Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Intensitas Aset Tetap dan Kepemilikan Institusional terhadap Penghindaran Pajak

Authors

  • Gigih Priambodo Universitas Pamulang
  • Indra Wadi Universitas Pamulang

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13553

Keywords:

Pertumbuhan Penjualan, Intensitas Aset Tetap, Kepemilikan Institusional, Penghindaran Pajak

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan, intensitas aset tetap, dan kepemilikan institusional terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sektor consumer non-cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif dan regresi data panel. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, sehingga diperoleh sampel sebanyak 19 perusahaan dengan total 95 observasi selama periode penelitian. Data penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia serta situs resmi masing-masing perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak EViews 13, dengan Random Effect Model (REM) sebagai model estimasi yang paling sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan, intensitas aset tetap, dan kepemilikan institusional secara simultan berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Secara parsial, pertumbuhan penjualan berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Intensitas aset tetap juga berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, sedangkan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Nilai Adjusted R-squared sebesar 9,79% menunjukkan bahwa variabel independen dalam penelitian ini mampu menjelaskan variasi penghindaran pajak sebesar 9,79%, sedangkan 90,21% lainnya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor operasional dan struktur aset perusahaan memiliki peran dalam menentukan kebijakan perpajakan perusahaan.

References

1. Anggriantari, C. D., & Purwantini, A. H. (2020, November). Pengaruh profitabilitas, capital intensity, inventory intensity, dan leverage pada penghindaran pajak. UMMagelang Conference Series, 137–153.

2. Arliani, D. I. N. D. A. (2023). Pengaruh kepemilikan institusional, transfer pricing, dan faktor lainnya terhadap penghindaran pajak. E-Jurnal Akuntansi Tsm, 3(1), 17–32.

3. Ashari, M. A., Simorangkir, P., & Masripah, M. (2020). Pengaruh pertumbuhan penjualan, kepemilikan institusional dan kepemilikan manajerial terhadap penghindaran pajak (tax avoidance). Jurnal Syntax Transformation, 1(8), 488–498.

4. Aulia, N., & Purwasih, D. (2023). Pengaruh Kepemilikan Institusional dan Capital Intensity Terhadap Tax Avoidance dengan Ukuran Perusahaan sebagai Variabel Moderasi: Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Property dan Real Estate yang Terdaftar di BEI. Jurnal Revenue: Jurnal Ilmiah Akuntansi, 3(2), 395–405.

5. Bhato, F. H., & Riduwan, A. (2021). Pengaruh Leverage, Kompensasi Rugi Fiskal dan Intensitas Aset Tetap Terhadap Penghindaran Pajak. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi (JIRA), 10(4).

6. Cahyati, A. E., & Darma, S. S. (2023). Pengaruh Transfer Pricing, Sales Growth, Dan Capital Intensity Terhadap Penghindaran Pajak (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Konsumsi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020).

7. Dewi, S. L., & Oktaviani, R. M. (2021). Pengaruh Leverage, Capital Intensity, Komisaris Independen Dan Kepemilikan Institusional Terhadap Tax Avoidance. Akurasi: Jurnal Studi Akuntansi Dan Keuangan, 4(2), 179–194.

8. Liani, E. D. L., & Karlina, L. (2023). Pengaruh komite audit, kualitas audit, financial distress dan capital intensity terhadap tax avoidance. Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen Bisnis, 3(3), 352–369.

9. Mariadi, M. D., & Dewi, L. G. K. (2022). Pengaruh Leverage, Profitabilitas, dan Intensitas Aset Tetap Terhadap Tax Avoidance Pada Perusahaan Manufaktur di BEI. JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 13(04), 1136–1140.

10. Marlina, N., & Darma, S. S. (2022). Pengaruh sales growth, corporate social responsibility dan capital intensity terhadap tax avoidance (Studi Pada Perusahaan Sektor Barang dan Konsumsi di Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2020). MIZANIA: Jurnal Ekonomi Dan Akuntansi, 2(2), 241–260.

