Analisa Kasus Penggunaan Anestesi Spinal pada Sectio Caesarea dengan Indikasi CPD dan Anemia
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14112Keywords:
Sectio Caesarea, Anestesi Spinal, Nyeri PersalinanAbstract
Persalinan dengan cara Sectio Caesarea (SC) merupakan tindakan bedah untuk melahirkan bayi yang dilakukan dengan insisi pada abdomen dan uterus. Metode ini menjadi pilihan utama apabila persalinan pervaginam dinilai membahayakan keselamatan ibu atau janin, baik akibat komplikasi mendadak saat persalinan maupun karena adanya hambatan medis tertentu (seperti obstruksi jalan lahir). Pada beberapa negara, persalinan dengan metode ini lebih sering dilakukan dibandingkan persalinan per vaginam (Foolino & Mahboobi, 2023). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus yang bertujuan untuk menggambarkan proses klinis dan penatalaksanaan pada pasien yang menjalani tindakan Sectio Caesarea. Pendekatan ini dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap pasien, dokumentasi medis, serta hasil laboratorium dan prosedur anestesi. Pasien wanita G1P0A0 datang dengan keluhan perut terasa mulas disertai kencang yang semakin lama terasa semakin sering. Pasien termasuk ke dalam ASA II karena pasien merupakan ibu hamil tanpa riwayat penyakit sistemik maupun kondisi yang mengancam nyawa. Pasien dijadwalkan untuk tindakan Sectio Caesarea sebagai pilihan persalinan atas indikasi CPD dan Anemia. Setelah operasi, pasien menjalani observasi ketat di ruang pemulihan dan memperoleh nilai Aldrete score 9, yang menunjukkan bahwa pasien memenuhi syarat aman untuk dipindahkan ke ruang rawat inap untuk perawatan lanjutan. Pasien wanita G1P0A0 datang dengan keluhan perut terasa mulas disertai kencang yang semakin lama terasa semakin sering. Pasien dijadwalkan untuk tindakan Sectio Caesarea sebagai pilihan persalinan atas indikasi CPD dan Anemia. Tindakan operasi dilakukan dengan anestesi spinal agar mengurangi risiko morbiditas dan mortalitas maternal.
References
1. Butterworth, J.F., Mackey, D.C. and Wasnick, J.D., (2022) Morgan & Mikhail's Clinical Anesthesiology. 7th ed. New York: McGraw-Hill Education.
2. DINIANTI, S. R. (2022). ASUHAN KEPERAWATAN PERIOPERATIF PADA IBU INPARTU INDIKASI JANIN MELINTANG DENGAN TINDAKAN SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT YUKUM MEDICAL CENTER LAMPUNG TENGAH TAHUN 2022 (Doctoral dissertation, Poltekkes Tanjungkarang).
3. Dongare PA, Nataraj MS. Anaesthetic management of obstetric emergencies. Indian J Anaesth (2018) Sep;62(9):704-709. doi: 10.4103/ija.IJA_590_18. PMID: 30237596; PMCID: PMC6144558.
4. FIFI, A., Prameswari, E., ST, V. S., Purwati, H. S., & Keb, M. (2025). ASUHAN KEBIDANAN PADA NY “S” UMUR 26 TAHUN DI RS SAHABAT SUKOREJO KABUPATEN PASURUAN (Asuhan Berkelanjutan Pada Masa Kehamilan, Bersalin, Nifas, BBL, Neonatus, Dan KB) (Doctoral dissertation, Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI).
5. Islami, E. H. D., Prameswari, V. E., & Ma'rifah, A. (2024). GAMBARAN FAKTOR PEMILIHAN PERSALINAN DENGAN OPERASI SC DI RSUD SYARIFAH AMBAMI RATO EBUH BANGKALAN (Doctoral dissertation, Perpustakaan Universitas Bina Sehat PPNI).
6. Ismail, A. S. (2023). Karakteristik Ibu Melahirkan dengan Tindakan Sectio Caesarea di RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar Tahun 2022= Characteristics of Mothers Undergoing Cesarean Section at RSIA Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar in 2022.
7. LESMANA, P. (2023). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSALINAN SECARA SECTIO CAESAREA DI RSIA ANUGERAH MEDICAL CENTER KOTA METRO TAHUN 2023 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang).
8. Prasetyani, I. Y., Yunita, L., & Nuwindry, I. (2024). Indentifikasi faktor-faktor pemilihan metode persalinan sectio caesarea di Rumah Sakit Pertamina Tanjung. Quantum Wellness: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(3), 244-256.
9. Putra, I. B. G. S., Wandia, I. M., & Harkitasari, S. (2021). Indikasi tindakan sectio caesarea di RSUD Sanjiwani Gianyar tahun 2017-2019. Aesculapius Medical Journal, 1(1), 63-69.
10. Rehatta, N.M., Hanindito, E., Tantri, A.R., Redjeki, I.S., Soenarto, R.F., Bisri, D.Y., Musba, A.M.T. and Lestari, M.I., (2019) Anestesiologi dan Terapi Intensif: Buku Teks KATI-PERDATIN. Edisi ke-1. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
11. Tanto, T. and Law, A.K., (2023) General Anesthesia. In StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.
12. THEODOTA, M. S. (2025). ANALISIS TINGKAT NYERI PASIEN POST SECTIO CAESAREA DENGAN KOMBINASI DIAPHRAGMATIC BREATHING DAN EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (EFT) DI RS BHAYANGKARA RUWA JURAI LAMPUNG TAHUN 2025 (Doctoral dissertation, POLTEKKES KEMENKES TANJUNGKARANG).
13. Ulfa, E. N. B. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan persalinan secara sectio caesarea di rumah sakit umum Karsa Husada Batu tahun 2020 (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
14. Warren, A.T. and Stone, A.B., (2023) Regional Anesthesia. In StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.
15. Yamonika, P., Misniarti, M., Sutriyanti, Y., & Widiawati, F. Y. (2023). Asuhan Keperawatan pada Pasien Post Sectio Caesare (SC) dengan Implementasi relaksasi Nafas Dalam Di ruang Rawat Inap Teratai RSUD Rejang Lebong Tahun 2023 (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Bengkulu).
16. Yestamia, N. (2026). ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PADA NY. WS USIA 27 TAHUN G2P1A0Ah1 DENGAN OBESITAS DALAM KEHAMILAN DAN SECTIO CAESAREA (SC) ULANGAN DI PUSKESMAS GEDANGSARI I GUNUNGKIDUL (Doctoral dissertation, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














