Pendidikan di Indonesia dalam Perspektif Filsafat Pendidikan: Analisis Metode Pembelajaran dan Keterlibatan Siswa di SMP Negeri 27 Medan
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14142Keywords:
Filsafat Pendidikan, Metode Pembelajaran, Keterlibatan Siswa, Kearifan Lokal, CanvaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan di Indonesia dalam perspektif filsafat pendidikan melalui kajian terhadap metode pembelajaran dan keterlibatan siswa di SMP Negeri 27 Medan. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya filsafat pendidikan sebagai landasan dalam memahami tujuan, proses, dan arah pendidikan serta penerapannya dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Penelitian dilaksanakan di kelas IX-1 SMP Negeri 27 Medan dengan melibatkan guru mata pelajaran IPS dan 32 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara yang berfokus pada kondisi pembelajaran, metode yang digunakan guru, keterlibatan siswa, serta penerapan prinsip-prinsip pendidikan dalam proses pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghubungkan temuan lapangan dengan konsep filsafat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran IPS masih menggunakan metode penjelasan secara lisan sebagai metode utama dan belum memanfaatkan media digital secara khusus. Namun, keterlibatan siswa telah terlihat melalui kegiatan kerja kelompok, pencarian informasi mengenai kearifan lokal, serta pengalaman langsung yang menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembimbing dan fasilitator dalam kegiatan belajar. Kondisi tersebut menunjukkan adanya penerapan prinsip pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman dan keterlibatan siswa. Sebagai pengembangan, penggunaan media digital dapat dipertimbangkan untuk memperkaya variasi pembelajaran, meningkatkan kreativitas, dan mendukung keterlibatan siswa.
References
1. Arfani, L. (2016). Mengurai hakikat pendidikan, belajar dan pembelajaran. Pelita Bangsa Pelestari Pancasila, 11(2).
2. Buchari, A. (2018). Peran guru dalam pengelolaan pembelajaran. Jurnal Ilmiah Iqra’, 12(2).
3. Kawuryan, S. P. (2019). Relevansi konsep pemikiran pendidikan dan kebudayaan George S. Counts dan Ki Hajar Dewantara dengan kompetensi peserta didik abad 21. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 16(2), 175–186. https://doi.org/10.21831/jc.v16i2.22045
4. Kumalasari, D. (2015). Konsep pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam pendidikan Taman Siswa: Tinjauan humanis-religius. ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah, 8(1). https://doi.org/10.21831/istoria.v8i1.3716
5. Meri, E. G., & Mustika, D. (2022). Peran guru dalam pembelajaran di kelas V sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(4), 200–208.
6. Murniatun. (2022). Peran guru dalam pembelajaran berbasis kompetensi. Jurnal Kependidikan, 7(1), 88–96.
7. Nurdin, I., Pratiwi, P. H., & Murod, P. H. (2025). Gender education in the framework of Ki Hadjar Dewantara’s thought: A literature study and its relevance. LITERA, 24(2). https://doi.org/10.21831/ltr.v24i2.85731
8. Prihatni, Y., Supriyoko, & Rahmatang. (2019). Development of attitude competency assessment test based on teaching of Ki Hadjar Dewantara in elementary and secondary school. Jurnal Prima Edukasia, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.21831/jpe.v7i1.21517
9. Robiasih, H., Setiawan, A., & Dardjito, H. (2021). Character education strengthening model during learning from home: Ki Hajar Dewantara’s scaffolding concept. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 25(1), 25–34. https://doi.org/10.21831/pep.v25i1.36385
10. Romadhon, D. N. A., & Sutarni, N. (2025). Comparative analysis of Ki Hajar Dewantara's character education with John Dewey. Jurnal Pendidikan Karakter, 16(2). https://doi.org/10.21831/jpka.v16i2.87952
11. Sugiarta, I. M., Mardana, I. B. P., Adiarta, A., & Artanayasa, W. (2019). Filsafat pendidikan Ki Hajar Dewantara (Tokoh Timur). Jurnal Filsafat Indonesia, 2(3). https://doi.org/10.23887/jfi.v2i3.22187
12. Suparlan, H. (2016). Filsafat pendidikan Ki Hadjar Dewantara dan sumbangannya bagi pendidikan Indonesia. Jurnal Filsafat, 25(1), 56–74. https://doi.org/10.22146/jf.12614
13. Supardi, S., Kuntoro, S. A., & Dwiningrum, S. I. A. (2018). Ki Hadjar Dewantara and Rabindranath Tagore's thought about education. Journal of Social Studies, 14(1), 48–62. https://doi.org/10.21831/jss.v14i1.21653
14. Susilo, S. V. (2018). Refleksi nilai-nilai pendidikan Ki Hadjar Dewantara dalam upaya mengembalikan jati diri pendidikan Indonesia. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(1). https://doi.org/10.31949/jcp.v4i1.710
15. Sukri, S., Handayani, T., & Tinus, A. (2016). Analisis konsep pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam perspektif pendidikan karakter. Jurnal Civic Hukum, 1(1). https://doi.org/10.22219/jch.v1i1.10460
16. Thaariq, Z. Z. A., & Karima, U. (2023). Menelisik pemikiran Ki Hadjar Dewantara dalam konteks pembelajaran abad 21: Sebuah renungan dan inspirasi. FOUNDASIA, 14(2). https://doi.org/10.21831/foundasia.v14i2.63740
17. Wijayanto, S. (2017). Peran modal sosial dalam implementasi konsep pemikiran Ki Hadjar Dewantara di SD Taman Muda Yogyakarta. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, 5(1), 101–113. https://doi.org/10.21831/jppfa.v5i1.13566
18. Suastika, M. S., Ratna, N. K. R., & Ardhana, K. A. (2016). Ki Hadjar Dewantara pelopor pendidikan nasional. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 3(3). https://doi.org/10.21831/cp.v3i3.8737
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














