Analisis Kesipan, Hambatan, dan Startegi Adopsi Building Information Modeling (BIM) pada Proyek Perumahan Skala Menengah Kebawah

Authors

  • Widi Hidayat Universitas Dian Nusantara
  • Agung Sakti Meldian Universitas Dian Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13483

Keywords:

Building Information Modeling (BIM), Perumahan Menengah ke Bawah, Relative Importance Index (RII), Kerangka STOR, Matriks IE, Strategi Adopsi

Abstract

Penerapan Building Information Modeling (BIM) pada proyek perumahan skala menengah ke bawah di Jabodetabek masih menghadapi hambatan operasional akibat durasi fast-track (2–4 bulan) dan margin keuntungan yang terbatas. Penelitian kuantitatif-deskriptif ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapan, memeringkatkan hambatan utama, serta merumuskan strategi adopsi BIM yang adaptif dan ramah biaya. Evaluasi dilakukan menggunakan integrasi kerangka STOR (SDM, Teknologi, Organisasi, Regulasi), pemeringkatan Relative Importance Index (RII), serta sintesis matriks IFE, EFE, IE, dan TOWS berbasis data kuesioner dari N = 42 praktisi konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan adopsi BIM berada pada fase transisi awal, di mana 57,15% instansi belum menjadikan BIM sebagai SOP baku dan penerapannya masih didominasi BIM 3D (50,00%). Meskipun persepsi manfaat internal tergolong sangat positif (RII = 0,812), adopsi terhambat oleh empat kendala utama: ketidaksiapan rantai pasok/mandor lokal (RII = 0,771), kelangkaan SDM ahli (RII = 0,758), tinggi biaya investasi awal (RII = 0,742), dan resistensi budaya kerja (RII = 0,672). Penerapan BIM dari awal (start from scratch) dinilai tidak layak untuk proyek singkat, namun sangat layak melalui pendekatan Light BIM (BIM Level 2) menggunakan standardized template model (Tipe 36 & 45). Hasil analisis kuantitatif (〖TWS〗_IFE = 3,165 ; 〖TWS〗_EFE = 3,558) mendudukkan posisi organisasi pada Kuadran I Matriks IE (Strategi Agresif), yang diwujudkan melalui skema insentif PBG, pelatihan bersubsidi, dan workflow OpenBIM.

References

1. Akadiri, O. P. (2011). Development Of A Multi-Criteria Approach For The Selection Of Sustainable Materials For Building Projects.

2. Cinthia Ayu Berlian P., R. P. A. A. H. H. N. (2016). Perbandingan Efisiensi Waktu, Biaya, Dan Sumber Daya Manusia Antara Metode Building Information Modelling (Bim) Dan Konvensional (Studi Kasus: Perencanaan Gedung 20 Lantai) (Vol. 5, Number 2). Halaman. Http://Ejournal-S1.Undip.Ac.Id/Index.Php/Jkts

3. David & David. (2017). Strategic Management: A Competitive Advantage Approach (16th Ed.).

4. Gunduz, M. , N. Y. , & O. M. (2013). Gunduz. Quantification Of Delay Factors Using The Relative Importance Index Method For Construction Projects In Turkey. Journal Of Management In Engineering.

5. Hatami, M., Flood, I., & Foroutan, F. (2026). Reinforcement Learning-Based Policy For Haul-Truck Dispatch: A Framework For Earthmoving And Quarry Operations †. Buildings, 16(11). Https://Doi.Org/10.3390/Buildings16112274

6. Ismail, N. A. A., Zulkifli, M. Z. A., Baharuddin, H. E. A., Ismail, W. N. W., & Mustapha, A. A. (2022). Challenges Of Adopting Building Information Modelling (Bim) Technology Amongst Sme’s Contractors In Malaysia. Iop Conference Series: Earth And Environmental Science, 1067(1). Https://Doi.Org/10.1088/1755-1315/1067/1/012047

7. Kementrian Pupr. (2024). Se_Djck_49-2024_Pedoman_Bim_Djck.

8. Mieslenna, C. F., & Wibowo, A. (N.D.). Mengeksplorasi Penerapan Building Information Modeling (Bim) Pada Industri Konstruksi Indonesia Dari Perspektif Pengguna Exploring The Implementation Of Building Information Modeling (Bim) In The Indonesian Construction Industry From Users’ Perspectives.

9. Putra, W. D. (2025). Penerapan Building Information Modeling (Bim) Dalam Manajemen Proyek Konstruksi. Jurnal Teknik Sipil Macca, 10(1), 85–91. Https://Doi.Org/10.33096/Z0x8kk31

10. Riyadi, S., Taqwa, F. M. L., Brillianto, A. G., & Simanjuntak, M. R. A. (2024). Analisis Implementasi Teknologi Building Information Modelling (Bim) Pada Tahap Perencanaan Bangunan Gedung Istana Kepresidenan Ibu Kota Nusantara (Studi Kasus Pt Yodya Karya, Persero). Jurnal Komposit, 8(2), 279–288. Https://Doi.Org/10.32832/Komposit.V8i2.15450

11. Sangadji, S., Kristiawan, S., & Inton Kurniawan Saputra, Dan. (2019). Pengaplikasian Building Information Modeling (Bim) Dalam Desain Bangunan Gedung.

12. Siregar, I. S. Z., Simanjuntak, P., & Purnomo, C. C. (2024). The Effect Of Building Information Modelling (Bim) Method Implementation On The Effectivenes Of Building Construction Implementation Managemment In The Construction Industry. Jurnal Pensil, 13(2), 145–157. Https://Doi.Org/10.21009/Jpensil.V13i2.44243

13. Succar, B. (2009). Building Information Modelling Framework: A Research And Delivery Foundation For Industry Stakeholders. Automation In Construction, 18(3), 357–375. Https://Doi.Org/10.1016/J.Autcon.2008.10.003

14. Ulil Albab, A., & Erizal. (2021). Analisis Kinerja Waktu Dan Penerapan Building Information Modeling Pada Proyek Pembangunan Jasmine Park Apartment Bogor. Jurnal Teknik Sipil Dan Lingkungan, 6(1), 11–22. Https://Doi.Org/10.29244/Jsil.6.1.11-22

15. Umam, F. N., Erizal, E., & Putra, H. (2022). Peningkatan Efisiensi Biaya Pembangunan Gedung Bertingkat Dengan Aplikasi Building Information Modeling (Bim) 5d. Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil, 12(1), 245–256. Https://Doi.Org/10.29103/Tj.V12i1.704

16. Weihrich. (1982). The Tows Matrix—A Tool For Situational Analysis. Sciencedirect / Long Range Planning (Doi).

17. Widiasanti, I., Wijaya, M. A., Anggraini, S., Balqis, O. A., Suryapratama, R. Y., & Prasetya, B. T. (2023). Penerapan Building Information Modeling (Bim) 5d Pada Manajemen Biaya Proyek Dalam Dunia Konstruksi. Jurnal Talenta Sipil, 6(2), 256. Https://Doi.Org/10.33087/Talentasipil.V6i2.299

Downloads

Published

29-08-2026

How to Cite

Hidayat, W., & Meldian, A. S. (2026). Analisis Kesipan, Hambatan, dan Startegi Adopsi Building Information Modeling (BIM) pada Proyek Perumahan Skala Menengah Kebawah. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 5088–5098. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13483