Filsafat Pendidikan sebagai Landasan Pengembangan Fasilitas dan Metode Pembelajaran dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah: Studi Kasus di MAN 1 dan MAN 2 Medan
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14148Keywords:
Filsafat Pendidikan, Fasilitas Pembelajaran, Metode Pembelajaran, Mutu Pendidikan, MadrasahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis filsafat pendidikan sebagai landasan pengembangan fasilitas dan metode pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan di MAN 1 Medan dan MAN 2 Model Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan mengelompokkan, mendeskripsikan, dan menginterpretasikan berbagai informasi mengenai kondisi fasilitas, proses pembelajaran, interaksi guru dan siswa, serta pemanfaatan media dan teknologi dalam kegiatan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan pendidikan di kedua madrasah mendukung berlangsungnya proses pembelajaran yang kondusif. Fasilitas seperti ruang kelas, papan tulis, meja dan kursi, kipas angin atau AC, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya berperan dalam menciptakan kenyamanan belajar. Metode pembelajaran juga disesuaikan dengan materi dan kebutuhan peserta didik, sedangkan guru berperan sebagai pendidik, fasilitator, pembimbing, dan pengarah dalam proses pembelajaran. Pemanfaatan media dan teknologi turut membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah serta meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran. Dengan demikian, pengembangan fasilitas dan metode pembelajaran yang didasarkan pada prinsip pendidikan dan kebutuhan peserta didik dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berkualitas. Filsafat pendidikan menjadi landasan penting dalam mengarahkan proses tersebut agar tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan keterampilan, karakter, dan potensi peserta didik.
References
1. Aini, L. A. N., Utami, E. S., & Kurnia, E. D. (2023). Pelaksanaan Student Centered Learning (SCL) pembelajaran Bahasa Jawa di SMK N 3 Klaten. Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa, 11(1), 110–118. https://doi.org/10.15294/piwulang.v11i1.44682
2. Alemdar, M., & Aytaç, A. (2022). The impact of teachers' educational philosophy tendencies on their curriculum autonomy. Journal of Pedagogical Research, 6(1), 270–284. https://doi.org/10.33902/JPR.2022.166
3. Asriadi, A., Herman, H., & Bastiana, B. (2021). Pengaruh sarana prasarana, kreativitas guru dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPS siswa. Phinisi Integration Review, 4(3). https://doi.org/10.26858/pir.v4i3.24394
4. Boseke, N., Andayani, S. W., & Setyaningsih, R. (2023). Pengaruh fasilitas belajar praktik terhadap hasil belajar mata pelajaran pengolahan penyajian makanan kontinental pada siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sewon Bantul Yogyakarta tahun pelajaran 2021/2022. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana, 17(1).
5. Brata, W. W. W., Padang, R. Y., Suriani, C., Prasetya, E., & Pratiwi, N. (2022). Student’s digital literacy based on students’ interest in digital technology, internet costs, gender, and learning outcomes. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 17(3), 138–151. https://doi.org/10.3991/ijet.v17i03.27151
6. Coelho, C., Cordeiro, A., Alcoforado, L., & Canto Moniz, G. (2022). Survey on student school spaces: An inclusive design tool for a better school. Buildings, 12(4), 392. https://doi.org/10.3390/buildings12040392
7. Devi, A. D. (2021). Standarisasi dan konsep sarana prasarana pendidikan. Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2). https://doi.org/10.32585/edudikara.v6i2.242
8. Febrianto, P. T., Masitoh, S., & Nursalim, M. (2022). Knowledge and perceptions of elementary school teacher education students on educational philosophy. Widyagogik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 10(2). https://doi.org/10.21107/widyagogik.v10i1.17400
9. Girdzijauskienė, R., Norvilienė, A., Šmitienė, G., & Rupšienė, L. (2022). Strengthening student engagement in learning through use of digital tools. Acta Paedagogica Vilnensia, 49, 115–130. https://doi.org/10.15388/ActPaed.2022.49.8
10. Iqlima, Z. G., Nurjanah, F., & Rustini, T. (2024). Effective management of educational facilities and infrastructure to ensure safe and supportive learning environments. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 12(2). https://doi.org/10.21831/jppfa.v12i2.70123
11. Kementerian Agama Republik Indonesia. (2025). Panduan kurikulum berbasis cinta. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
12. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang kurikulum pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah.
13. Nkomo, L. M., Daniel, B. K., & Butson, R. J. (2021). Synthesis of student engagement with digital technologies: A systematic review of the literature. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 18, 34. https://doi.org/10.1186/s41239-021-00270-1
14. Pepple, D. G. (2022). An ecological perspective of student engagement through digital technology: Practical application and implications. British Educational Research Journal, 48(6), 1216–1231. https://doi.org/10.1002/berj.3823
15. Qomariyah, A. N., & Wulandari, S. S. (2021). Pengaruh kemandirian belajar dan sarana prasarana pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Edutama, 8(2), 141–154. https://doi.org/10.30734/jpe.v8i2.1475
16. Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
17. Tang, K. H. D. (2023). Student-centered approach in teaching and learning: What does it really mean? Acta Pedagogia Asiana, 2(2), 72–83. https://doi.org/10.53623/apga.v2i2.218
18. Yolcu, E., & Sarı, M. (2022). An investigation of preservice teachers’ views on profession and educational philosophy beliefs. Muğla Sıtkı Koçman Üniversitesi Eğitim Fakültesi Dergisi, 9(1), 286–301. https://doi.org/10.21666/muefd.981487
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














