Manajemen Program Pelatihan dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di SMK Pembangunan Surabaya

Authors

  • Aris Tjandra Tjahjani Universitas Teknologi Surabaya
  • Hardika Prayudi Styawan Universitas Teknologi Surabaya
  • Aloysius Jondar Universitas Teknologi Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13981

Keywords:

Manajemen Pelatihan, Kompetensi Guru, Pengembangan SDM, SMK

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen program pelatihan dalam meningkatkan kompetensi guru di SMK Pembangunan Surabaya, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Informan terdiri atas guru, kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan koordinator pelatihan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program pelatihan telah berjalan secara sistematis melalui 4 fungsi manajemen: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan disusun berdasarkan analisis kebutuhan guru melalui supervisi akademik, Penilaian Kinerja Guru (PKG), evaluasi pembelajaran, dan perkembangan kebijakan pendidikan. Pelaksanaan menggunakan metode workshop, In House Training (IHT), MGMP internal, coaching, pendampingan, dan lesson study dengan tingkat kehadiran 94–100%. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 67 menjadi 86. Faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah, dukungan anggaran, narasumber kompeten, dan antusiasme guru; sedangkan faktor penghambat meliputi jadwal guru yang padat, keterbatasan anggaran pelatihan eksternal, perbedaan kemampuan teknologi, dan durasi pelatihan yang singkat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen program pelatihan yang sistematis dan berkelanjutan mampu meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru sehingga berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran.

References

1. Branch, R. M. (2009). Instructional design: The ADDIE approach. Springer. https://doi.org/10.1007/978-0-387-09506-6

2. Knowles, M. S. (1980). The modern practice of adult education: From pedagogy to andragogy. Cambridge Books. https://doi.org/10.1177/074171368002000413

3. Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2016). Qualitative research: A guide to design and implementation (4th ed.). Jossey-Bass. https://doi.org/10.1177/074171369204200309

4. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage.

5. Milkovich, G. T., & Boudreau, J. W. (1991). Human resource management (6th ed.). Richard D. Irwin.

6. Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054. https://doi.org/10.1111/j.1467-9620.2006.00684.x

7. Naderifar, M., Goli, H., & Ghaljaie, F. (2017). Snowball sampling: A purposeful method of sampling in qualitative research. Strides in Development of Medical Education, 14(3), 1–6. https://doi.org/10.5812/sdme.67670

8. Notoatmodjo, S. (2009). Pengembangan sumber daya manusia (Edisi Revisi). Rineka Cipta.

9. Nugroho, A. (2023). Pengembangan kompetensi guru melalui program diklat. Jurnal Pendidikan Vokasi, 13(2), 145–158. https://doi.org/10.21831/jpv.v13i2.54321

10. Palinkas, L. A., Horwitz, S. M., Green, C. A., Wisdom, J. P., Duan, N., & Hoagwood, K. (2015). Purposeful sampling for qualitative data collection and analysis in mixed method implementation research. Administration and Policy in Mental Health, 42(5), 533–544. https://doi.org/10.1007/s10488-013-0528-y

11. Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). Sage.

12. Rahmawati, D. (2021). Pengaruh pelatihan terhadap kompetensi guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(1), 45–58. https://doi.org/10.21009/jmp.v9i1.12345

13. Saunders, B., Sim, J., Kingstone, T., Baker, S., Waterfield, J., Bartlam, B., Burroughs, H., & Jinks, C. (2018). Saturation in qualitative research: Exploring its conceptualization and operationalization. Quality & Quantity, 52(4), 1893–1907. https://doi.org/10.1007/s11135-017-0574-8

14. Siswanto, B. (1987). Manajemen tenaga kerja. Sinar Baru.

15. Stake, R. E. (1995). The art of case study research. Sage.

16. Suryadi, A. (2022). Efektivitas pelatihan guru dalam meningkatkan profesionalisme. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 112–125. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.2345

17. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

18. Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage.

Downloads

Published

19-09-2026

How to Cite

Tjahjani, A. T., Styawan, H. P., & Jondar, A. (2026). Manajemen Program Pelatihan dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di SMK Pembangunan Surabaya . Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 7439–7447. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13981