Hubungan Self-Efficacy dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Klinik Rawat Inap Mitra Medista Pagak

Authors

  • Wahyu Satria Nurcahyanto Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr.Soepraoen Malang

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13822

Keywords:

Hipertensi, Self-Efficacy, Kepatuhan Minum Obat, MASES-R, MMAS-8

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang memerlukan pengobatan jangka panjang, sehingga kepatuhan minum obat menjadi komponen penting dalam pengendaliannya. Self-efficacy, yaitu keyakinan pasien terhadap kemampuannya menjalankan pengobatan secara konsisten, diduga berperan penting dalam membentuk perilaku kepatuhan tersebut, terutama pada pasien yang harus menjalani terapi jangka panjang meskipun tidak merasakan gejala. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan self-efficacy dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Klinik Rawat Inap Mitra Medista Pagak. Penelitian kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 40 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Medication Adherence Self-Efficacy Scale-Revised (MASES-R) untuk mengukur self-efficacy dan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8) untuk mengukur kepatuhan minum obat. Analisis bivariat menggunakan Fisher's Exact Test dengan tingkat kemaknaan p<0,05, dan kekuatan hubungan dinilai berdasarkan Odds Ratio (OR) dengan 95% Confidence Interval (CI). Sebanyak 27 responden (67,5%) memiliki self-efficacy tinggi dan 26 responden (65,0%) tergolong patuh minum obat. Pada kelompok self-efficacy tinggi, 22 responden (81,5%) patuh, sedangkan pada kelompok rendah hanya 4 responden (30,8%) yang patuh. Terdapat hubungan signifikan antara self-efficacy dan kepatuhan minum obat (p=0,004), dengan OR=9,900 (95% CI: 2,151–45,559), yang menunjukkan pasien dengan self-efficacy tinggi memiliki odds hampir sepuluh kali lebih besar untuk patuh dibandingkan pasien dengan self-efficacy rendah. Self-efficacy merupakan aspek psikologis penting yang berkaitan erat dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Penguatan self-efficacy melalui edukasi, konseling, dan pendampingan berkelanjutan oleh tenaga kesehatan dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi mendukung kepatuhan pengobatan pasien hipertensi secara jangka panjang.

References

1. Bandura, A. (1977). Self-efficacy: Toward a unifying theory of behavioral change. Psychological Review, 84(2), 191–215. https://doi.org/10.1037/0033-295X.84.2.191

2. Berardinelli, D., Conti, A., Hasnaoui, A., Casabona, E., Martin, B., Campagna, S., & Dimonte, V. (2024). Nurse-led interventions for improving medication adherence in chronic diseases: A systematic review. Healthcare, 12(23), 2337. https://doi.org/10.3390/healthcare12232337

3. Burnier, M., & Egan, B. M. (2019). Adherence in hypertension. Circulation Research, 124(7), 1124–1140. https://doi.org/10.1161/CIRCRESAHA.118.313220

4. Fernandez, S., Chaplin, W., Schoenthaler, A. M., & Ogedegbe, G. (2008). Revision and validation of the Medication Adherence Self-Efficacy Scale (MASES) in hypertensive African Americans. Journal of Behavioral Medicine, 31(6), 453–462. https://doi.org/10.1007/s10865-008-9170-7

5. Ferreira, P. D., Simões, J. A., & Velho, D. C. (2024). Adherence to antihypertensive therapy and its determinants: A systematic review. Cureus, 16(5), e59532. https://doi.org/10.7759/cureus.59532

6. Haryati, F., Angraini, P. R., Permaini, T., & Rodiyanah. (2025). The relationship between self-efficacy and medication adherence in hypertension patient. Indonesian Journal of Global Health Research, 7(5), 105–110. https://doi.org/10.37287/ijghr.v7i5.6603

7. Jones, D. W., Ferdinand, K. C., Taler, S. J., et al. (2025). 2025 AHA/ACC/AANP/AAPA/ABC/ACCP/ACPM/AGS/AMA/ASPC/NMA/PCNA/SGIM guideline for the prevention, detection, evaluation and management of high blood pressure in adults. Circulation, 152, e114–e218. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001356

8. Kappes, M., Espinoza, P., Jara, V., & Hall, A. (2023). Nurse-led telehealth intervention effectiveness on reducing hypertension: A systematic review. BMC Nursing, 22, Article 19. https://doi.org/10.1186/s12912-022-01170-z

9. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

10. Kusumaningrum, R. A. R., Sipollo, B. V., & Sakti, I. P. (2025). Self-efficacy and adherence to treatment in elderly people with hypertension at the Dau Community Health Center, Malang Regency. Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO), 6(1), 184–191. https://doi.org/10.36590/kepo.v6i1.1452

11. Menga, M. K., & Djaha, Y. T. L. (2025). Self-efficacy with medication adherence in the elderly with hypertension. Journal Interdisciplinary Health, 1(2), 1–7. https://doi.org/10.61099/jih.v1i1.100

12. Shen, Z., Shi, S., Ding, S., & Zhong, Z. (2020). Mediating effect of self-efficacy on the relationship between medication literacy and medication adherence among patients with hypertension. Frontiers in Pharmacology, 11, 569092. https://doi.org/10.3389/fphar.2020.569092

13. Wilandika, A., Handayani, A., & Sanusi, S. (2023). Self-efficacy of medication adherence in hypertensive patients in Bandung Regency, Indonesia. The Malaysian Journal of Nursing, 15(Supplementary 1), 32–40. https://doi.org/10.31674/mjn.2023.v15isupp1.004

14. World Health Organization. (2025). Hypertension. World Health Organization.

15. Wulandari, I. S., Faozi, A., & Aisyah, I. (2024). Analisis faktor pembangun self efficacy pada penderita hipertensi dalam melaksanakan kepatuhan minum obat. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(3), 350–360. https://doi.org/10.33024/hjk.v18i3.332

Downloads

Published

22-09-2026

How to Cite

Nurcahyanto, W. S. (2026). Hubungan Self-Efficacy dengan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Klinik Rawat Inap Mitra Medista Pagak. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 7656–7664. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13822