Perencanaan Ulang Struktur Gedung Rumah Sakit di Bogor Menggunakan Metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK)
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13925Keywords:
Perencanaan Struktur, Rumah Sakit, ETABS, SRPMK, Beton BertulangAbstract
Perencanaan struktur gedung rumah sakit memerlukan pemodelan yang mampu menggambarkan respons struktur terhadap beban gravitasi dan beban gempa secara memadai. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merencanakan struktur Gedung Rumah Sakit Hermina Bogor dengan menggunakan perangkat lunak ETABS serta mengacu pada standar nasional yang berlaku. Objek kajian berupa gedung rumah sakit bertingkat dengan sistem struktur beton bertulang yang dianalisis terhadap beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data teknis, penentuan dimensi awal elemen struktur, penetapan mutu material, pemodelan tiga dimensi, pemberian beban dan kombinasi pembebanan, analisis respons struktur, serta pemeriksaan elemen balok, kolom, pelat, dinding geser, dan struktur bawah. Parameter gempa ditentukan berdasarkan SNI 1726:2019, sedangkan beban minimum mengacu pada SNI 1727:2020 dan desain beton bertulang mengacu pada SNI 2847:2019. Hasil analisis menunjukkan bahwa model dapat digunakan untuk memperoleh gaya aksial, momen, gaya geser, reaksi tumpuan, perpindahan, dan simpangan antar lantai sebagai dasar desain. Pemeriksaan respons struktur menunjukkan simpangan antar tingkat pada arah utama memenuhi batas yang ditetapkan, sedangkan hasil pemeriksaan elemen struktur yang disajikan dalam perencanaan menunjukkan kapasitas desain lebih besar daripada tuntutan pada kondisi yang ditinjau. Perencanaan ini menunjukkan bahwa ETABS efektif sebagai alat bantu analisis, namun hasil perangkat lunak tetap harus diverifikasi melalui pemeriksaan manual dan kesesuaian terhadap ketentuan SNI agar diperoleh desain yang aman, kuat, kaku, dan stabil.
References
1. Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 1726:2019: Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
2. Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019: Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
3. Badan Standardisasi Nasional. (2020). SNI 1727:2020: Beban Minimum untuk Perancangan Bangunan Gedung dan Struktur Lain. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
