Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Make A Match di SD Negeri 088/VIIISuo-Suo
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13823Keywords:
Make a Match, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, MatematikaAbstract
Penelitian dilatarbelakangi rendahnya hasil belajar matematika peserta didik kelas III SD Negeri 088/VIII Suo Suo. Pembelajaran masih didominasi aktivitas guru menyebabkan peserta didik kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi awal, dari 21 peserta didik terdapat 13 peserta didik atau 62% telah mencapai KKTP, sedangkan 8 peserta didik atau 38% belum mencapai KKTP. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar matematika melalui penerapan model pembelajaran Make a Match. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 21 peserta didik kelas III SD Negeri 088/VIII Suo Suo. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas peserta didik, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 80% pada Siklus I menjadi 88% pada Siklus II. Aktivitas peserta didik meningkat dari 75% pada Siklus I menjadi 84,38% pada Siklus II. Ketuntasan hasil belajar meningkat dari 76% pada Siklus I menjadi 90,48% pada Siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan proses dan hasil belajar matematika peserta didik kelas III SD Negeri 088/VIII Suo secara optimal melalui kolaborasi aktif dan pendekatan kreatif.
References
1. Arfandi. (2023). Strategi pembelajaran cooperative learning tipe Make a Match dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Tarbiyatuna: Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Pendidikan Islam, 4(1), 77–96. https://doi.org/10.30739/tarbiyatuna.v4i1.2418
2. Huda, M. (2017). Model-model pengajaran dan pembelajaran: Isu-isu metodis dan paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
3. Komalasari, K. (2017). Pembelajaran kontekstual: Konsep dan aplikasi. Bandung: Refika Aditama.
4. Suprijono, A. (2019). Cooperative learning: Teori dan aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
5. Juniantari, N. W. E. (2021). Upaya meningkatkan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Make a Match pada siswa kelas II SD Negeri 2 Padangkerta semester I tahun pelajaran 2016/2017. ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 1(3), 91–97. https://doi.org/10.51878/elementary.v1i3.357
6. Kencono, M. R., & Harjono, N. (2023). Model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match untuk meningkatkan minat dan hasil belajar matematika siswa. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1190–1197. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5038
7. Kurniasari, E., Koeswanti, H. D., & Radia, E. H. (2019). Peningkatan hasil belajar matematika melalui model Make a Match berbantuan media konkret kelas IV SD. Jurnal Pendidikan, 3(1), 40–45.
8. Lokas, N., Pitoy, C., & Wenas, J. R. (2023). The effect of applying the Make a Match type cooperative learning model on student learning outcomes. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 6088–6094.
9. Malisa, H., & Hardjono, N. (2019). Upaya peningkatan hasil belajar melalui model pembelajaran Make a Match pada siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 3(2), 36–43. https://doi.org/10.31004/basicedu.v3i2.36
10. Marhayani, D. A., & Wulandari, F. (2020). Efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dalam meningkatkan kompetensi sikap dan pengetahuan siswa. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(1), 80–85. https://doi.org/10.23887/jisd.v4i1.24047
11. Pristiwanti, D., Badariah, B., Hidayat, S., & Dewi, R. S. (2022). Pengertian pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 7911–7915. https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9498
12. Putri, R. A., Yulianti, E., & Sari, N. (2021). Penerapan model pembelajaran Make a Match untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 2590–2598. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1234
13. Rahayu, I., Syarifah, S., & Trimo, T. (2020). Peningkatan hasil belajar matematika melalui model pembelajaran Make a Match. Jurnal Holistika, 4(1), 9–13. https://doi.org/10.24853/holistika.4.1.9-13
14. Rusman. (2018). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: Rajawali Pers.
15. Sani, R. A. (2021). Pembelajaran berpusat pada peserta didik. Jakarta: Bumi Aksara.
16. Soraya, A., Rahayu, W., & Ambarwati, L. (2018). Peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan metode Make a Match dalam inkuiri ditinjau dari perbedaan gender. PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika, 13(1), 33–42. https://doi.org/10.21831/pg.v13i1.15341
17. Surya, A. (2019). Learning trajectory pada pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Ilmiah, 4(2), 22–26.
18. Sutarto, & Syarifuddin. (2020). Desain pembelajaran matematika. Yogyakarta: Deepublish.
19. Taufik, A. (2022). Implementasi model pembelajaran Make a Match untuk meningkatkan metakognisi siswa pada pembelajaran matematika. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 6(3), 121–130. https://doi.org/10.33369/jpmr.v6i3.18426
20. Wahyudi. (2018). Pembelajaran matematika: Konsep dan implementasinya. Surakarta: UNS Press..
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














