Transformasi Digital Administrasi Keuangan melalui Implementasi Sistem Digitalisasi Dokumen dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja Pegawai
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.14011Keywords:
Transformasi Digital, Digitalisasi Dokumen, Dashboard SAKAI, Efektivitas Kerja, Administrasi KeuanganAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi digital administrasi keuangan melalui implementasi Sistem Digitalisasi Dokumen Pertanggungjawaban Keuangan dan Dashboard SAKAI serta kontribusinya terhadap efektivitas kerja pegawai di Balai Bahasa Provinsi Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive sampling dan terdiri atas pimpinan, pengelola administrasi dan keuangan, operator Dashboard SAKAI, serta pegawai pengguna sistem. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi, sedangkan data sekunder berasal dari materi sosialisasi, dokumen aksi perubahan, dokumentasi implementasi, dan literatur relevan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña (2014), meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SAKAI mengubah administrasi keuangan dari pengelolaan dokumen yang manual, berbasis fisik, tersebar, dan sulit ditelusuri menjadi lebih terstruktur, terpusat, dan mudah diakses. Digitalisasi mempercepat pencarian, pemeriksaan, verifikasi, monitoring, dan penyelesaian pekerjaan administratif serta mendukung koordinasi pegawai. Penerimaan teknologi relatif positif karena sistem dinilai bermanfaat dan mudah digunakan setelah adaptasi awal. Namun, masih terdapat kendala berupa dokumen yang belum diperbarui atau diunggah, kualitas hasil digitalisasi, proses unggah manual, pemeliharaan formula, dan kebutuhan kapasitas penyimpanan. Temuan menegaskan bahwa efektivitas SAKAI bergantung pada kualitas data, konsistensi penggunaan, kompetensi digital, serta pengembangan sistem secara berkelanjutan. Sistem memperkuat transparansi dan keterlacakan administrasi melalui informasi terpusat. Temuan ini mendukung penguatan tata kelola administrasi.
References
1. Ahn, M. J., & Chen, Y.-C. (2022). Digital transformation toward AI-augmented public administration: The perception of government employees and the willingness to use AI in government. Government Information Quarterly, 39(2), 101664. https://doi.org/10.1016/j.giq.2021.101664
2. Baxter, G., & Sommerville, I. (2011). Socio-technical systems: From design methods to systems engineering. Interacting with Computers, 23(1), 4–17. https://doi.org/10.1016/j.intcom.2010.07.003
3. Bharadwaj, A., El Sawy, O. A., Pavlou, P. A., & Venkatraman, N. (2013). Digital business strategy: Toward a next generation of insights. MIS Quarterly, 37(2), 471–482. https://doi.org/10.25300/MISQ/2013/37:2.3
4. Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
5. Buchari, R. A., et al. (2023). Information communication technology (ICT) on Palembang city government, Indonesia: Performance measurement for great digital governance. Cogent Business & Management. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2269710
6. Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008
7. Fitriani, F., Nurmandi, A., Lawelai, H., Kasiwi, A. N., & Younus, M. (2025). Trends and challenges of digital transformation in the public sector: Policy implications for improving public services in Indonesian. ARISTO, 13(2). https://doi.org/10.24269/ars.v13i2.11288
8. Hermawan, K. T., Pusparani, I. G., & Solihudin, D. (2023). Digital transformation of personnel services in Cirebon City local government: Policy case study of Sistem Administrasi Manajemen Pemerintahan (SAMPEAN). Jurnal Studi Kebijakan Publik, 2, 13–26. https://doi.org/10.21787/jskp.2.2023.13-26
9. Qolby, A. N., & Taufik, Y. (2025). Analisis implementasi arsip digital dokumen Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bandung. Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi, 28(1). https://doi.org/10.30649/aamama.v28i1.278
10. Sihombing, M. M., Wibisono, M. G., & Rahayu, S. (2025). Digital transformation in human resource management: A qualitative study on implementation, challenges, and impact on employee performance at BPS Surabaya. Jurnal Manajemen dan Akuntansi Medan, 7(2). https://doi.org/10.47709/jumansi.v7i2.6490
11. Strohmeier, S. (2020). Digital human resource management: A conceptual clarification. German Journal of Human Resource Management, 34(3), 345–365. https://doi.org/10.1177/2397002220921131
12. Syamsiar, S. (2023). The role of digitalization in enhancing public service effectiveness in Indonesia. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 13(1). https://doi.org/10.26858/jiap.v13i1.51026
13. Verhoef, P. C., Broekhuizen, T., Bart, Y., Bhattacharya, A., Dong, J. Q., Fabian, N., & Haenlein, M. (2021). Digital transformation: A multidisciplinary reflection and research agenda. Journal of Business Research, 122, 889–901. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.09.022
14. Vial, G. (2019). Understanding digital transformation: A review and a research agenda. The Journal of Strategic Information Systems, 28(2), 118–144. https://doi.org/10.1016/j.jsis.2019.01.003
15. Warner, K. S. R., & Wäger, M. (2019). Building dynamic capabilities for digital transformation: An ongoing process of strategic renewal. Long Range Planning, 52(3), 326–349. https://doi.org/10.1016/j.lrp.2018.12.001
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














