Penguatan Ekonomi Produktif dan Literasi Digital Masyarakat melalui KKN Berbasis Asset-Based Community Development (ABCD) di Desa Cimekar
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13578Keywords:
ABCD, Digitalisasi UMKM, KKN, Ketahanan Sosial Digital, Literasi DigitalAbstract
Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, memiliki aset ekonomi produktif berupa UMKM sablon, keripik pisang, gagang pacul, dan konveksi. Namun, pemanfaatan aset tersebut masih menghadapi keterbatasan pemasaran digital, khususnya pada UMKM Sablon Badjoe yang sebelumnya mengandalkan relasi pelanggan dan promosi dari mulut ke mulut. Kerentanan juga muncul pada aspek sosial digital, yaitu kebutuhan masyarakat untuk memperkuat kemampuan menyaring informasi, melindungi data pribadi, mengelola penggunaan gawai, serta mengenali risiko transaksi digital eksploitatif. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekonomi produktif dan ketahanan sosial digital masyarakat melalui KKN berbasis Asset-Based Community Development (ABCD). Metode dilaksanakan dengan pendekatan Living Lab melalui tahapan pemetaan aset kolektif, koordinasi dan ko-desain program bersama masyarakat, pendampingan, refleksi, serta evaluasi awal. Implementasi mencakup kunjungan dan pendampingan UMKM, optimalisasi Instagram, pembuatan website katalog Sablon Badjoe, serta program literasi digital “Saring Sebelum Sharing” yang terintegrasi dengan kegiatan sosial dan pendidikan masyarakat. Capaian intervensi berupa tersedianya kanal promosi digital dan website katalog sebagai media informasi serta pemesanan awal bagi UMKM mitra, disertai penguatan materi keamanan data, verifikasi informasi, pengasuhan digital, dan kewaspadaan terhadap desain antarmuka manipulatif. Hasil masih berupa luaran awal dan belum digunakan untuk mengklaim peningkatan pendapatan atau literasi secara statistik. Rekomendasi kebijakan diarahkan pada pembentukan Program Desa Cimekar Tangguh Digital dan Produktif melalui Pojok UMKM Digital, Kelas Keluarga Tangguh Digital, dan pemantauan indikator agregat berbasis desa sebagai embrio actionable policy brief bagi Komdigi.
References
1. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. (2025). Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. https://peraturan.bpk.go.id/Details/316745/inpres-no-8-tahun-2025
2. Brignull, H., Miquel, M., Rosenberg, J., & Offer, J. (2022). Dark patterns: Conceptualization and future research directions. Business & Information Systems Engineering, 65, 1–16. https://doi.org/10.1007/s12599-022-00783-7
3. CIFOR-ICRAF. (n.d.). Facilitating an asset-based community-driven development process. https://www.cifor-icraf.org/publications/downloads/Publications/PDFS/MN20057.pdf
4. Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 16 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Komunikasi dan Digital Tahun 2025–2029. https://jdih.komdigi.go.id/produk_hukum/view/id/987/t/peraturan+menteri+komunikasi+dan+digital+nomor+16+tahun+2025
5. Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2025). Menghadapi ancaman deepfake, Komdigi perkuat perlindungan masyarakat di ruang digital. https://portal.komdigi.go.id/kanal-publik/berita-kini/9498
6. Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (2026). Komdigi melalui BPSDM Komdigi dukung Safer Internet Day 2026. https://bpsdm.komdigi.go.id/berita-komdigi-melalui-bpsdm-komdigi-dukung-safer-internet-day-2026-19-2341
7. Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. (n.d.). Makin cakap digital: Program literasi digital Indonesia. https://literasidigital.id/
8. Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia. (2025). Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem. https://jdih.pemberdayaan.go.id/storage/peraturan/dokumen/Inpres%20Nomor%208%20Tahun%202025.pdf
9. Kristian, N. (2026). Pemberdayaan UMKM melalui pendekatan Asset-Based Community Development berbasis literasi bilingual dan digital marketing. Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://journal.unita.ac.id/index.php/PENGABDIAN/article/download/2016/996
10. Narayanan, A., Mathur, A., Chetty, M., & Kshirsagar, M. (2020). Dark patterns: Past, present, and future. ACM Queue, 18(2), 67–92.
11. Nevmerzhitskaya, A. (2020). Ethical considerations of living labs. Theseus. https://www.theseus.fi/bitstream/handle/10024/346908/Nevmerzhitskaya.pdf
12. Organisation for Economic Co-operation and Development. (2022). Dark commercial patterns. OECD Publishing. https://www.oecd.org/content/dam/oecd/en/publications/reports/2022/10/dark-commercial-patterns_9f6169cd/44f5e846-en.pdf
13. South, J., Coan, S., Woodward, J., Bagnall, A.-M., & Rippon, S. (2024). Asset-based community development: Co-designing an asset-based evaluation study for community research. SAGE Open, 14(2). https://doi.org/10.1177/21582440241240836
14. Tim KKN Universitas Al Ghifari Kelompok 33. (2026). Program kerja KKN Tematik Berdampak Desa Cimekar, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
15. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. (2022). https://jdih.komdigi.go.id/index.php/produk_hukum/view/id/832/t/undangundang+nomor+27+tahun+2022
16. Universitas Muhammadiyah Mataram. (2024). Digitalisasi produk BUMDes berbasis e-katalog sebagai strategi promosi yang berdaya saing. Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm/article/view/26624
17. Warren, J., & Lhatoo, S. (2003). From clients to citizens: Asset-based community development as a strategy for community-driven development. Development in Practice, 13(5), 474–486. https://doi.org/10.1080/0961452032000125857
18. Zhang, Y., Zhang, S., & Liu, Y. (2023). Active parental mediation and adolescent problematic internet use: The role of psychological needs. Frontiers in Psychology, 14, Article 1197374. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC10451844/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














