pemanfaatannya dalam pembelajaran geografi di SMA Negeri 1 Tapa Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Edu Geography, 10(1), 91–96.

8. Firmansyah, A., & Marlina, S. (2022). Analisis kritis buku teks cerdas cergas untuk pembelajaran bahasa Indonesia. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 18(2), 455–462.

9. Firmansyah, H. (2024). Penggunaan media pembelajaran digital untuk meningkatkan minat belajar sejarah di sekolah menengah atas. JIMPS, 1(2), 542–548.

10. Firmansyah, H., dkk. (2022). Penggunaan film dokumenter sebagai media pembelajaran sejarah. EDUKATIF, 4(2), 2754–2762.

11. Fitriani, Y., & Fatmariza. (2022). Manfaat kesadaran sejarah dalam membangun karakter bangsa. JPGI, 7(2), 278–283.

12. Hartati, D., dkk. (2024). Analisis kelayakan isi buku teks bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka kelas X terbitan Kemendikbud tahun 2021. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(3), 2975–2984.

13. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 8 Tahun 2016 tentang Buku yang Digunakan oleh Satuan Pendidikan.

14. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2026). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.

15. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 22 Tahun 2022 tentang Standar Mutu Buku, Standar Proses dan Kaidah Pemerolehan Naskah, serta Standar Proses dan Kaidah Penerbitan Buku.

16. Komariah, A. (2022). Ragam pemanfaatan buku teks sebagai media pembelajaran. Jurnal Ilmiah Iqra, 16(2), 180–196.

17. Kurnia, D., Firmansyah, A., & Firmansyah, H. (2024). Penggunaan buku teks sejarah pada pembelajaran sejarah Indonesia di kelas X MIPA SMA Negeri 2 Pontianak. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 9(1), 74–83.

18. Pratiwi, E., & Sayono, J. (2024). Analisis pendidikan karakter pada buku teks sejarah kelas XI Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1), 191–203.

19. Purba, T. A. B., dkk. (2024). Buku teks dan Kurikulum 2013: Meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Jurnal Cendekia Ilmiah, 3(4), 1831-1840

20. Rizaldi, M., & Qodariyah, A. L. (2021). Penguatan literasi informasi dalam pembelajaran sejarah melalui buku teks sejarah. Historia, 9(2), 143–150.

21. Sakti, A. F. B., & Hotimah, I. H. (2023). Pemanfaatan buku teks sejarah oleh guru. Jambura History and Culture Journal, 5(2), 56–69.

22. Sartika, S. B., Untari, R. S., Rezania, V., & Rochmah, L. I. (2022). Belajar dan pembelajaran. UMSIDA Press.

23. Sidiq, R., Najuah, Lukitoyo, P. S., & Sherin. (2019). Strategi belajar mengajar sejarah: Menjadi guru sukses. Yayasan Kita Menulis.

24. Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

25. Suhaida, dkk. (2025). Analisis kesesuaian standar mutu buku teks mata pelajaran IPS peserta didik kelas VIII. Jurnal Pendidikan IPS, 1(15), 33–48.

26. Sumardin, O. (2025). Pendidikan sejarah di era 4.0 tantangan dan peluang: studi literatur. SULTRA, 5(1), 86–91.

27. Sumardin, O., dkk. (2024). Pentingnya pendidikan sejarah dalam pembentukan identitas bangsa. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(1), 27–33.

28. Sumargono, dkk. (2022). Kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran sejarah. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 9(3), 141–149.

29. Tumanggor, A., dkk. (2025). Review jurnal: Diagram, tabel, dan grafik dalam penyajian data. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 380–400.

30. Ulumudin, I. (2017). Kajian buku teks dan pengayaan: Kelengkapan dan kelayakan buku teks Kurikulum 2013 serta kebijakan penumbuhan minat baca siswa. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Downloads

Published

07-10-2026

How to Cite

Husain, M. F., Moondong, T. I., & Tasnur, I. (2026). Buku Teks sebagai Sumber Belajar Sejarah: Kajian Perencanaan, Pelaksanaan, dan Dampak Penggunaannya oleh Guru di SMA Negeri 3 Gorontalo. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 9279–9286. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14213