Analisis Kesesuaian Modul Ajar dengan Implementasi Pembelajaran Akuntansi pada Siswa Kelas X di SMKS Budi Agung Medan Tahun Ajaran 2025/2026
DOI:
https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13490Keywords:
Modul Ajar, Implementasi Pembelajaran, Akuntansi, Kurikulum Merdeka, Sekolah Menengah KejuruanAbstract
Penerapan Kurikulum Merdeka mengamanatkan penyusunan modul ajar yang berorientasi pada peserta didik, namun kerap terjadi kesenjangan antara perencanaan dokumen dan realitas operasional di ruang kelas. Penelitian kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus tunggal ini bertujuan menganalisis tingkat kesesuaian antara dokumen modul ajar Kurikulum Merdeka dengan implementasi nyata pembelajaran akuntansi siswa kelas X di SMKS Budi Agung Medan Tahun Ajaran 2025/2026, serta mengidentifikasi kendala guru dan dampaknya. Subjek penelitian terdiri dari satu orang guru akuntansi dan 60 peserta didik kelas X Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, observasi langsung selama tujuh sesi pertemuan, dan wawancara mendalam yang diuji menggunakan teknik triangulasi. Data dianalisis secara kualitatif interaktif melalui kondensasi data dan matriks komparatif. Hasil penelitian menunjukkan kesenjangan yang signifikan dengan tingkat kesesuaian berada pada kategori rendah hingga sedang. Model Discovery Learning dan Problem Based Learning tidak diimplementasikan secara utuh sesuai sintaks, melainkan terdistorsi menjadi pengajaran ekspositori. Komponen media digital, metode pembelajaran aktif, asesmen diagnostik, dan diferensiasi pembelajaran mengalami keterlaksanaan minim, sedangkan pertanyaan pemantik terlaksana secara konsisten. Kendala utama meliputi kebiasaan siswa yang pasif dalam diskusi, keterbatasan sarana teknologi, alokasi waktu yang terbatas, serta kesulitan merancang skenario fleksibel. Kondisi ini menyebabkan keterlibatan perilaku siswa cukup aktif, namun pemahaman kognitif siswa masih terbatas pada tingkat hafalan dan konsep dasar serta belum menjangkau kemampuan berpikir tingkat tinggi.
References
1. Assyakurrohim, D., Ikhram, D., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Pendidikan Sains Dan Komputer, 3(01), 1–9. https://doi.org/10.47709/jpsk.v3i01.1951
2. Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
3. Dewi, F., & Santoso, B. (2022). Implementasi problem based learning dalam pembelajaran akuntansi berbasis Kurikulum Merdeka di SMK. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 19(1), 23–37. https://doi.org/10.21831/jep.v19i1.47823
4. Fadillah, D. N., & Sohidin, S. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Pembelajaran Dasar-Dasar Akuntansi Fase E Kurikulum Merdeka. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(5), 6050–6058. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i5.7491
5. Hidayat, R., & Nisa, K. (2023). Analisis implementasi asesmen diagnostik dalam Kurikulum Merdeka di sekolah menengah. Jurnal Kurikulum dan Pembelajaran, 6(1), 78–94. https://doi.org/10.17977/um033v6i12023p78
6. Indarta, Y., Jalinus, N., Waskito, W., Samala, A. D., Riyanda, A. R., & Adi, N. H. (2022). Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Menengah Kejuruan. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 3016–3024. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3106
7. Jannah, N. (2023). Peningkatan kemampuan guru menyusun modul ajar Kurikulum Merdeka melalui pelatihan oleh pengawas di SMK. Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah, 3(1), 53–59. https://doi.org/10.55115/jtp.v3i1.1204
8. Kemendikbudristek. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://kurikulum.kemdikbud.go.id/modul-ajar
9. Kurniawan, H., & Prasetyo, A. (2022). Kendala implementasi model pembelajaran inovatif dalam Kurikulum Merdeka: Perspektif guru SMK. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(2), 189–204. https://doi.org/10.21009/jtp.v24i2.28451
10. Lestari, M. (2022). Pengaruh ketersediaan sarana prasarana digital terhadap efektivitas pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(4), 301–317. https://doi.org/10.17509/jpm.v10i4.52311
11. Nurhayati, S., & Wahyuni, E. (2022). Kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di SMK: Studi kasus pada mata pelajaran produktif. Jurnal Penelitian Pendidikan Vokasi, 11(3), 215–230. https://doi.org/10.23916/jppv.v11i3.14782
12. Pratiwi, D. R. (2023). Analisis alokasi waktu pembelajaran dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah menengah kejuruan. Jurnal Pendidikan Vokasi, 13(1), 55–70. https://doi.org/10.21831/jpv.v13i1.51234
13. Putri, A. F. A., & Bahtiar, M. D. (2024). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Sekolah Menengah Kejuruan Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(8), 8499–8508. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5030
14. Rahayu, S., & Firmansyah, D. (2022). Kriteria modul ajar yang efektif dalam Kurikulum Merdeka: Kajian teoritis dan empiris. Jurnal Kurikulum, 5(2), 134–149. https://doi.org/10.24042/jk.v5i2.13567
15. Salsabilla, I. I., Jannah, E., & Juanda, J. (2023). Analisis modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka. Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia, 3(1), 33–41. https://doi.org/10.30872/jlpi.v3i1.1890
16. Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif Dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.6186
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