11. Maysarah. (2024). Pengaruh Intensitas Aset Tetap, Pertumbuhan Penjualan, dan Kepemilikan Institusional Terhadap Penghindaran Pajak. Jurnal Ekonomi Universitas Pamulang.

12. Ningsih, A. N., Irawati, W. I., Barli, H. A., & Hidayat, A. N. (2020). Analisis karakteristik perusahaan, intensitas aset tetap dan konservatisme akuntansi terhadap tax avoidance. Systems UNPAM (Universitas Pamulang), 1(2), 245–256.

13. Pratomo, D., & Rana, R. A. (2021). Pengaruh kepemilikan institusional, komisaris independen dan komite audit terhadap penghindaran pajak. Jurnal Akuntansi, 8(1), 91–103.

14. Prihatini, C., & Amin, M. N. (2022). Pengaruh profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, intensitas aset tetap dan kualitas audit terhadap tax avoidance. Jurnal Ekonomi Trisakti, 2(2), 1505–1516.

15. Ratnasari, D., & Nuswantara, D. A. (2020). Pengaruh kepemilikan institusional dan leverage terhadap penghindaran pajak (tax avoidance). Jurnal Akuntansi AKUNESA, 9(1).

16. Safitri, D., & Rizal, A. S. (2023). Pengaruh Deferred Tax Expense, Capital Intensity, Kepemilikan Institusional Terhadap Tax Avoidance Perusahaan Consumer Non Cyclicals Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2021. Jurnal Bisnis Dan Akuntansi Unsurya, 8(2).

17. Sariningsih, N., & Sastri, E. T. (2024). Pengaruh Intensitas Aset Tetap, Beban Pajak Tangguhan Dan Pertumbuhan Penjualan Terhadap Penghindaran Pajak. Perwira Journal of Economics & Business, 4(1), 127–138.

18. Sawitri, A. P., Ariska, F. A., & Alam, W. Y. (2022). Pengaruh profitabilitas, pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan dan koneksi politik terhadap penghindaran pajak. Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana, 8(1).

19. Septanta, R. (2023). Pengaruh Kepemilikan Institusional, Kepemilikan Manajerial, Dan Kompensasi Rugi Fiskal Terhadap Penghindaran Pajak. Scientific Journal Of Reflection: Economic, Accounting, Management and Business, 6(1), 95–104.

20. Sudibyo, H. H. (2022). Pengaruh profitabilitas, leverage, dan pertumbuhan penjualan terhadap penghindaran pajak. Jurnal Akuntansi Dan Manajemen Bisnis, 2(1), 78–85.

21. Sumantri, R. I., & Kurniawati, L. (2023). Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, dan Capital Intensity Terhadap Penghindaran Pajak Perusahaan Properti dan Real Estate yang terdaftar Di BEI Periode 2019-2021. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 4(2), 1277–1287.

22. Syifa, A., & Septanta, R. (2024). Pengaruh Capital Intensity, Pertumbuhan Penjualan, dan Leverage Terhadap Tax Avoidance. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 2(2), 372–377.

23. Tarmizi, A., & Perkasa, D. H. (2022). Pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan keluarga, dan thin capitalization terhadap penghindaran pajak. Jurnal Perspektif Manajerial dan Kewirausahaan (JPMK), 3(1), 47–61.

24. Xaviera, A. X. A., Muslih, M., & Kurnia, K. (2020). Pengaruh Kepemilikan Institusional, Profitabilitas, Pertumbuhan Penjualan, dan Kompensasi Rugi Fiskal Terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2018. Jurnal Mitra Manajemen, 4(5), 692–707.

Downloads

Published

23-09-2026

How to Cite

Priambodo, G., & Wadi, I. (2026). Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, Intensitas Aset Tetap dan Kepemilikan Institusional terhadap Penghindaran Pajak . Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 7846–7856. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13553