Perancangan Format Pencatatan Identifikasi Biaya Lingkungan untuk Mendukung Sistem Environmental Management Accounting (EMA) di UMKM Briket Arang

Authors

  • Dinda Wahyu Permatasari Politeknik Negeri Malang
  • Fita Setiati Politeknik Negeri Malang
  • Yasin Nur Rohim Politeknik Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13530

Keywords:

Akuntansi Manajemen Lingkungan, Biaya Lingkungan, Biaya Limbah, UMKM

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya sistem pencatatan biaya lingkungan yang spesifik pada UMKM Briket Arang, sehingga berbagai biaya yang berkaitan dengan pengelolaan limbah masih dicatat sebagai bagian dari biaya operasional umum. Kondisi tersebut menyebabkan informasi mengenai besaran dan jenis biaya lingkungan belum dapat diidentifikasi secara jelas, sehingga berpotensi menghambat proses pengendalian biaya dan pengambilan keputusan manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan format pencatatan biaya limbah berbasis Environmental Management Accounting (EMA) serta mengetahui tingkat kelayakan format yang dikembangkan agar dapat diterapkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan UMKM Briket Arang. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, serta dokumentasi terkait aktivitas produksi dan biaya pengelolaan limbah. Format yang dikembangkan mengidentifikasi dan mengklasifikasikan biaya lingkungan berdasarkan aktivitas pengelolaan limbah, khususnya biaya kegagalan internal dan biaya kegagalan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa format pencatatan memperoleh persentase kelayakan sebesar 97,2% dari ahli media dan 97,5% dari ahli materi, yang keduanya termasuk kategori “Sangat Layak”. Hasil uji coba kepada pemilik UMKM memperoleh skor 41 dari skor maksimum 44 atau sebesar 93,2% dengan kategori “Sangat Layak”. Penerapan format tersebut membantu UMKM mencatat biaya lingkungan secara lebih sistematis, memisahkannya dari biaya operasional umum, serta meningkatkan pemahaman pemilik usaha mengenai biaya yang timbul akibat aktivitas pengelolaan limbah. Dengan demikian, format pencatatan berbasis Environmental Management Accounting layak digunakan sebagai alat sederhana untuk mendukung pengendalian biaya lingkungan pada UMKM Briket Arang

References

1. Chikmatin, E. (2019, September). Analisis implementasi environmental management accounting sebagai bentuk eco-efficiency pada CV. Mikado. In SNEB: Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Dewantara (Vol. 1, No. 1, pp. 141–153).

2. Farizal, L., & Yusmaniarti, Y. (2026). Peran environmental management accounting (EMA) dalam meningkatkan kinerja lingkungan dan efisiensi biaya perusahaan manufaktur. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan, 3(3), 483–492.

3. Lina Rosyidah, & Sri Trisnaningsih. (2024). The role of responsibility accounting in cost control in some sectors: Literature review. International Journal of Economics, Management and Accounting, 2(1), 01–12. https://doi.org/10.61132/ijema.v2i1.287

4. Maulidah, I. (2022). Kajian literatur dan sintesis environmental management accounting (EMA): Sebuah studi reviu. Jurnal Akuntansi dan Teknologi Informasi, 15(1), 34–61.

5. Mufidah, K., Koto, A., & Pradana, D. W. (2025). Penerapan environmental management accounting (EMA) untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi pada industri tekstil. Jurnal Akuntansi, Keuangan, Perpajakan dan Tata Kelola Perusahaan, 3(2), 372–380.

6. Nurjannah, D. (2025). Keuangan berkelanjutan untuk UMKM: Perspektif manajemen, akuntansi, dan digitalisasi. UMMPress.

7. Nurmalika, A., & Ersi, S. (2025). Pengaruh kesadaran lingkungan terhadap penerapan akuntansi lingkungan di sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Jurnal Rumpun Manajemen dan Ekonomi, 2(1), 84–92.

8. Pratama, W., & Sisdianto, E. (2024). Analisis penerapan standar akuntansi lingkungan dalam meningkatkan sektor UMKM di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 2(12), 464–476. https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jiem/article/view/3248

9. Pratiwi, W., & Utami, L. (2025). Analisis penerapan akuntansi biaya lingkungan untuk keberlanjutan usaha pada industri tahu di Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(11), 3070–3079.

10. Putra, T. A. P. S., & Katuruni, I. S. (2025). Implementasi green accounting pada UMKM: Dampak terhadap keberlanjutan dan efisiensi operasional. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 7(3), 2025. https://journal.ikopin.ac.id/index.php/fairvalue

11. Redondo, K., & Hamid, M. (2023). Analisis pengelolaan dan dampak lingkungan serta biaya lingkungan pada pembangunan jalan tol PT. Jogja Solo Marga Makmur. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia STIE Widya Wiwaha, 3(1), 117–136.

12. Santoso, A. (2024). Menyeimbangkan profit dan planet: Environmental management accounting sebagai strategi keberlanjutan perusahaan. Jurnal Riset Akuntansi, 2(2), 153–173.

13. Sinaga, J., Simanjuntak, H., Saribu, A. D., Manullang, A., Siregar, R. R. M., Siahaan, P. R., & Sianturi, T. M. (2025). Peran akuntansi manajemen lingkungan dalam meningkatkan kinerja keberlanjutan perusahaan. Economics and Digital Business Review, 6(2), 1350–1359.

14. Singgih, M. L. (2016). Pengukuran dampak lingkungan menggunakan environmental management accounting (EMA).

15. Suparmoko, M. (2014). Ekonomi sumber daya alam dan lingkungan.

16. Zainab, A., & Burhany, D. I. (2020). Biaya lingkungan, kinerja lingkungan dan kinerja keuangan. Prosiding The 11th Industrial Research Workshop and National Seminar, 992–998.

Downloads

Published

31-08-2026

How to Cite

Permatasari, D. W., Setiati, F., & Rohim, Y. N. (2026). Perancangan Format Pencatatan Identifikasi Biaya Lingkungan untuk Mendukung Sistem Environmental Management Accounting (EMA) di UMKM Briket Arang. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 5246–5256. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13530