Kritik Sosial Film Malam 3 Yasinan terhadap Kepalsuan Moral Masyarakat Kelas Atas
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13596Keywords:
Kritik Sosial, Kepalsuan Moral, Kelas Atas, Malam 3 Yasinan, Horor Psikologis, Representasi KeluargaAbstract
Penelitian ini membahas kritik sosial yang disampaikan melalui film horor Indonesia Malam 3 Yasinan (2026) terhadap fenomena kepalsuan moral masyarakat kelas atas. Film ini mengisahkan keluarga konglomerat Djoyodiredjo pada era 1980-an yang berusaha mempertahankan citra keluarga sempurna, sementara di balik kemewahan dan keharmonisan yang ditampilkan terdapat rahasia kelam, konflik warisan, perselingkuhan, keserakahan, serta penindasan emosional. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi kepalsuan moral, bentuk kritik sosial, dan strategi penyampaian kritik melalui genre horor psikologis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis. Data utama berupa film Malam 3 Yasinan, sedangkan data sekunder diperoleh dari ulasan film, wawancara, dan literatur yang relevan. Analisis dilakukan melalui identifikasi adegan dan dialog, kategorisasi bentuk kepalsuan moral, analisis strategi kritik sosial, serta interpretasi makna dalam konteks masyarakat Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan empat bentuk utama kepalsuan moral, yaitu pencitraan keluarga sempurna yang menyembunyikan disfungsi internal, penyembunyian keserakahan dan konflik warisan di balik ritual spiritual, penggunaan agama sebagai topeng kemunafikan, serta penindasan emosional di bawah citra keluarga harmonis. Kritik sosial diperkuat melalui penggunaan horor sebagai konsekuensi moral dari dosa dan kebohongan, simbolisme rumah dan warisan, latar era 1980-an, serta karakterisasi tokoh. Dalam perspektif komunikasi penyiaran Islam, film ini juga menyampaikan pesan mengenai bahaya nifaq dan riya', serta pentingnya kejujuran, ketulusan, dan konsistensi antara perkataan dan perbuatan. Penelitian ini menunjukkan bahwa film horor dapat berfungsi sebagai medium kritik sosial sekaligus penyampaian pesan moral dan dakwah.
References
1. Afifi, S. (2022). Film sebagai Medium Kritik Sosial dalam Perspektif Komunikasi Massa. Jurnal Komunikasi Indonesia, 11(2), 145-158.
2. Alamsyah, R. (2021). Representasi Kelas Atas dalam Sinema Indonesia: Antara Citra dan Realitas. Jurnal Sosial dan Budaya, 18(3), 210-225.
3. Beritajateng.tv. (2026). Nuansa Horor yang Kurang Menggigit, Begini Review Film Malam 3 Yasinan. Beritajateng.tv.
4. Fakih, M. (2020). Horor Psikologis dan Kritik Sosial dalam Film Indonesia Kontemporer. Jurnal Film dan Televisi, 9(1), 78-95.
5. Harian Bogor Raya. (2025). Berlatar 1980-an, Film Malam 3 Yasinan Angkat Sisi Gelap Keluarga Konglomerat. Harian Bogor Raya.
6. Kurniawan, D. (2023). Representasi Kemunafikan dalam Sinema Indonesia: Sebuah Kajian Semiotik. Jurnal Komunikasi dan Budaya, 12(1), 45-62.
7. Montasefilm. (2026). Malam 3 Yasinan | REVIEW. Montasefilm.com.
8. NyalaNusantara.com. (2026). Review Film Malam 3 Yasinan: Horor Pelan dengan Luka Keluarga yang Membusuk. NyalaNusantara.com.
9. Prasetyo, B. (2022). Agama, Ritual, dan Kemunafikan dalam Film Horor Indonesia. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 14(2), 88-105.
10. Rahman, A. (2019). Kemunafikan Sosial dalam Perspektif Psikologi dan Agama. Jurnal Psikologi Islam, 7(2), 89-104.
11. RRI.co.id. (2026). Horor Malam 3 Yasinan, Ketamakan Hancurkan Keluarga Kaya. RRI.co.id.
12. Sukarya, Y. (Sutradara). (2026). Malam 3 Yasinan [Film]. Helroad Films & Alkimia Production.
13. Suryanto, H. (2021). Islam dan Kritik Sosial dalam Film: Analisis Wacana Kritis. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 16(1), 34-51.
14. Teater.co. (2026). Review Film Malam 3 Yasinan: Horor Keluarga dengan Konflik Warisan yang Lebih Dominan. Teater.co.
15. Utami, L. S. & Umar, K. (2026). Malam 3 Yasinan: Horor Psikologis yang Menggali Luka dan Rahasia Keluarga. Yoursay.id.
16. Wahyudi, T. (2023). Agama dan Kemunafikan: Kritik atas Praktik Keagamaan Elit. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 15(1), 34-50.
17. Zainuddin, M. (2022). Representasi Kemunafikan dalam Film Horor Indonesia: Analisis Wacana Kritis. Jurnal Komunikasi dan Budaya, 10(2), 112-130.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














