Analisis Pemaknaan Akuntansi Sederhana dalam Pengelolaan Keuangan pada Usaha Informal Es “DESHIR”
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13838Keywords:
Akuntansi, Akuntansi Sederhana, Pengelolaan, Keuangan, Informal, FenomenologiAbstract
Usaha mikro pada sektor informal tetap menjalankan aktivitas keuangan meskipun belum seluruhnya menggunakan sistem akuntansi formal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemaknaan akuntansi sederhana, praktik pengelolaan keuangan, serta peran pengalaman dan kebiasaan dalam membentuk praktik akuntansi pada Pedagang Es “DESHIR” di Sedati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi hermeneutik. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha. Analisis dilakukan melalui eksplorasi pengalaman informan, refleksi terhadap makna yang muncul, dan interpretasi fenomena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan memaknai akuntansi sebagai laporan transaksi keuangan yang memiliki fungsi praktis untuk mengetahui hasil penjualan, memantau penggunaan uang, dan menjaga keteraturan usaha. Praktik akuntansi sederhana dilakukan melalui pencatatan omzet pada saat closing, pengecekan kesesuaian antara uang dan jumlah produk yang terjual, pencatatan kebutuhan usaha, serta pemisahan uang usaha dan pribadi. Praktik tersebut belum berkembang menjadi pelaporan keuangan formal berdasarkan SAK EMKM karena pencatatan masih berorientasi pada penerimaan dan pengeluaran serta belum menghasilkan laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan catatan atas laporan keuangan. Pengalaman sebagai kasir, barista, dan pelaku usaha membentuk kebiasaan informan dalam mengelola keuangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa akuntansi sederhana pada usaha informal berkembang sebagai praktik kontekstual yang dibentuk oleh pengalaman, kebiasaan, dan kebutuhan operasional.
References
1. Afif, A. (2022). Implementasi Pengelolaan Keuangan Pelaku UMKM Berdasarkan SAK-EMKM. Jurnal Akuntansi, Auditing Dan Investasi, 1(2), 24–35. https://jurnal.upb.ac.id/index.php/jadi/article/view/195
2. Arifin, R. P., & Yuliastuti, R. (2024). Analisa Pengaruh Etika Profesi dalam Peningkatan Laba Rugi ( di UMKM Rumah Jamur Alam Lestari). Journal of Economics, Business, Management, Accounting and Social Sciences (JEBMASS), 2(2), 95–99.
3. Badan Pusat Statistik Indonesia. (2024). Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,91 persen dan Rata-rata upah buruh sebesar 3,27 juta rupiah per bulan. BPS. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/11
4. Exposure Draft Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, Dan Menengah, Ikatan Akuntan Indonesia 1 (2016). http://iaiglobal.or.id/v03/files/draft_ed_sak_emkm_kompilasi.pdf
5. Fuadah, S., Atho’, M. H. A., & Rofiq, M. (2026). TEORI KONSTRUKSI SOSIAL. Psikosospen : Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 2(1), 789–795.
6. Hendra Candra, Syarif Hidayatullah, Reko Adilani, Dian Safitri, & Aura Diana Salsabilah. (2024). Implementasi Sak-Emkm Berbasis Ms. Excel Terhadap Laporan Keuangan Umkm (Studi Kasus Pada Petani Togi Di Pulau Bintan – Kepulauan Riau). Jurnal Lentera Bisnis, 13(3), 1759–1772. https://doi.org/10.34127/jrlab.v13i3.1221
7. Khabsyah, N. U., Kurniawati, Y., & Harjanti, W. (2024). Analisis Laporan Keuangan Dalam Menilai Kinerja Keuangan Koperasi Karyawan “Melati” Di PT Coronet Crown. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 16(2), 1–6. https://doi.org/10.55049/jeb.v16i2.299
8. Ma’ruf, M., Wahyuni, S., Suprihandari, M. D., & Kusuma Adi Rahardjo. (2024). Analisis Kinerja Berbasis Akuntansi Keberlanjutan (SUSTAINABLE ACCOUNTING) Pada Usaha Budidaya Ikan Lele Di Farm Fish Boster Centre Kabupaten Sidoarjo. JEMABITEK (Jurnal Ekonomi Manajemen Akuntansi Bisnis Dan Teknologi Informatika), 1(3), 126–139.
9. Masitoh, I. (2025). Partisipasi Politik Komunitas Punk Dalam Menyuarakan Kritik Terhadap Kebijakan Pemerintah (Studi Fenomenologi Di Kota Bandung). 41–54. https://repository.upi.edu/145086/
10. Nawangsari, A. T., Cahyanti, K. G., & Junjunan, M. I. (2022). Praktik Akuntansi Sederhana Peternak Cacing : Sebuah Studi Fenomenologi Di Desa Cabean Kabupaten Madiun Provinsi Jawa Timur. Jurnal Akuntansi Integratif, 8(1), 1–16. https://doi.org/10.21608/pshj.2022.250026
11. Nuradila, R. F., & Wibowo, R. A. (2018). Kesiapan UMKM Terhadap Implementasi SAK EMKM (Studi UMKM Di Kota Blora). Journal Of Islamic Finance and Accounting, 1(1), 63–76.
12. Putri, A. D. L., & Sokarina, A. (2024). Meaning Accounting from a Travel Trader ’ s Point of View. Formosa Journal of Multidisciplinary Research (FJMR), 3(5), 1431–1454. https://doi.org/https://doi.org/10.55927/fjmr.v3i5.9523
13. Radianto, W. E. (2018). Akuntansi Keperilakuan: Memahami lebih dalam Eskalasi Komitmen. PT Revka Petra Media. https://dspace.uc.ac.id/bitstream/handle/123456789/2808/Paper2808.pdf?sequence=3&isAllowed=y
14. Rahman, A. (2023). PENULUSURAN PEMAHAMAN AKUNTANSI BAGI PETANI SAYUR DALAM MENGELOLA KEUANGAN (Studi Fenomenologi Di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang).
15. Tanujaya, T., & Meiden, C. (2024). Study Literature Review : Teori Sosial Fenomenologi Dalam Riset Akuntansi. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 3(3), 231–244.
16. Yiwa, C. W. H., & Hasim As’ari. (2023). Sosialisasi Pentingnya Pencatatan Laporan Keuangan Sederhana Pada Usaha Salon. Jurnal GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat), 1(3), 584–588. https://doi.org/10.14341/cong23-26.05.23-39
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














