Implementasi Building Information Modeling (BIM) dalam Penjadwalan dan Estimasi Biaya pada Proyek Pembangunan Workshop Struktur Baja

Authors

  • Mierwahfi Rosidi Putra Universitas Dian Nusantara
  • Agung Sakti Meldian Universitas Dian Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13468

Keywords:

BIM 5D, Workshop Struktur Baja, Tekla Structures, Penjadwalan Proyek, Estimasi Biaya

Abstract

Proyek workshop struktur baja memerlukan keterpaduan informasi geometris, waktu, kuantitas, dan biaya agar proses perencanaan dapat dilakukan secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi Building Information Modeling (BIM) 3D, 4D, dan 5D pada proyek pembangunan Workshop Struktur Baja Penstock PT. Kerinci Merangin Hydro di Bukaka Industrial Estate. Penelitian menggunakan pendekatan design research dengan studi kasus. Data penelitian berupa gambar perencanaan, detail sambungan, spesifikasi material, standar implementasi BIM, Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP), serta Standar Harga Satuan (SHS). Pemodelan 3D dilakukan menggunakan perangkat lunak Tekla Structures berdasarkan DED dan spesifikasi teknis. Model kemudian digunakan sebagai dasar penyusunan penjadwalan 4D melalui fitur task, pemberian durasi, hubungan antar aktivitas, dan penyelarasan elemen model dengan aktivitas pekerjaan. Pada tahap 5D, data Quantity Take-Off (QTO) diekstraksi dari model menggunakan drawing & reports dan project organizer, kemudian direkapitulasi menggunakan Microsoft Excel dan dikaitkan dengan AHSP serta SHS untuk menghasilkan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model 3D yang dihasilkan memiliki tingkat kedetailan LOD 300–350 dan mencakup struktur bawah, struktur beton, struktur baja, sambungan, runway overhead crane, purlin, bracing, tali angin, cladding, dan penutup atap. Penerapan BIM 4D menghasilkan Schedule Gantt Chart terintegrasi dengan durasi 104 hari atau 14 minggu dan dapat divisualisasikan melalui fitur Project Status Visualization. Pada BIM 5D, model menghasilkan data kuantitas yang digunakan dalam penyusunan RAB dengan estimasi biaya sebesar Rp8.306.059.205,50. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi BIM 3D, 4D, dan 5D dapat diterapkan secara berkesinambungan pada workshop struktur baja, dengan keterbatasan pada beberapa pekerjaan yang tidak dapat dimodelkan secara optimal oleh perangkat lunak Tekla Structures.

References

1. Azhar, S. (2011, March). Building Information Modeling (BIM): Trends, benefits, risks, and challenges for the AEC industry. Leadership and Management in Engineering,, 11(3), 241-252.

2. Chuck Eastman, P. T. (2018). BIM Handbook: A Guide to Building Information Modeling for Owners, Designers, Engineers, Contractors, and Facility Managers (3rd ed.). Wiley.

3. Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, K. P. (2026). Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 47 Tahun 2026 tentang Pedoman Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Pekerjaan Umum. Jakarta: Kementerian Pekerjaan Umum.

4. Eastman, C. T. (2011). BIM Handbook: A Guide to Building Information Modeling for Owners, Managers, Designers, Engineers, and Contractors (2nd ed.). John Wiley & Sons.

5. Ervianto, W. I. (2015). Manajemen Proyek Konstruksi (Edisi Revisi). Andi Offset.

6. Hardin, B., & McCool, D. (2015). BIM and Construction Management: Proven Tools, Methods, and Workflows (2nd ed.). Indianapolis: John Wiley & Sons.

7. ISO. (2018). ISO 19650-1: Organization and Digitization of Information About Buildings and Civil Engineering Works, Including Building Information Modelling (BIM) — Part 1: Concepts and Principles. Geneva: International Organization for Standardization.

8. Kusumartono, F. H., Krisbandono, A., Permana, G. P., Andarwati, N., Indraprastha, A., Widyastuti, A. R., . . . Rahman, A. (2018). Panduan Adopsi BIM dalam Organisasi. Jakarta: Pusat Litbang Kebijakan dan Penerapan Teknologi, Kementerian PUPR.

9. Magfirona, A., Amar, T. I., & Failasufa, A. A. (2023). Analisis Komparasi Quantity Take Off Pekerjaan Struktur Berdasarkan Metode Konvensional dan Metode BIM Studi Kasus: Perencanaan Omah DW. Jurnal Teslink: Teknik Sipil dan Lingkungan, 60-67.

10. Muspawi, U. S. (2024). MEMAHAMI SUMBER DATA PENELITIAN: PRIMER, SEKUNDER, DAN TERSIER. EDU RESEARCH, 110-116.

11. Pratama, A., & Marzuki, P. F. (2023). Kajian Implementasi BIM (Building Information Modeling) di Indonesia Berdasarkan Perspektif Pelaksana Konstruksi (Studi Kasus: Proyek Kontraktor BUMN). Jurnal Teknik Sipil, 280 - 281.

12. Pratiwi, S., Abduh, M. N., & Yunus, A. Y. (2026). Studi Penerapan Manajemen Konstruksi Pada Proyek Pembangunan Jalan Akses Tol Makassar New Port. Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi, 215-223.

13. Sacks, R., Lee, G., Eastman, C., Teicholz, P., & Liston, K. (2021). BIM Handbook: A Guide to Building Information Modeling for Owners, Designers, Engineers, Contractors, and Facility Managers. Hoboken, New Jersey: John Wiley & Sons.

14. Saputra, M. S., Munardy, & Hanif. (2025). Analisis Perbandingan Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu IAIN Langsa Menggunakan AHSP 2024 dan SNI 2013. Jurnal Bissotek (Bisnis, Sosial, dan Teknologi), 69-77.

15. Succar, B. (2009). Building Information Modelling Framework: A Research and Delivery Foundation for Industry Stakeholders. Automation in Construction, 357-375.

Downloads

Published

30-10-2026

How to Cite

Putra, M. R., & Meldian, A. S. (2026). Implementasi Building Information Modeling (BIM) dalam Penjadwalan dan Estimasi Biaya pada Proyek Pembangunan Workshop Struktur Baja . Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 11808–11816. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13468