Analisis Persepsi Kualitas dan Kesadaran Merek terhadap Brand trust yang Dimoderasi oleh Isu Overclaim pada Produk Daviena
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13542Keywords:
Persepsi Kualitas, Kesadaran Merek, Brand Trust, OverclaimAbstract
Industri skincare yang berkembang pesat membuat konsumen semakin memperhatikan kualitas, pengenalan merek, dan kredibilitas informasi sebelum memberikan kepercayaan kepada suatu merek. Pada produk Daviena, munculnya isu overclaim menimbulkan persoalan mengenai kesesuaian antara klaim pemasaran dan persepsi konsumen terhadap produk. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kualitas dan kesadaran merek terhadap brand trust serta menguji peran isu overclaim sebagai variabel moderasi pada konsumen produk Daviena di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif asosiatif. Data primer diperoleh melalui kuesioner berskala Likert dari 100 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Responden merupakan pengguna produk Daviena yang berdomisili di Kota Mataram, berusia 17–45 tahun, pernah menggunakan produk Daviena dalam enam bulan terakhir, dan mengetahui isu overclaim yang berkaitan dengan Daviena. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4 dan prosedur bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust, demikian pula kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand trust. Overclaim terbukti memoderasi hubungan persepsi kualitas terhadap brand trust secara negatif, sedangkan pada hubungan kesadaran merek terhadap brand trust arah moderasinya positif. Model penelitian menghasilkan R-square brand trust sebesar 0,831, sehingga konstruk dalam model mampu menjelaskan 83,1% variasi brand trust. Temuan ini menunjukkan pentingnya konsistensi kualitas, penguatan kesadaran merek, dan komunikasi klaim produk yang akurat dalam mempertahankan kepercayaan konsumen.
References
1. Aaker, D. (2020). Manajemen Ekuitas Merek: Memanfaatkan Nilai dari Suatu Merek. Spektrum.
2. Arviana, V. P., & Herdinata, C. (2020). Pengaruh perceived quality terhadap purchase decision dengan brand trust sebagai variabel intervening pada usaha Bakpao 88. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 22(1), 45–55.
3. Baisyir, F. (2021). Pengaruh kesadaran merek terhadap kepercayaan merek dan dampaknya terhadap loyalitas konsumen hand body lotion. Jurnal Apresiasi Ekonomi, 9(2), 191–201. https://doi.org/10.31846/jae.v9i2.381
4. Hantika, S., Farida, N., & Widiartanto, W. (2023). Pengaruh kesadaran merek dan kepercayaan merek terhadap loyalitas konsumen melalui pembelian ulang. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 12(1), 175–183. https://doi.org/10.14710/jiab.2023.37268
5. Keysi Rahmawati, K. R., & Erwin Permana. (2025). Analisis overclaim marketing dalam membangun kepercayaan konsumen pada produk Daviena Skincare. Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak, 2(2), 155–167. https://doi.org/10.61132/jbep.v2i2.1051
6. Pakaila, J. R., Aydin, R. M., & Abbiyya, S. W. (2024). Tren overclaim dalam iklan industri kecantikan: Analisis etika terapan pada produk skincare di Indonesia. Kabillah: Journal of Social Community, 9(2).
7. Pawestri, R., & Suji’ah, U. (2023). Kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, loyalitas merek dan pengaruhnya terhadap keputusan pembelian produk kosmetik Viva di Daerah Istimewa Yogyakarta. Journal of Academic Entrepreneur, 1(1), 1–23.
8. Pramana, V., & Wardhana, A. (2024). Pengaruh persepsi kualitas, persepsi nilai, persepsi kepuasan dan persepsi diferensiasi terhadap kesetiaan merek yang dimediasi oleh kepercayaan merek pada merek Polki. Business Management Journal, 20(1), 45. https://doi.org/10.30813/bmj.v20i1.5190
9. Putriana, A. N., & Abdurrahman. (2024). Pengaruh brand awareness dan perceived quality terhadap purchase intention dengan brand trust sebagai variabel mediasi pada skincare Avoskin. Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif, 2(3), 123–136.
10. Rahmawati, K., & Permana, E. (2024). Analisis overclaim marketing dalam membangun kepercayaan konsumen pada produk Daviena Skincare. Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak, 2(2).
11. Rimayang, A., Ramli, L. P., Hisyam, M., & Mahfuza, A. A. (2023). Pengaruh overclaim produk, kesadaran merek, kepuasan konsumen, dan loyalitas konsumen terhadap intensi membeli ulang produk skincare Skintific. Jurnal Manajemen dan Bisnis Terapan, 5(3), 211–225.
12. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.
13. Vanessa Princessa, & Herdinata, C. (2025). Pengaruh perceived quality terhadap purchase decision dengan brand trust sebagai variabel intervening pada usaha Bakpao 88. 9(1), 3230–3250.
14. Widiyasti, B. D., & Sidharta, R. B. F. I. (2025). Perception of luxury value, hedonistic lifestyle, income influence decisions to purchase branded goods. Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa, 2022(Sinta 4), 161–173. https://doi.org/10.29313/performa.v22i2.7937
15. Yosefine, C., & Budiono, H. (2023). Pengaruh kesadaran merek, citra merek, dan kepercayaan merek terhadap minat beli produk Innisfree pada mahasiswa/i Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara. Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, 5(2), 277–286.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














