Pengaruh Pengelolaan Pasar oleh PD PHJ terhadap Kepuasan Pedagang di Pasar Dwikora
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13570Keywords:
Pengelolaan Pasar, Kepuasan Pedagang, Pasar Tradisional, Regresi Linear Sederhana, PD Pasar Horas JayaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pengelolaan pasar oleh Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) terhadap kepuasan pedagang di Pasar Dwikora (Parluasan), Kota Pematangsiantar. Fenomena empiris menunjukkan persoalan yang belum tertangani, seperti kebersihan dan drainase, penataan lapak, serta pungutan di luar mekanisme resmi, yang mengindikasikan kesenjangan antara ketentuan normatif dan praktik operasional, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana kondisi tersebut membentuk persepsi kepuasan pedagang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan sampel 94 pedagang yang diambil melalui proportionate stratified random sampling dari populasi 1.903 pedagang pada tiga jenis lapak (kios, balai, dan los), dengan jumlah sampel ditentukan melalui rumus Slovin (margin of error 10%). Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang memuat enam indikator pengelolaan pasar (strategi fasilitas, komunikasi dan koordinasi, pelayanan operasional, evaluasi dan pembandingan, responsivitas terhadap perubahan, dan perbaikan berkelanjutan) serta lima indikator kepuasan berbasis SERVQUAL (bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati), kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana berbantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pasar dan kepuasan pedagang berada pada kategori baik, dengan TCR masing-masing sebesar 85,14% dan 85,94%. Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 7,211 + 0,747X (t hitung 16,744 > t tabel 1,986, sig. = 0,000), yang menegaskan pengaruh positif dan signifikan pengelolaan pasar terhadap kepuasan pedagang, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,753 (75,3%). Indikator perbaikan berkelanjutan dan kondisi fisik fasilitas menjadi titik terlemah pada kedua variabel. Temuan ini menyarankan agar PD Pasar Horas Jaya memprioritaskan pemeliharaan sarana fisik yang berkelanjutan serta transparansi pengelolaan retribusi guna meningkatkan kepuasan pedagang.
References
1. Ali, I. H., Batmomolin, A., & Olii, N. (2024). Metodologi Penelitain (La Ode Alifariki (ed.)). PT MEDIA PUSTAKA INDO Jl. www.mediapustakaindo.com
2. Anggraini, R. D. (2015). Pengelolaan Pasar Tradisional Dalam meningkatkan Pertumbuhan Perekonomian Pedagang Di Desa Wangkal Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Vol. 1, Issue April).
3. Anita. (2024). Pasar Dwikora Semakin Semrawut, Pedagang dan Pembeli Mengeluh. Mistar.Id. https://mistar.id/news/siantar/pasar-dwikora-semakin-semrawut-pedagang-dan-pembeli-mengeluh
4. Azizah, N. L. (2019). Analisis Manajemen Pengelolaan Pasar Tradisional guna Meningkatan Pendapatan Pedagang Kecil (Studi Kasus Pasar KIRINGAN Desa Kemlagilor Turi Lamongan). Jurnal Penelitian Ilmu Manajemen, IV(1), 823–831.
5. Barrett, P., & Baldry, D. (2022). Facilities Management. Blackwell.
6. Haeril, S. E., Lely Afiati, M., Dr, M., Awaluddin, S., Pd, S. E., Muhammad Isra Iradat, M., Mustafa, M., Fitriani Latief, M., Mutiarini Mubyl, M., Psi, S., Psi, M., Psikolog Fakhruddin Kurnia, M. M., & Billy Lazuardi, M. (2023). Manajemen Pemasaran. www.lajagoe.com
7. Kukus, M. M. (2023). Pengelolaan Pasar 66 di Kelurahan Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado. Jurnal Administrasi Publik, IX(4).
8. Machali, I. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif (Abdau Qurani Habib (ed.)). Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. http://tarbiyah.uin-suka.ac.id/
9. Masyitoh, S., Derriawan, & Ichawani, T. (2022). Terhadap Tingkat Kepuasan Pedagang Pasar Tradisonal. Jurnal Ilmiah Manajemen Pancasila, 2(1), 20–31.
10. Parasuraman, a, Zeithaml, V. a, & Berry, L. L. (1988). SERQUAL: A Multiple-Item scale for Measuring Consumer Perceptions of Service Quality. In Journal of Retailing (Vol. 64, p. 28). https://doi.org/10.1016/S0148-2963(99)00084-3
11. PD Pasar Horas Jaya. (2016). Pasar Dwikora. PD PHJ. https://www.pdphj.web.id/p/pasar-dwikora.html
12. Perda Kota Pematangsiantar No. 5, Pub. L. No. 5, 1 (2014). https://peraturan.bpk.go.id/Details/30984
13. Permendagri No. 20 , 66 Republik Indonesia 37 (2012). https://peraturan.bpk.go.id/Details/111784/permendagri-no-20-tahun-2012
14. Siahaan, J. (2025). Drainase Mampet, Pasar Dwikora Pematangsiantar Becek dan Perlu Pengerukan Menyeluruh. Mistar.Id. https://mistar.id/news/siantar-simalungun/drainase-mampet-pasar-dwikora-pematangsiantar-becek-dan-perlu-pengerukan-menyeluruh
15. Sijabat, M. J. (2026). Jejak Premanisme di Pasar Parluasan, Pematangsiantar. PARBOBOA.
16. Sugiyono. (2013). METODE PENELITIAN KUANTITATIF, KUALITATIF DAN R &. D. ALFABETA. www.cvalfabeta.com
17. Tanjung, R. (2023). Segudang Masalah Pasar Horas dan Dwikora Pematang Siantar: Krisis Kebersihan hingga Minim Penataan. PARBOBOA. https://parboaboa.com/pasar-horas-dan-pasar-dwikora-pematang-siantar
18. Wahyudi, D. L., Tarmizi, & Subham, M. (2023). Analisis pengelolaan pasar tradisional dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Manajemen, 1(4), 138–148. https://doi.org/10.61722/jiem.v1i4/319
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