4. Hartono. (1999). Prinsip-prinsip Dasar Perencanaan Struktur Gedung. Jakarta: Erlangga.
5. Dipohusodo, I. (1994). Struktur Beton Bertulang. Bandung: Nova.
6. Asroni, A. (2010). Beton: Teknologi dan Perancangan Struktur. Yogyakarta: Graha Ilmu.
7. Lesmana, M. (2019). Teori Desain Struktur Beton Bertulang. Jakarta: Erlangga.
8. Hilmi, I. (2014). Mekanika Struktur dan Pembebanan Bangunan. Surabaya: Graha Ilmu.
9. Nasution, K. (2009). Dasar-dasar Sistem Struktur Bangunan Gedung. Jakarta: Bumi Aksara.
10. Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019 - Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung. Jakarta: BSN.nce
11. Imran, I., Siringoringo, D. M., & Rainayana, S. S. (2024). Seismic evaluation and retrofit of a typical reinforced concrete hospital building in Indonesia with DCFP isolation system. Structures, 64, 106593. https://doi.org/10.1016/j.istruc.2024.106593
12. Prakoso, S. B. (2022). Analisis kinerja struktur gedung rumah sakit berdasarkan SNI gempa 1726-2019 (Studi kasus: RSIA Bunda Aliyah Depok-Jawa Barat). Jurnal Kajian Teknik Sipil, 7(1). https://doi.org/10.52447/jkts.v7i1.5862
13. Hayu, M. C. W. T., Nugraheni, A., Widjaja, W. S., & Setiadi, B. (2022). Perencanaan struktur gedung rumah sakit dengan shearwall menggunakan permodelan ETABS 2018 V18.1.0. G-SMART, 6(2). https://doi.org/10.24167/gsmart.v6i2.4704
14. Rerung, S., Wallah, S. E., & Pandaleke, R. E. (2022). Perencanaan struktur beton bertulang gedung rumah sakit 7 lantai di Kota Manado. TEKNO, 20(82). https://doi.org/10.35793/jts.v20i82.44136
15. Syah, M. A., Ardhyan, M. Z., Fajri, H., Purwandito, M., & Irwansyah, I. (2023). Perbandingan analisis struktur Gedung Laboratorium PGSD Universitas Samudra metode Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus menggunakan ETABS dan BIM Tekla Structural Designer. Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil, 20(2), 210-219. https://doi.org/10.30630/jirs.v20i2.1048
16. Fitrianto, K., & Weimintoro, W. (2024). Analisis pembebanan pada upper structure Gedung Rumah Sakit Rujukan Kelas B Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Engineering, 15(1), 18-31. https://doi.org/10.24905/jureng.v15i1.5
17. Fakhrudin, H., Naibaho, A., & Wahiddin, W. (2024). Perencanaan ulang struktur Gedung Rumah Sakit UPT Vertikal Surabaya Tower B. Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK), 5(4), 132-138. https://doi.org/10.33795/jos-mrk.v5i4.5830
18. Handayani, N. K., Abadi, B. M., & Pamungkas, N. D. (2024). Evaluasi kinerja struktur gedung rumah sakit 7 lantai 1 basement di Semarang dengan analisis dinamik linear respons ragam dan riwayat waktu menggunakan acuan SNI 1726:2019. Journal of Civil Engineering and Infrastructure Technology, 3(2), 39-48. https://doi.org/10.36728/jceit.v3i2.4347
19. Subianto, A. Y., & Sutriono, B. (2024). Evaluasi kekuatan struktur bangunan Rumah Sakit Sumberejo dengan pembebanan gempa SNI 03-1726-2002 dan SNI 03-1726-2019 menggunakan metode pushover. Journal of Scientech Research and Development, 6(1), 460-470. https://doi.org/10.56670/jsrd.v6i1.333
20. Azwar, F. M., Ilham, & Zain, A. M. (2024). Analisis kinerja struktur stadion bola basket dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Jurnal Surya Teknika, 1(2), 1-14. https://doi.org/10.31934/jst.v1i2.6579
21. Widyanto, B. N., & Alfandi, B. (2025). Perencanaan bangunan rumah sakit 10 lantai dengan sistem SRPMK. Structure Teknik Sipil, 7(1), 17-23. https://doi.org/10.31000/civil.v7i1.15371
22. Irsyada, F. F. (2025). Evaluasi kinerja gedung terhadap simpangan antar lantai akibat beban gempa (Studi kasus: Gedung 6 lantai RS Bhayangkara Kabupaten Nganjuk). Jurnal Vokasi Teknik Sipil, 3(2). https://doi.org/10.26740/viteks.v3i2.66979
23. Al Faqih, Y. S., Juliafad, E., & Yusmar, F. (2025). Perkuatan struktur bangunan rumah sakit bertingkat sedang dengan layout-S terhadap beban gempa di Kota Padang dengan dinding geser. Jurnal Applied Science in Civil Engineering, 6(2), 129-140. https://doi.org/10.24036/asce.v6i2.124783
24. Sya'Ronny, M., Warsito, W., & Bakhtiar, A. (2025). Studi alternatif perencanaan Gedung RSUD Ibnu Sina Klanongan Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Jurnal Rekayasa Sipil, 15(2).
25. Ramadhan, F. G., & Imaduddin, M. (2026). Redesign of the structural system of Hermina Mekarsari Hospital building using a dual system in high seismic risk areas. Jurnal Rekayasa Teknik Sipil, 14(2), 247-260. https://doi.org/10.26740/rekats.v14n2.p247-260
26. Nugraha, A. D., & Walujodjati, E. (2026). Evaluasi struktur kolom kuat balok lemah dengan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus pada gedung rumah sakit empat lantai. Jurnal Konstruksi, 24(1), 402-411. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.24-1.1737
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














