Antepartum Haemorrhage Due to Total Placenta Praevia in a G2P1A0 34-35 Weeks Gestation

Authors

  • Ariq Reynaldi Universitas Yarsi
  • Ulul Albab Universitas Yarsi
  • Damarizqa Dara Sjahruddin Universitas Yarsi
  • Selly Septina Universitas Yarsi

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13819

Keywords:

Plasenta Previa Totalis, Perdarahan Antepartum, Anemia

Abstract

Plasenta previa merupakan kelainan implantasi plasenta yang terletak di dekat atau menutupi ostium servikalis interna dan menjadi salah satu penyebab penting perdarahan antepartum serta persalinan prematur. Plasenta previa totalis merupakan bentuk plasenta previa yang menutupi seluruh ostium servikalis interna dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius bagi ibu maupun janin. Diagnosis dini dan penatalaksanaan yang tepat diperlukan untuk mencegah peningkatan morbiditas dan mortalitas maternal serta neonatal. Laporan Kasus: Seorang wanita berusia 18 tahun dengan status obstetri G2P1A0 datang ke rumah sakit dengan keluhan perdarahan pervaginam berupa darah segar tanpa disertai nyeri. Berdasarkan hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, dan ultrasonografi, pasien didiagnosis mengalami kehamilan 34–35 minggu dengan plasenta previa totalis disertai anemia hipokrom mikrositik. Penatalaksanaan awal dilakukan melalui stabilisasi kondisi hemodinamik dan pemantauan kondisi ibu serta janin. Pasien mendapatkan transfusi darah, kortikosteroid untuk pematangan paru janin, serta tokolitik. Mengingat adanya perdarahan pada kehamilan dengan plasenta previa totalis, dilakukan terminasi kehamilan melalui operasi Sectio Caesarea secara emergensi. Persalinan menghasilkan bayi laki-laki dengan kondisi baik. Perdarahan yang terjadi selama tindakan operatif dapat ditangani dengan baik dan kondisi maternal selanjutnya dipantau selama masa perawatan. Kesimpulan: Kasus ini menunjukkan bahwa plasenta previa totalis dengan perdarahan antepartum membutuhkan diagnosis yang cepat, pemantauan kondisi maternal dan fetal secara menyeluruh, serta penatalaksanaan komprehensif. Stabilisasi hemodinamik, persiapan transfusi, pemberian kortikosteroid pada kehamilan preterm, dan terminasi melalui Sectio Caesarea merupakan bagian penting dalam penanganan untuk mencapai luaran maternal dan neonatal yang baik.

References

1. ACOG. (2018) Methods for Estimating the Due Date. Obstetric Care Consensus No. 8.

2. Washington DC: American College of Obstetricians and Gynecologists.

3. ACOG. (2019) Interpregnancy Care. Obstetric Care Consensus No. 8. Washington DC: ACOG.

4. American Institute of Ultrasound in Medicine (AIUM). (2024) AIUM Practice Parameter for the Performance of Standard Diagnostic Obstetric Ultrasound. J Ultrasound Med.43(6):E20–32.

5. Conde-Agudelo, A., Rosas-Bermudez, A., Kafury-Goeta, A.C. (2006) Birth spacing and risk of adverse perinatal outcomes: a meta-analysis. New England Journal of Medicine, 354(15), pp. 1819–1830.

6. Cunningham, F.G., Leveno, K.J., Bloom, S.L., Dashe, J.S., Hoffman, B.L., Casey, B.M. and Spong, C.Y. (2018) Williams Obstetrics. 25th ed. New York: McGraw-Hill.

7. Fadhillah, M. B. A., Anggoro, R., & Priyatno, A. M. (2020). Analisis Performa Link Stability dari Faktor Kecepatan untuk Dinamisasi Zona pada Zone Routing Protocol. Jurnal Rekayasa Elektrika, 16(3). https://doi.org/10.17529/jre.v16i3.16502

8. Gabbe, S.G., Niebyl, J.R., Simpson, J.L., Landon, M.B., Galan, H.L., Jauniaux, E.R.M. and Berghella, V. (2021) Obstetrics: Normal and Problem Pregnancies. 8th ed. Philadelphia: Elsevier.

9. Jenabi, E., Bashirian, S. and Khazaei, S. (2022) Risk factors for placenta previa: an umbrella review. Placenta, 125, pp. 1–8.

10. Jauniaux, E., Alfirevic, Z., Bhide, A.G., Belfort, M.A., Burton, G.J., Collins, S.L. and Silver, R.M. (2019) Epidemiology of placenta previa accreta: a systematic review and meta-analysis. BMJ Open, 9(3), e031193.

11. Prawirohardjo, S. (2020) Ilmu Kebidanan. Edisi ke-5. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

12. RCOG. (2018) Placenta Praevia and Placenta Accreta: Green-top Guideline No. 27a.

13. London: RCOG.

14. StatPearls. (2023) Placenta Previa. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.

15. Timor-Tritsch, I.E. and Monteagudo, A. (2020) Diagnosis of placenta previa by transvaginal sonography. Ultrasound in Obstetrics & Gynecology, 55(2), pp. 282–293.

16. World Health Organization (WHO). (2022) WHO Recommendations on Family Planning and Birth Spacing. Geneva: WHO Press.

17. Prasetya, M. R. A., & Priyatno, A. M. (2022). Dice Similarity and TF-IDF for New Student Admissions Chatbot. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 1(1), 13–18. https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1.5

Downloads

Published

09-09-2026

How to Cite

Reynaldi, A., Albab, U., Sjahruddin, D. D., & Septina, S. (2026). Antepartum Haemorrhage Due to Total Placenta Praevia in a G2P1A0 34-35 Weeks Gestation. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 6369–6380. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13819