Perilaku Keamanan Siber Mahasiswa Sosial-Bisnis Berdasarkan Theory of Planned Behavior
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14158Keywords:
Keamanan Siber, Mahasiswa, Skala Likert, Statistik Deskriptif, Theory of Planned BehaviorAbstract
Penggunaan teknologi informasi di perguruan tinggi menjadikan mahasiswa rentan terhadap ancaman kejahatan siber seperti phising dan pencurian identitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku keamanan siber mahasiswa rumpun Sosial-Bisnis di Universitas Halu Oleo dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) yang mencakup dimensi Sikap, Norma Subjektif, Kontrol Perilaku, dan Niat. Pengumpulan data primer dilakukan melalui kuesioner berskala Likert 5 poin kepada 121 responden dari program studi Akuntansi, Manajemen, Administrasi Bisnis, dan Ilmu Komunikasi. Data dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif setelah melalui uji validitas dan reliabilitas. Reliabilitas instrumen terbukti andal dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,765. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, tingkat kesadaran keamanan siber mahasiswa berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata 4,22. Dari empat dimensi TPB, dimensi Sikap (Attitude) mendapatkan skor tertinggi yaitu 4,55, yang mengindikasikan pemahaman individu yang sangat baik terkait keamanan data. Sebaliknya, dimensi Norma Subjektif mencatat skor terendah sebesar 3,99. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun mahasiswa telah memiliki pemahaman keamanan digital yang baik secara individu, mereka relatif kurang mendapat dorongan dari lingkungan sosialnya. Oleh karena itu, disarankan agar institusi pendidikan menerapkan pendekatan edukasi keamanan siber yang lebih terintegrasi dan melibatkan interaksi sosial antar teman sebaya guna membangun budaya keamanan siber yang komprehensif di kampus.
References
1. Ajzen, I. (2022). The Theory of Planned Behavior: Frequently Asked Questions. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(4), 314-324.
2. Akbar, F., & Nugraha, R. (2023). Studi Kasus Serangan Phishing dan Strategi Pencegahannya di Lingkungan Akademik. J. Edukasi Siber, 6(4), 210-218.
3. Arikunto, S. (2023). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik, Edisi Revisi. Rineka Cipta.
4. BSSN. (2024). Laporan Tahunan Monitoring Keamanan Siber 2024. Badan Siber dan Sandi Negara.
5. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publications.
6. Dewi, L. M., & Susanto, P. (2024). Analisis Kesadaran Privasi dan Keamanan Pengguna Media Sosial di Kalangan Gen Z. J. Komun. Digital, 6(2), 150-160.
7. Hasanah, N. F. (2023). Peran Norma Subjektif dalam Adopsi Praktik Keamanan Siber: Sebuah Pendekatan TPB. J. Psikol. Dan Teknol., 8(2), 88-97.
8. Kusuma, A. B. (2022). Pengaruh Edukasi Keamanan Kata Sandi terhadap Perilaku Mahasiswa di Ruang Siber. J. Komput. Dan Keamanan, 5(1), 23-31.
9. Maulana, M. R. (2024). Tren Ancaman Siber pada Institusi Pendidikan Tinggi di Indonesia Tahun 2023. J. Ris. Keamanan Jaringan, 5(3), 180-192.
10. Pratama, A. R. (2023). Analisis Kesadaran Keamanan Siber Mahasiswa Non-TI Menggunakan Pendekatan Kuantitatif. J. Keamanan Siber Indones., 7(2), 45-56.
11. Purwanto, E., & Hakim, L. (2022). Evaluasi Perceived Behavioral Control terhadap Penggunaan Software Antivirus pada Mahasiswa. J. Teknol. Informasi, 12(4), 315-322.
12. Rahmawati, S., & Irawan, B. (2023). Pengaruh Latar Belakang Pendidikan terhadap Perilaku Keamanan Informasi Pribadi di Dunia Digital. J. Sist. Inf. dan Teknol., 14(1), 78-89.
13. Saputra, M. A., & Hidayat, R. (2023). Efektivitas Penerapan Two-Factor Authentication (2FA) dalam Mencegah Pengambilalihan Akun Edukasi. J. Nas. Teknol. dan Sist. Inf., 9(2), 112-120.
14. Setiawan, B. (2023). Kerentanan Mahasiswa Terhadap Serangan Social Engineering di Lingkungan Perguruan Tinggi. J. Sist. Komput., 10(1), 45-52.
15. Siregar, Y. A. (2022). Fenomena Security Fatigue: Mengapa Pengguna Mengabaikan Peringatan Keamanan. J. Interaksi Manusia dan Komputer, 7(1), 34-45.
16. Sommestad, T., Karlzen, H., & Hallberg, J. (2022). A Meta-Analysis of Studies on Protection Motivation Theory and Information Security Behaviour. Int. J. Inf. Secur. Priv., 9(1), 26-46.
17. Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Edisi ke-3. Alfabeta.
18. Utama, D. P., Yusuf, M. H., & Wibowo, A. (2024). Evaluasi Keamanan Data Sistem Informasi Akademik Berbasis Perilaku Pengguna. J. Teknol. Inf. dan Ilmu Komput., 10(3), 567-575.
19. Utami, T. P. (2023). Membangun Budaya Keamanan Informasi di Organisasi Non-Profit dan Institusi Pendidikan. J. Manaj. Sist. Inf., 8(4), 290-302.
20. Widodo, R. Y., & Hasanah, S. N. (2024). Pemetaan Kesadaran Keamanan Informasi Mahasiswa Ilmu Sosial di Era Society 5.0. J.Ilm. Inform., 11(3), 201-210.
21. Wulan, K., & Setiawan, A. (2024). Analisis Faktor Demografi terhadap Tingkat Literasi Keamanan Siber Generasi Z. J. Ilm. Teknol. Inf. Terap., 9(1), 34-41.
22. Yin, R. K. (2024). Case Study Research and Applications: Design and Methods (7th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














