Identifikasi Jenis Gulma Dominan pada Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Kecamatan Panai Hulu

Authors

  • Rifqi Adlan Institut Teknologi Sawit Indonesia
  • Saroha Manurung Institut Teknologi Sawit Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13331

Keywords:

Gulma, Kelapa Sawit, Dominansi, Analisis Vegetasi, Indeks Nilai Penting

Abstract

Gulma merupakan salah satu faktor yang dapat mengganggu pertumbuhan dan produktivitas tanaman kelapa sawit karena berkompetisi dalam memperoleh air, unsur hara, cahaya, dan ruang tumbuh. Komposisi dan dominansi gulma dapat berbeda berdasarkan kondisi lingkungan dan umur tanaman, sehingga identifikasi jenis gulma dominan diperlukan sebagai dasar pengelolaan gulma yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis gulma dan mengetahui tingkat dominansi gulma pada perkebunan kelapa sawit rakyat di Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian dilaksanakan dengan metode observasi lapangan menggunakan purposive sampling. Pengamatan dilakukan pada areal kelapa sawit tahun tanam 2002 dan 2021 menggunakan petak kuadrat berukuran 1 × 1 m. Data yang dikumpulkan meliputi jenis dan jumlah individu gulma pada setiap petak pengamatan. Analisis vegetasi dilakukan dengan menghitung kerapatan, kerapatan relatif, frekuensi, frekuensi relatif, dan Indeks Nilai Penting (INP). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 jenis gulma dengan total 1.109 individu yang tersebar pada 104 petak pengamatan. Pada tanaman tahun tanam 2002, Ageratum conyzoides merupakan gulma paling dominan dengan INP sebesar 33%, sedangkan pada tahun tanam 2021 Nephrolepis biserrata merupakan gulma paling dominan dengan INP sebesar 26%. Syzygium polyanthum memiliki INP terendah sebesar 2% pada kedua tahun tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian gulma perlu mempertimbangkan jenis dan tingkat dominansi gulma pada masing-masing kondisi tanaman.

References

1. Barus, E. (2020). Pengendalian gulma di perkebunan kelapa sawit. USU Press.

2. Corley, R. H. V., & Tinker, P. B. (2016). The oil palm (5th ed.). Wiley-Blackwell.

3. Direktorat Jenderal Perkebunan. (2020). Statistik perkebunan Indonesia: Kelapa sawit 2019–2021. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

4. Hidayat, A., Rahman, F., & Saputra, D. (2022). Keanekaragaman gulma pada perkebunan kelapa sawit. Jurnal Agroteknologi Indonesia, 7(2), 85–94.

5. Iswandi. (2012). Ekologi gulma dan pengelolaannya. Universitas Andalas.

6. Lubis, R. E., & Widanarko, A. (2011). Buku pintar kelapa sawit. PT AgroMedia Pustaka.

7. Mangoensoekarjo, S., & Soejono, A. T. (2015). Ilmu gulma dan pengelolaan pada budi daya perkebunan. Gadjah Mada University Press.

8. Moenandir, J. (2018). Ilmu gulma. UB Press.

9. Mueller-Dombois, D., & Ellenberg, H. (2016). Aims and methods of vegetation ecology. The Blackburn Press.

10. Nugroho, A., Prasetyo, B., & Wibowo, S. (2023). Struktur vegetasi gulma perkebunan kelapa sawit. Jurnal Ilmu Pertanian Tropika, 11(2), 115–124.

11. Pahan, I. (2019). Panduan lengkap kelapa sawit: Manajemen agribisnis dari hulu hingga hilir. Penebar Swadaya.

12. Pratama, R., Siregar, H., & Putra, M. (2022). Identifikasi gulma pada tanaman menghasilkan kelapa sawit. Jurnal Agroekoteknologi, 10(2), 90–99.

13. PT Perkebunan Nusantara IV. (2021). Pedoman teknis pengendalian gulma pada perkebunan kelapa sawit. PTPN IV.

14. Putri, N., Wulandari, S., & Kurniawan, A. (2024). Analisis komunitas gulma pada perkebunan kelapa sawit. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 12(1), 45–55.

15. Ramadhan, A., Yusuf, M., & Hidayat, T. (2023). Analisis vegetasi gulma pada lahan kelapa sawit. Jurnal Agronomi Indonesia, 51(2), 134–145.

16. Sari, D., Lestari, P., & Harahap, R. (2021). Analisis vegetasi gulma pada perkebunan kelapa sawit tanaman belum menghasilkan. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 9(1), 25–34.

17. Sembodo, D. R. J. (2010). Gulma dan pengelolaannya. Graha Ilmu.

18. Soerianegara, I., & Indrawan, A. (2005). Ekologi hutan Indonesia. Laboratorium Ekologi Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

19. Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.

20. Sunarko. (2009). Budidaya dan pengelolaan kebun kelapa sawit dengan sistem kemitraan. PT AgroMedia Pustaka.

21. Turnip, M. (2019). Identifikasi gulma pada perkebunan kelapa sawit. Institut Teknologi Sawit Indonesia.

Downloads

Published

02-09-2026

How to Cite

Adlan, R., & Manurung, S. (2026). Identifikasi Jenis Gulma Dominan pada Perkebunan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Kecamatan Panai Hulu. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(3), 5428–5438. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i3.13331