Strategi Pengembangan Kapal Penyeberangan di Kota Tual Dengan Menggunakan Analisis SWOT

Authors

  • Asmiati Asmiati Politeknik Maritim Ami Makassar
  • Marzuki Marzuki Politeknik Maritim Ami Makassar
  • Hernanensi Hernanensi Politeknik Maritim Ami Makassar
  • Reskyani Reskyani Politeknik Maritim Ami Makassar

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13681

Keywords:

Kapal Penyeberangan, Strategi Pengembangan, Kota Tual, Transportasi Laut, Analisis SWOT

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kapal penyeberangan di Kota Tual dengan menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Kota Tual merupakan wilayah kepulauan yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap transportasi laut sebagai sarana penghubung antarpulau, mendukung mobilitas masyarakat, serta menunjang distribusi barang dan kegiatan ekonomi. Pengembangan kapal penyeberangan menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan konektivitas wilayah, terutama dalam mewujudkan pelayanan transportasi yang aman, nyaman, efektif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan kapal penyeberangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur yang berkaitan dengan kondisi transportasi penyeberangan di Kota Tual. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman sebagai dasar dalam menentukan strategi pengembangan yang tepat. Faktor kekuatan meliputi kebutuhan masyarakat terhadap transportasi laut dan peran kapal penyeberangan dalam meningkatkan konektivitas antarpulau. Kelemahan mencakup keterbatasan fasilitas, kondisi kapal, kualitas pelayanan, dan aspek keselamatan. Peluang meliputi peningkatan aktivitas ekonomi, dukungan pembangunan daerah, serta perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat. Sementara itu, ancaman dapat berupa kondisi cuaca, biaya operasional, persaingan moda transportasi, dan risiko keselamatan. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan strategi berupa peningkatan kelayakan kapal, keselamatan pelayaran, kualitas pelayanan, fasilitas pendukung, serta optimalisasi rute dan jadwal penyeberangan. Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mendukung pembangunan ekonomi masyarakat Kota Tual.

References

Abbas Salim. 2006. “Manajemen Transportasi”. Jakarta ; Raja Grafindo

2. Abdullah, Muhammad Maulana, and Mary Handoko. 2012. "Pengembangan Logistic Information System Integrasi B2B Pengeluaran Peti Kemas Impor." Jurnal Sarjana ITB bidang Teknik Elektro dan Informatika 1.3

3. Gunawan Herry. 2014. “Pengantar Transportasi dan Logistik”. Jakarta; Rajawali Pers.

4. Haryotejo Bimo. 2015. “Analisis Pengaruh Kinerja Logistik Pemasok Terhadap Kinerja Bisnis” Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro.

5. Hermawan, Ari W (2019) Proses Pembongkaran Muatan Curah Kering Yang Dilakukan Oleh Pt. Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Perak Surabaya Di Terminal Jamrud (http://repository. unimar-amni.ac.id/1445/)

6. Jurnal Maritim. 2016. “Indonesia Maritime Cognition”.

7. Jusna 2016. “Peranan Transportasi Laut dalam Menunjang Arus Barang dan Orang di Kecamatan Maligano Kabupaten Muna”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Haluoleo Kendari.

8. Kabupaten Maluku Dalam Angka Tahun 2016.

9. Laporan Akhir Pengembangan Transportasi Laut di Kawasan Indonesia Timur, 2012

10. Mulyadi Dedi. “pengembangan sistem logistik yang efisien dan efektif dengan pendekatan supply chain management”. Jurnal Riset Industri bidang Kementerian Perindustrian 2011.

11. Sadono Sukirno. 2006. “Pengantar Teori Mikro Ekonomi”. Jakarta ; Edisi Ketiga Raja Grafindo, Persada.

12. Semuel, Jinca, and Wunas Shirly. “Sistem Jaringan Transportasi Logistik Kawasan Perbatasan Provinsi Papua dengan Papua New Guinea”. Jurnal Transportasi Vol. 10. 2010.

13. Siregar, Muchtarudin. 2012. Beberapa Masalah Ekonomi dan Manajemen Pengangkutan. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

14. Widjaja Tunggal, Amin. "Manajemen Logistik dan Supply Chain Management." Jakarta: Harvarindo (2009).

15. Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 26 Tahun 2012 Tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional

16. Undang-Undang No. 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran.

17. https://tualkota.bps.go.id/, (diakses pada tanggal 16 November 2022)

18. https://www.bptdmaluku.com/profil-pelabuhan-tual/, (diakses pada tanggal 16 November 2022).

Downloads

Published

28-08-2026

How to Cite

Asmiati, A., Marzuki, M., Hernanensi, H., & Reskyani, R. (2026). Strategi Pengembangan Kapal Penyeberangan di Kota Tual Dengan Menggunakan Analisis SWOT. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 4888–4895. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13681