Evaluasi Program Pembinaan Digitalisasi Pemasaran pada Pedagang Kaki Lima (PKL) Binaan di Tamansari Food Fest Kota Bandung

Authors

  • Siti Latifah Politeknik STIA LAN Bandung
  • Adhika Bergi Nugroho Politeknik STIA LAN Bandung
  • Fikri Aditya Tri Andikaputra Politeknik STIA LAN Bandung

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13899

Keywords:

Digitalisasi Pemasaran, Evaluasi, Program, Pedagang Kaki Lima, Program Binaan, CIPP

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi Program Pembinaan Digitalisasi Pemasaran pada PKL binaan Tamansari Food Fest Kota Bandung menggunakan model Context, Input, Process, Product (CIPP) dari Stufflebeam dan Zhang (2017). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data-data dikumpulkan melalui wawancara, obervasi, dan dokumentasi yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling sehingga bukan hanya berdasarkan status sebagai pelaku PKL binaan, tetapi juga mewakili variasi pengalaman. Data yang telah diukumpulkan selanjutnya dianalisis menggunakan perangkat NVIvo melalui proses pengodean, pengelompokan tema, dan menginterpretasikan temuan berdasarkan komponen evaluasi CIPP. Melalui penelitian ini didapatkan hasil bahwa pada aspek konteks, program telah sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh PKL dan memiliki landasan hukum meskipun masih ditemukan kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia dan rendahnya literasi digital. Pada aspek input, program mendapatkan dukungan dari pendamping, anggaran, dan menjalin kerjasama dengan berbagai mitra meskipun masih ditemui hambatan yakni biaya administrasi platform yang tinggi sehingga PKL masih dominan berjualan secara offline. Pada aspek process, pembinaan dilaksanakan dengan cara langsung mempraktikkan apa yang telah dipelajari meskipun masih belum optimal. Terakhir, pada aspek produk yang paling berkelanjutan adalah Whatsapp dan QRIS, sedangkan platform lainnya masih bervariasi. Kesimpulannya, program pembinaan digitalisasi pemasaran telah berjalan dengan baik meskipun masih membutuhkan pendampingan berkelanjutan, peningkatan literasi digital, dan mengoptimalkan platform digital.

References

1. Bazeley, P., & Jackson, K. (2024). Qualitative Data Analysis with NVivo (4th ed.). Sage Publications.

2. Beekhuyzen, J., & Bazeley, P. (2024). Qualitative data analysis with NVivo (4th ed.). SAGE Publication.

3. Dataset Kota Bandung. (2025, March 24). Jumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kecamatan Cibiru Kota Bandung. Dataset Kota Bandung. https://opendata.bandung.go.id/dataset/jumlah-pedagang-kaki-lima-pkl-di-kecamatan-cibiru-kota-bandung

4. Febiyanti, D., Tsabita, A. K., Najwah, N. S., Syach, P. S., & Rahmatin, L. S. (2025). Sosialisasi Pengembangan UMKM melalui Peningkatan Identitas Usaha dan Daya Saing serta Penyelenggaraan Bazar di Kelurahan Alun-alun Contong. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 4208–4215. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2279

5. Ikhsani Wardhana, A., Silaningsih, E., & Kartini, T. (2025). Peningkatan Kompetensi Pelaku UMKM melalui Program Pelatihan dan Pendampingan di Desa Margaluyu, Tanjungsari Sumedang. MOTIVASI, 10(1), 44–54. https://doi.org/10.32502/motivasi.v10i1.631

6. Iskandar, A., Gazali, S., & Prihanisetyo, A. (2025). Strategi Pengembangan UMKM Berbasis Digitalisasi: Implementasi Program Pelatihan dan Pendampingan Digital Marketing untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM kota Balikpapan. Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat, 3(2), 39–54. https://doi.org/10.61132/kegiatanpositif.v3i2.1969

7. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 11 Tahun 2024 Tentang Penataan Dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima, Pub. L. Peraturan Daerah Kota Bandung Nomor 11, Pemerintah Kota Bandung (2024).

8. Prakoso, A. (2022). Evaluasi program penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima di Kecamatan Pancoran Kota Administrasi Jakarta Selatan. Jurnal Adhikari, 2(1), 260–276. https://doi.org/10.53968/ja.v2i1.59

9. Putri, M. A., Mefiana, N. S., Ambarwati, P. A., Hermawan, R. P., & Amira, Z. R. (2024). Evaluasi Kebijakan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-Alun Lembang. Jurnal Pariwisata Dan Perhotelan, 1(3), 14. https://doi.org/10.47134/pjpp.v1i3.2522

10. Putri, S. H. (2023). Pengenalan Aplikasi Tiktok Sebagai Media Promosi Produk Pelaku Usaha UMKM Binaan DIKOPUKM Kota Bandung. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 6(2). https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4176558

11. Rismanda, R., & Elsandra, Y. (2025). Pengaruh media sosial dan inovasi produk sebagai alat pemasaran terhadap keputusan pembelian usaha mikro. Jurnal Bisnis Ekonomi Dan Manajemen, 3(4).

12. Stufflebeam, D. L., & Zhang, G. (2017). The CIPP Evaluation Model: How to Evaluate for Improvement and Accountability. The Guilford Press.

13. Tasya, N. K., Nurasa, H., & Isnawaty, N. W. (2022). Evaluasi program relokasi dan penataan pedagang kaki lima di Teras Cihampelas Kota Bandung. JANE - Jurnal Administrasi Negara, 13(2), 372. https://doi.org/10.24198/jane.v13i2.38232

14. Tindaon, S. S., Rahman, A., Nugroho, A. B., & Wijayanti, R. (2020). Advokasi Model Pemanfaatan E-commerce untuk Peningkatan DDaya Saing UMKM. Setia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 63–69. https://doi.org/10.31113/setiamengabdi.v1i2.8

15. Valentina, C., & Tindaon, S. S. (2024). Implementasi Strategi Pemasaran Pada Layanan Penjualan Tiket Kereta Api Rombongan Pt. Kereta Api Indonesia (Persero). Cakrawala Repositori IMWI, 7(4), 1308–1322. https://doi.org/10.52851/cakrawala.v7i4.716

16. Vitaharsa, L. I., & Julisawati, E. A. (2025). Pendampingan UMKM dalam Pemanfaatan Digital Marketing untuk Peningkatan Daya Saing Usaha. Jurnal Ragam Pengabdian, 2(2), 455–460. https://doi.org/10.62710/dqghww47

Downloads

Published

17-09-2026

How to Cite

Latifah, S., Nugroho, A. B., & Andikaputra, F. A. T. (2026). Evaluasi Program Pembinaan Digitalisasi Pemasaran pada Pedagang Kaki Lima (PKL) Binaan di Tamansari Food Fest Kota Bandung . Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 7074–7084. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13899