Strategi Pemasaran Produk Pertanian Lokal dalam Menignkatkan Pendapatan Petani di Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13520Keywords:
Strategi Pemasaran, Marketing Mix 5P, Produk Pertanian Lokal, Promosi, Pendapatan PetaniAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi pemasaran 5P—product, price, place, promotion, dan people—terhadap pendapatan petani produk pertanian lokal di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Produk pertanian lokal seperti padi, jagung, dan hortikultura dihasilkan dalam jumlah dan kualitas baik, namun pendapatan petani belum meningkat proporsional karena pemasaran masih dilakukan secara tradisional dengan jangkauan sempit, promosi terbatas, harga kurang stabil, serta minimnya teknologi pemasaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan kuesioner terstruktur kepada 90 petani yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi 900 petani di Madapangga. Data dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, serta koefisien determinasi dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial hanya promotion yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani dengan signifikansi 0,049, sedangkan product, price, place, dan people tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, kelima unsur bauran pemasaran 5P berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani dengan nilai signifikansi 0,001. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,212 menunjukkan bauran pemasaran mampu menjelaskan 21,2 persen variasi pendapatan petani, sedangkan 78,8 persen sisanya dijelaskan faktor lain di luar model seperti hasil produksi, modal usaha, dan cuaca. Temuan ini mengindikasikan penguatan promosi, terutama media digital, merupakan titik masuk strategis meningkatkan pendapatan petani dalam jangka pendek, sementara inovasi produk, penetapan harga, perluasan distribusi, dan kapasitas sumber daya manusia tetap diperlukan bagi terbentuknya strategi pemasaran terintegrasi.
References
1. Afridhianika, R., & Lestari, S. (2025). Strategi pemasaran produk pertanian lokal berbasis digital pada usaha agribisnis pedesaan. Jurnal Agribisnis Indonesia, 13(1), 15–28.
2. Alma, B. (2018). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa. Bandung: Alfabeta.
3. Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital Marketing: Strategy, Implementation and Practice (7th ed.). Harlow: Pearson Education.
4. Dessler, G. (2015). Human Resource Management (14th ed.). Boston: Pearson Education.
5. Fauzi, A. (2020). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan petani. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian, 8(2), 90–101.
6. Gunawan, H. (2023). Pengaruh strategi pemasaran terhadap peningkatan pendapatan petani. Jurnal Manajemen Agribisnis, 11(1), 33–44.
7. Kartika, R. (2021). Pengaruh digital marketing terhadap penjualan produk lokal. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 9(2), 77–88.
8. Lamb, C. W., Hair, J. F., & McDaniel, C. (2015). Marketing (13th ed.). Boston: Cengage Learning.
9. Lestari, D. (2022). Pengaruh promosi terhadap penjualan produk pertanian. Jurnal Ekonomi Pertanian, 10(1), 20–30.
10. Nurhayati. (2020). Pengaruh harga dan distribusi terhadap pendapatan petani. Jurnal Agribisnis, 7(1), 12–22.
11. Rahmawati, S. (2019). Pengaruh promosi dan distribusi terhadap pendapatan petani. Jurnal Ilmu Ekonomi Pertanian, 6(2), 55–65.
12. Salim, A. (2022). Analisis pengaruh bauran pemasaran terhadap penjualan produk pertanian. Jurnal Manajemen Pemasaran, 10(2), 101–112.
13. Santoso, B. (2018). Analisis efisiensi pemasaran hasil pertanian. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 5(1), 40–50.
14. Sari Novita. (2021). Pengaruh strategi pemasaran terhadap pendapatan petani sayur. Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah, 12(1), 1–10.
15. Yusuf, M. (2019). Analisis saluran pemasaran dan pendapatan petani. Jurnal Agroekonomi, 4(2), 65–75.
16. Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2022). Strategi Pengembangan Pemasaran Hasil Pertanian. Jakarta: Kementerian Pertanian RI.
17. Kotler, P. (2017). Marketing 4.0: Moving from Traditional to Digital. New Jersey: John Wiley & Sons.
18. Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th ed.). Harlow: Pearson Education.
19. Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). New Jersey: Pearson Education.
20. Lupiyoadi, R. (2016). Manajemen Pemasaran Jasa: Berbasis Kompetensi (3rd ed.). Jakarta: Salemba Empat.
21. Soraya, Z. (2020). Strategi pemasaran produk lokal dalam meningkatkan daya saing dan pendapatan petani. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 17(2), 123–134.
22. Soraya, Z. (2021). Peran pemasaran digital dalam pengembangan produk pertanian lokal. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 19(1), 45–56.
23. Stanton, W. J. (1984). Fundamentals of Marketing (7th ed.). New York: McGraw-Hill.
24. Sudaryanto, T., & Rusastra, I. W. (2018). Kebijakan pembangunan pertanian dan peningkatan pendapatan petani. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 36(1), 1–15.
25. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
26. Sulfiana, Firman, & Unga Mega, D. A. (2023). Pemberdayaan gapoktan dalam peningkatan pendapatan petani padi di Desa Woro Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Agribusiness and Socioeconomic Journal, 2(1), 58–68.
27. Tjiptono, F. (2019). Strategi Pemasaran (4th ed.). Yogyakarta: Andi Offset.
28. Zeithaml, V. A., & Bitner, M. J. (2018). Services Marketing: Integrating Customer Focus Across the Firm (7th ed.). New York: McGraw-Hill.
29. Zulkarnain, A., & Prasetyo, E. (2021). Pengaruh pemasaran digital terhadap peningkatan pendapatan petani produk lokal. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Pertanian, 8(2), 55–67.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














