Pemasaran Digital Akun Instagram @wahidin_coffee sebagai Media Promosi
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13935Keywords:
Digital Marketing, Instagram, Media Promosi, Coffee Shop, The Circular Model of SoMeAbstract
Perkembangan media sosial telah mengubah praktik pemasaran di berbagai sektor usaha, termasuk coffee shop yang semakin memanfaatkan platform digital untuk menyampaikan informasi dan konten promosi. Wahidin3A, sebuah coffee shop di Surakarta yang sebelumnya bernama Sadari Kopi, menggunakan akun Instagram @wahidin_coffee untuk menyampaikan informasi mengenai produk, suasana, dan aktivitas usaha kepada audiens. Kondisi tersebut menjadi dasar pentingnya mengkaji bagaimana pemasaran digital @wahidin_coffee dimanfaatkan sebagai media promosi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pemanfaatan pemasaran digital melalui akun Instagram @wahidin_coffee sebagai media promosi Wahidin3A. Penelitian menggunakan teori The Circular Model of SoMe dari Regina Luttrell yang terdiri atas empat dimensi, yaitu Share, Optimize, Manage, dan Engage. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap Manajer Operasional dan Social Media Specialist/Content Creator sebagai key informant, serta dua pelanggan yang juga followers akun tersebut sebagai informan pendukung, dilengkapi observasi dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan, diperkuat melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @wahidin_coffee dimanfaatkan sebagai media promosi melalui penyebaran informasi produk, suasana, aktivitas barista, event, dan komunitas yang dibangun melalui konsep "Brew, Art, and Soul". Keempat dimensi tersebut terbukti saling berkaitan dan bersama-sama mendukung fungsi Instagram sebagai media promosi, tanpa mengukur brand awareness maupun efektivitas penjualan.
References
1. Aspers, P., & Corte, U. (2019). What is qualitative in qualitative research? Qualitative Sociology, 42(2), 139–160. https://doi.org/10.1007/s11133-019-9413-7
2. Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
3. Damayanti, R., Febriana, R., & Patrianti, T. (2025). Keterlibatan audiens dalam komunikasi digital di media sosial. Jurnal Komunikasi dan Media [rincian volume/DOI perlu dilengkapi penulis].
4. Diou, C. (2024). Content marketing strategy in increasing brand awareness in coffee shop business. Journal of Digital Marketing, 5(1), 45–60.
5. Fadilah, N., & Fahreza, M. (2024). Strategi content marketing melalui Instagram dalam meningkatkan engagement dan brand awareness. Jurnal Komunikasi Digital, 6(2), 78–90.
6. Korstjens, I., & Moser, A. (2018). Series: Practical guidance to qualitative research. Part 4: Trustworthiness and publishing. European Journal of General Practice, 24(1), 120–124. https://doi.org/10.1080/13814788.2017.1375092
7. Lubis, A., Hardian, R., & Firman, T. (2025). Pemanfaatan fitur interaktif Instagram pada bisnis coffee shop. Jurnal Ilmu Komunikasi [rincian volume/DOI perlu dilengkapi penulis].
8. Luttrell, R. (2015). Social media: How to engage, share, and connect (2nd ed.). Rowman & Littlefield.
9. Marasabessy, F., & Dimyati, K. (2024). Analisis strategi komunikasi pemasaran Lucrum Place and Coffee melalui Instagram. Jurnal Komunikasi Pemasaran [rincian volume/DOI perlu dilengkapi penulis].
10. Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
11. Ohorella, S., Fauziah, N., & Dalimunthe, R. (2024). Brand awareness communication strategy in Setujuan Coffee marketing on Instagram social media. Jurnal Ilmu Komunikasi [rincian volume/DOI perlu dilengkapi penulis].
12. Queirós, A., Faria, D., & Almeida, F. (2017). Strengths and limitations of qualitative and quantitative research methods. European Journal of Education Studies, 3(9), 369–387. https://doi.org/10.5281/zenodo.887089
13. Rahman, A. (2017). Metodologi penelitian kualitatif dalam ilmu sosial. Jurnal Penelitian Sosial, 4(2), 120–135.
14. Rahmawan, D. (2025). Peran digital marketing dalam meningkatkan daya saing bisnis. Jurnal Bisnis Digital, 7(1), 33–48.
15. Saputra, R. (2024). Digital branding melalui Instagram dalam membangun brand awareness. Jurnal Komunikasi Visual, 5(2), 88–102.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














