Komparasi Biaya Pembuatan Lubang Tanam Menggunakan Hole Digger dan Manual di Kebun Bakrie Sumatera Plantation

Authors

  • Nur Dwi Handoyo Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Nurkhotimah Sinaga Institut Teknologi Sawit Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13425

Keywords:

Hole Digger, Kelapa Sawit, Lubang Tanam, Metode Manual, Produktivitas

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang membutuhkan efisiensi pengelolaan, termasuk pada tahap persiapan penanaman. Pembuatan lubang tanam merupakan salah satu kegiatan penting yang membutuhkan penggunaan tenaga kerja, waktu, dan biaya, sehingga pemilihan metode kerja yang tepat menjadi penting bagi efisiensi operasional perkebunan. Di Kebun Bakrie Sumatera Plantation, pembuatan lubang tanam dilakukan menggunakan metode manual dan hole digger yang memiliki perbedaan dalam kebutuhan tenaga kerja, biaya, produktivitas, dan waktu pengerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biaya pembuatan lubang tanam menggunakan hole digger dan metode manual per hektar dan per pokok, membandingkan produktivitas pembuatan lubang tanam per hari, dan membandingkan waktu yang dibutuhkan untuk membuat satu lubang tanam. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-komparatif dengan data yang diperoleh melalui observasi dan pencatatan data primer dan sekunder. Analisis dilakukan dengan membandingkan biaya, produktivitas, dan waktu kerja kedua metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pembuatan lubang tanam menggunakan hole digger lebih rendah berdasarkan biaya per hektar, yaitu Rp777.672/ha dibandingkan metode manual sebesar Rp810.410/ha. Produktivitas hole digger mencapai 1.200 lubang/hari, sedangkan metode manual 134 lubang/hari. Waktu pembuatan satu lubang menggunakan hole digger sekitar 21 detik, sedangkan metode manual 25 menit. Dengan demikian, hole digger lebih efisien dari aspek biaya per hektar, produktivitas, dan waktu pengerjaan.

References

1. Kurniawan, H. O. (2017). Pengembangan Desain Mesin Pembuatan Lubang Tanam Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis) Tipe Auger [Skripsi, Institut Pertanian Bogor]. IPB University Repository.

2. Pratama, G. D., Fajarningsih, R. U., & Marwanti, S. (2023). Karakteristik Sosial-Ekonomi Dan Produktivitas Tenaga Kerja Panen Kelapa Sawit PT Task Parenggean. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(1), 149–154. https://doi.org/10.18343/jipi.29.1.149

3. Afifah, S. N., & Lubis, I. (2016). Faktor Penentu Produktivitas Tenaga Kerja Panen Kelapa Sawit, Kalimantan Timur. Buletin Agrohorti, 4(2), 215–223. https://doi.org/10.29244/agrob.v4i2.15024

4. Yohansyah, W. M., & Lubis, I. (2014). Analisis Produktivitas Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di PT. Perdana Inti Sawit Perkasa I, Riau. Buletin Agrohorti, 2(1), 125–131. https://doi.org/10.29244/agrob.2.1.125-131

5. Sutarta, E. S., Ginting, E. N., Syarovy, M., & Listia, E. (2021). Evaluasi Penggunaan Alat Manual Dan Alat Mesin Untuk Membuat Lubang Pupuk Pada Aplikasi Pemupukan Cara Benam (Pocket System) (Studi Kasus Di Beberapa Perkebunan Kelapa Sawit Di Sumatera Utara). WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 26(2), 93–102. https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v26i2.55

6. Sumantri, B., Mu'in, A., & Mawandha, H. G. (2024). Perbandingan Pengendalian Gulma Piringan Manual Dan Mekanis Di Daerah Aliran Sungai Perkebunan Kelapa Sawit. AGROFORETECH.

7. Riyanto, A., Santoso, J., & Putri, D. D. (2026). Analisis Efisiensi Biaya Pemupukan Kelapa Sawit: Perbandingan Metode Manual Dan Mekanis di PT Bumi Sawit Kencana, Kalimantan Tengah. Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 11(1).

8. Sutarta, E. S., Ginting, E. N., Syarovy, M., & Listia, E. (2021). Evaluasi Penggunaan Alat Manual Dan Alat Mesin Untuk Membuat Lubang Pupuk Pada Aplikasi Pemupukan Cara Benam (Pocket System) (Studi Kasus Di Beberapa Perkebunan Kelapa Sawit di Sumatera Utara). WARTA Pusat Penelitian Kelapa Sawit, 26(2), 93–102. https://doi.org/10.22302/iopri.war.warta.v26i2.55

9. Ahmad, A. M., & Putra, D. P. (2016). Uji Kinerja Dan Analisa Finansial Alat Pembuat Lubang Tanam Berpenggerak Traktor Roda Dua Pada Lahan Jati. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis dan Biosistem, 4(2), 117–127.

10. Pramudya, Y., Pandiangan, Y., Banowati, G., & Sukarji. (2023). Efektivitas Pembuatan Lubang Tanam Di Perkebunan Kelapa Sawit Dengan Quality Control Circle. Jurnal Pengelolaan Perkebunan, 4(2), 1–12. https://doi.org/10.54387/jpp.v4i2.36

11. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. (2020). Teknis Budidaya Kelapa Sawit. PPKS Book.

12. Pahan, I. (2012). Panduan teknis budidaya kelapa sawit. Penebar Swadaya.

13. Riyanto, A., Santoso, J., & Putri, D. D. (2026). Analisis Efisiensi Biaya Pemupukan Kelapa Sawit: Perbandingan Metode Manual Dan Mekanis Di PT Bumi Sawit Kencana, Kalimantan Tengah. Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 11(1), 144–158.

14. Judijanto, L. (2024). Analysis Of The Economic Feasibility Of Using Modern Agricultural Machinery In Oil Palm Plantations In South Sumatra. West Science Agro, 2(3). https://doi.org/10.58812/wsa.v2i03.1201

Downloads

Published

28-08-2026

How to Cite

Handoyo, N. D., & Sinaga, N. (2026). Komparasi Biaya Pembuatan Lubang Tanam Menggunakan Hole Digger dan Manual di Kebun Bakrie Sumatera Plantation. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 5000–5009. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13425